Search Channels
 for 
 

Free Diary Software

What Credit Card Should I Get?

Online RSS Preview
(Content viewed with Online RSS Viewer; converting raw RSS feeds into nicely formatted webpages everytime!)
 
 
 
Berita Politik, Hukum, Dunia International - Indonesia News Today
Show/Hide Channel Info RSS Channel Source Add To My Channels | Hide All Content Show All Content
 
Hide Channel Info Channel Info

Berita Politik, Hukum, Dunia International - Indonesia News Today
Author : -
Overview : Liputan6.com Indonesia News Today, menyajikan kabar berita terkini indonesia dan dunia internasional meliputi berita politik hingga hukum dan kriminal
Language : English
Last Updated : 2/1/2015 5:03:27 AM
Website : http://news.liputan6.com


View Channel View Channel

1. Banjir dan Longsor Terjang Bali, 2 Orang Tewas
Date/Time : 2/1/2015 3:01:58 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169180/banjir-dan-longsor-terjang-bali-2-orang-tewas
 

Bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Bali dan Dompu pada hari ini. Tanah longsor terjadi di Jalan Raya Sangyang Ambu, Banjar Dinas Bug Bug Kaler, Desa Bug Bug, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali pada Sabtu 31 Januari 2015 pukul 13.30 Wita akibat hujan deras.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, longsor menyebabkan senderan atau tiang rumah pembuatan batako jebol sehingga rumah hancur. 2 orang tewas akibat tertimpa senderan rumah dan 2 orang luka-luka.

Korban tewas adalah Dwi Ulandari (8) dan Ni Wayan Klemun (60). Keduanya merupakan warga adalah Dusun Tanah Barak, Desa Seraya Timur, Kec Karangasem, Kab Karangasem, Bali. BPBD Karangasem bersama TNI, Polri, aparat setempat dan masyarakat masih menangani longsor.

"Info lanjut hubungi Indra (Kalak BPBD Bali 081339184444)," ujar Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Minggu (1/2/2015).

Sementara itu, banjir juga melanda 10 kelurahan di Kecamatan Dompu dan Kecamatan Woja, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu 31 Januari kemarin pukul 17.00 Wita. Banjir merendam Kelurahan Karoke, Bada, Toto, Kasi Jawa, Simpasae, Sendono II, Wowondono, Potisi, dan Kelurahan Balupasa.

"Sekitar 4.000 unit rumah terendam banjir dengan tinggi mencapai 4 meter. Banjir disebabkan banjir kiriman dari Sungai Laju, Sungai Silo, Sungai Soa, Sungai Raba Baka, dan Sungai Toi setelah hujan lebat," ujar Sutopo.

BPBD Kota Bima, TNI, Polri, Tagana, BPBD Kab. Dompu dan masyarakat melakukan evakuasi korban terdampak. BPBD Kota Bima dan Kab. Dompu mendirikan posko. Saat ini listrik masih padam. Masyarakat diungsikan ke masjid-masjid, sekolah dan tempat tempat yang tidak terdampak banjir

Kebutuhan mendesak adalah logistik berupa makanan siap saji, penambahan personil, dapur umum, air bersih, obat-obatan, pakaian bayi dan lainnya.

"Info lanjut silakan hubungi Agung (BPBD Prov. NTB 081907533775). Masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Puncak hujan akan terus berlangsung hingga Februari 2015," tandas Sutopo. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

2. JK Kecam Ajaran Sesat Jual Murah Surga
Date/Time : 2/1/2015 2:33:05 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169176/jk-kecam-ajaran-sesat-jual-murah-surga
 

Dalam acara ulang tahun Nahdlatul Ulama (NU) ke-89, Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menyatakan salah satu tantangan bangsa Indonesia adalah terorisme.

Menurut JK, terorisme dan tindakan radikal perlu ditindak tegas. Sebab bukan cuma bangsa dan negara Indonesia yang dirugikan, nama Islam juga ikut tercoreng akibat tindakan terorisme.

"Tantangan utama kebangsaan lain ialah terorisme," sebut JK dalam sambutan hari ulang tahun NU, di Jakarta (31/1/2015).

"Bagaimana sikap yang radikal telah jadikan Islam tercoreng karena beberapa orang saja," sambung mantan Ketua Umum Partai Golkar ini.

Secara tegas, JK pun mengecam ajaran radikal yang menuntun para pengikutnya melakukan aksi kekerasan bahkan sampai berujung serangan bunuh diri.

"Kenapa ada orang mengatasnamakan agama untuk bunuh orang dan bunuh diri karena ajaran sederhana menjual murah surga," kata dia.

Oleh sebab itu,  sudah menjadi tanggungjawab bangsa Indonesia untuk memperbaiki pemikiran tersebut. Hal ini bisa terwujud dengan pendidikan agama benar.

"Kami selalu make referensi dari pemikiran-pemikiran yang baik. Kami juga hanya melakukan pemikiran keagamaan ulama dari negara lain," pungkas Jusuf Kalla. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

3. Jelang Pilkada 2015, PAN Surabaya Mulai Dekati Walikota Risma
Date/Time : 2/1/2015 2:00:12 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169165/jelang-pilkada-2015-pan-surabaya-mulai-dekati-walikota-risma
 

DPD PAN Surabaya dalam waktu dekat akan melakukan silaturahim ke Walikota Tri Rismaharini untuk menyampaikan hasil survei internal yang menempatkan Risma sebagai calon walikota terkuat dalam Pilkada Surabaya 2015.

"Hasil survei internal ini dilakukan Tim 8 yang dibentuk DPD PAN Surabaya," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PAN Surabaya Achmad Zainul Arifin di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (31/1/2015).

Menurut dia, silaturahmi kali ini merupakan pendekatan politik kepada Tri Rismaharini untuk menjalin komunikasi politik awal. Apalagi, posisi Risma di internal kader maupun simpatisan PAN di Surabaya masih tertinggi.

Terlebih, pascasurvei internal PAN yang dilakukan akhir tahun lalu, Risma dinilai mampu menyelesaikan persoalan kota dengan gaya kepemimpinan berintegritas.
     
"Kita melihat objektif. Termasuk kekurangan dalam memimpin Surabaya. Seperti persoalan KBS, Kemisikinan, perlu ada tindak lanjut yang konkret," kata dia.

Sementara Koordinator Tim 8 DPD PAN Surabaya Hamka Mudjiadi Salam sebelumnya mengatakan, berdasar evaluasi DPD PAN Surabaya, kepemimpinan Risma di Kota Surabaya cukup sukses hingga sekarang ini.
 
"Gaya dan Sepak terjangnya sebagai Walikota Surabaya menunjukkan ciri khas arek Suroboyo yang ulet, keras, tidak sombong, pekerja serta pemikir hebat. Ini dibuktikan dengan keberhasilan Kota Surabaya meraih berbagai predikat dan penghargaan dari Indonesia maupun dari mancanegara," kata Hamka.

Oleh karena itu, lanjut dia, saat ini nama Tri Rismaharini masih menjadi pilihan utama dari DPD PAN Surabaya untuk diusung sebagai calon Walikota Surabaya. (Ant/Ado)



Back To Top Go To Bottom

4. Razia 'Malam Minggu' di Jakarta Utara, 114 Orang Ditangkap
Date/Time : 2/1/2015 1:26:58 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169175/razia-malam-minggu-di-jakarta-utara-114-orang-ditangkap
 

Polres Metro Jakarta pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari ini melakukan Operasi Bina Kusuma. Dalam operasi penanggulangan keamanan dan ketertiban tersebut, ratusan orang diamankan.

"Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Jajaran di back up Brimob dan Dit Sabhara Polda Metro Jaya, hari Sabtu  31 Jan 2015  telah melaksanakan giat Operasi Bina Kusuma secara serentak di beberapa titik rawan gangguan kamtibmas di Wilayah Jakarta Utara," ujar Kapolres Metro Jakut, Kombespol M Iqbal, di Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

"Dalam pelaksanaan operasi diamankan 114 orang," imbuh dia.

114 orang tersebut terdiri dari, pelaku tindak kekerasan 2 orang, pelaku penganiayaan berat 1 orang, tersangka narkotika 13 orang, 4 orang tidak mempunyaiidentitas, 7 orang terkait parkir liar , 33 orang 'pak ogah', pelaku judi 21 orang, pemabuk 14 orang dan pemilik senjata tajam 3 orang.

Sementara barang bukti yang disita adalah 23 paket sabu, 1 unit timbangan, 8 alat isap sabu, 6 handphone, 1 gunting, uang sejumlah Rp 625 ribu, 13 senjata tajam dan 40 botol miras.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 19 orang di antaranya diputuskan untuk ditahan. Sementara 95 orang lain akan menjalani pembinaan.

Sebelumnya hasil survei yang dirilis Economist Intelligence Unit (EIU) menempatkan Jakarta sebagai salah satu kota paling tidak aman sedunia. Survei yang meneliti 50 kota di dunia itu memasukkan 40 indikator kuantitatif dan kualitatif.

Ke-40 indikator tersebut terbagi dalam 4 kategori tematik, yakni keamanan digital, jaminan kesehatan, infrastruktur, dan personal. Setiap kategori terbagi lagi ke dalam 3-8 subindikator, seperti langkah kebijakan dan frekuensi kecelakaan lalu lintas. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

5. Remaja Penderita Kanker Mata Stadium IV Akibat Softlens Dioperasi
Date/Time : 2/1/2015 1:00:58 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169167/remaja-penderita-kanker-mata-stadium-iv-akibat-softlens-dioperasi
 

Nasib malang menimpa seorang remaja berusia 19 tahun di Kota Gorontalo, Sulawesi Utara. Pada usianya yang masih belia, yakni 19 tahun, Vivi Olii menderita kanker mata Stadium IV.

Menurut sang kakak, Tito, dokter mengatakan kepadanya bahwa penyakit yang diderita Vivi itu akibat keseringan pakai softlens.

"Waktu itu sembuh mas, kepalanya sudah tidak sakit lagi, tapi kemudian sakitnya berpindah ke matanya, kata dokter karena dia (Vivi) sering pakai softlens," ujar Tito kepada Liputan6.com, baru-baru ini.

Sekalipun telah mengikuti saran dokter untuk tidak lagi memakai softlens, kondisi mata Vivi malah kian parah. Tito beralasan, kondisi ekonomi yang morat-maritlah yang membuat kondisi Vivi hingga mengalami tumor mata hingga pada Stadium IV.

Kini setelah mendapatkan perawatan medis selama 1 pekan di RSUD Aloe Saboe Gorontalo, Vivi akhirnya diterbangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk menjalani operasi mata di Rumah Sakit Wahidin.

"Minta doa supaya adik saya bisa cepat sembuh" ujar Tito saat dihubungi, Sabtu (31/01/2015).

Selain itu, Tito juga mengaku pihaknya membawa uang tunai sekitar Rp 60 juta untuk biaya perawatan Vivi di Makassar. Uang tersebut merupakan hasil sumbangan masyarakat dan Pemerintah Provinsi Gorontalo. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

6. Hiburan Musik bagi Pengendara yang Terjebak Tutup Arus Puncak
Date/Time : 2/1/2015 12:26:52 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169163/hiburan-musik-bagi-pengendara-yang-terjebak-tutup-arus-puncak
 

Ada yang tidak biasa di jalur kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu 31 Januari 2015. Jika biasanya saat diberlakukan one way system atau sistem satu arah hanya terdengar suara mesin dan sirine, kali ini terdengar suara musik. Ya memang jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor menyuguhkan hiburan musik secara langsung di depan Pospol TMC Gadog.

Sebelum pertunjukan tersebut, pihak kepolisian sudah mengumumkan melalui pengeras suara di Pospol Gadog. Bahwa pihak Satlantas Polres Bogor menyuguhkan acara musik secara langsung. Dan untuk ‎para pengendara bisa mendekat Pospol Gadog untuk menikmati musik.

Sekitar pukul 16.00 WIB, ‎parade musik sudah dimulai. Dengan menggunakan Mobil Penerangan Unit Lantas Polres Bogor, penyanyi cantik dan konsep musik akustik mengalun merdu. Suguhan musik pop hingga dangdut tersaji dalam acara tersebut.

Alhasil para pengendara yang sedang terjebak sistem satu arah menuju Jakarta keluar kendaraannya. Ada yang menikmati di mobil dengan kaca dibuka. Kemudian ada juga yang menikmati sambil duduk-duduk di bahu jalan.

Syafrie (35), pengendara asal Bekasi mengaku terhibur dengan adanya suguhan musik tersebut. Pasalnya, jika biasanya terjebak one Way hanya mendengar musik dari radio mobil, namun kali ini mendengar musik secara langsung.

"Biasanya jenuh juga dengan di radio mobil. Tapi sekarang ada musik live. Ditambah penyanyinya juga cantik. Jadi nggak ngantuk kita sambil nunggu jalur dibuka," ungkapnya di depan Pospol Gadog.

Sementara, Kanit Laka Polres Bogor, Ipda Asep Saepudin mengatakan suguhan musik live ini baru pertama kali dilakukan. Dimana tujuannya agar pengguna jalan tidak merasa jenuh karena perjalannya sementara di pending menuju Puncak," ungkapnya kepada Liputan6.com.  

"Mungkin yang biasanya jenuh atau dongkol dengan adanya sistem satu arah ini bisa terhibur dengan adanya suguhan pertunjukan musik," pungkasnya. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

7. 'Badai' 100 Hari Kepemimpinan Jokowi-JK
Date/Time : 2/1/2015 12:04:38 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169098/badai-100-hari-kepemimpinan-jokowi-jk
 

Masa kepemimpinan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan dan wakilnya, Jusuf Kalla telah melewati 100 hari. Memasuki masa itu, tiba-tiba 'badai' mengguncang pemerintahan Jokowi-JK itu.

'Badai' itu menerpa ketika Presiden Jokowi mengungkapkan keinginannya hendak mengangkat kepala Polri (Kapolri) baru. Jokowi mengatakan telah menemukan calon yang tepat untuk menggantikan Kapolri Jenderal Polisi Sutarman.

Hanya beberapa hari setelah pengumuman itu, tanpa disangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan calon tunggal kapolri Komjen Pol Budi Gunawan (BG) sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus penerimaan hadiah atau janji terkait transaksi mencurigakan atau tidak wajar.

Kasus itu diduga dilakukan mantan ajudan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri itu saat menjabat Kepala Biro Pembinaan Karir (Binkar) Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Markas Besar Polri 2003-2006 dan jabatan lainnya.

Rencana pengangkatan BG tersebut memicu pro-kontra. Belakangan menjadi konflik terbuka antara KPK dan Polri, setelah Mabes Polri menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW). BW ditangkap selang 9 hari setelah BG ditetapkan sebagai tersangka.

Penangkapan BW dituding sebagai imbas dari penetapan status tersangka BG. Banyak pihak yang tidak terima dengan aksi yang dilancarkan Bareskrim Polri.

BW ditangkap usai mengantar anaknya ke sekolah, pagi ini. "Posisi antar anak sekolah, setelah antar dibawa orang itu (Bareskrim Polri)," ujar Johan, Jumat 23 Januari, di Jakarta.

Sejumlah tokoh dan masyarakat pun berkumpul di Gedung KPK dengan alasan menyelamatkan lembaga tersebut, 'Save KPK'. Sebab konflik antara KPK dan Polri ini bukanlah yang pertama. Disebut-sebut kisruh antar 2 lembaga penegak hukum ini sebagai Cicak Vs Buaya jilid III.

Pemerintahan Jokowi-JK pun terguncang. Orang nomor satu di Indonesia itu dianggap berada dalam tekanan partai saat mencalonkan BG. Ia pun diminta bersikap tegas dan membuktikan janji kampanyenya untuk mendengarkan suara rakyat dan pemerintahannya bersih dari unsur korupsi.

'Badai' tersebut memicu desakan publik agar Presiden Jokowi tak tinggal diam mengatasi gesekan 2 lembaga penegak hukum untuk kali ketiganya itu.

Jokowi melakukan langkah yang sama yang pernah diambil mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat 2009 lalu. Turun tangan membentuk tim independen untuk menengahi ketegangan antara 2 lembaga hukum, Polri dan KPK.

Keputusan ini diambil setelah 2 lembaga penegak hukum itu 'menawan' masing-masing pimpinannya. KPK menjerat calon Kapolri tunggal Komjen Pol Budi Gunawan. Dan Polri membidik Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto.

Tim independen untuk menengahi KPK dan Polri itu mirip dengan bentukan SBY saat mengatasi kasus Chandra Hamzah dan Bibit Samad, yang ditetapkan tersangka oleh Polri pada 2009 silam.

Tim Independen bernama Tim 9 tidak hanya ditugaskan mencari fakta kasus yang menyebabkan polemik di antara KPK dan Polri, tapi juga memberi masukan kepada Presiden Jokowi untuk pembenahan hubungan antar lembaga hukum negara ke depan.

Sembilan anggota Tim Independen tersebut adalah mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, mantan Wakil Kepala Polri Komjen Polisi (Purnawirawan) Oegroseno, Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana, pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar, mantan pimpinan KPK Tumpak Hatorangan Panggabean dan Erry Riyana Hardjapamekas, sosiolog Imam Prasodjo dan mantan Kapolri Jenderal Purn Sutanto.

Tim diketuai oleh Syafii Maarif, sementara Jimly Asshiddiqie menjadi Wakil Ketua dan Hikmahanto Juwana menjadi Sekretaris.

Dalam situasi politik yang memanas, pengamat politik Emrus Sihombing berharap agar masyarakat menyikapinya dengan dewasa dan tak mudah terprovokasi tanggapan isu liar yang kebenarannya belum terkonfirmasi.


Dukungan Tak Luntur

Meski diterpa 'badai', pemerintahan yang dipimpin Jokowi masih mendapat dukungan dari rakyat. Walau tak sedikit yang kontra dengannya.

Selama 100 hari kepemimpinannya, Presiden Jokowi dan Wapres JK dinilai telah menghasilkan berbagai gebrakan kebijakan. Di antara yang paling populer dan mendapatkan dukungan masyarakat, yakni penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Dalam surveinya, lembaga survei Populi Center menyatakan, kebijakan penurunan harga BBM itu mendapat dukungan rakyat sebesar 93,8%. Tak cuma penurunan harga BBM, kebijakan Jokowi-JK lain yang dinilai didukung masyarakat, yakni swasembada pangan 73,3%, dan penenggelaman kapal asing pencuri ikan 72,8%.

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto pun angkat bicara dalam diskusi 'Menanti Ketegasan Jokowi'. Menurut dia, Jokowi memiliki 4 strategi untuk menangani masalah tersebut.

Memanasnya hubungan antara KPK dengan Polri membuat banyak bermunculan persepsi terkait apa yang dialami Presiden Joko Widodo. Terlebih Tim 9 yang dibentuk Jokowi untuk meredakan konflik KPK-Polri menyatakan pemilihan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri bukan inisiatifnya sendiri.

Pernyataan tersebut membuat banyak pihak beranggapan Presiden Jokowi mendapat tekanan dari sejumlah pihak, termasuk dari partai politik yang mengusungnya.

Di tengah kondisi ini, Jokowi menuliskan sebuah status di akun Facebooknya yang berbunyi "Suro Diro Joyoningrat Lebur Dening Pangastuti". Kata tersebut diketahui merupakan suatu ungkapan atau filosofi Jawa.
 
Sementara Sekretaris Tim 9 Hikmahanto Juwono menanggapi santai terkait berbagai pendapat dan penolakan dibentuknya Tim 9 untuk menyelesaikan konflik Komisi Pemberantasan Korupsi-Polri. Guru Besar Hukum Internasional tersebut mengatakan, dengan lugas bahwa inisiatif terbentuknya kelompok tersebut berasal dari presiden dan bukan inisiatif mereka pribadi.

"Kita tuh diundang loh sama Presiden. Jadi bukan tanpa sebab, tiba-tiba datang dan merekomendasikan hasil penyelidikan kita ke Presiden. Presiden itu kan sebenarnya berhak meminta masukan dari siapa saja dan dari mana saja, baik lembaga hukum, pakar hukum ataupun sahabat," ujar Hikmahanto kepada Liputan6.com, Jumat 30 Januari.

Bagi Hikmahanto, keberadaan Tim 9 sebatas merekomendasikan hal-hal yang menurut mereka baik dilakukan, tanpa intervensi dari Tim 9. Ia tidak mengklaim masukan dari Tim 9 adalah yang paling baik.

"Tim 9 hanya mengumpulkan fakta-fakta yang kita dapatkan lalu rangkumannya kita berikan ke Presiden. Keputusan akhirnya ya terserah Pak Presiden mau dengar yang mana. Presiden berhak menentukan pilihan," ucap Hikmahanto. (Tnt/Sun)



Back To Top Go To Bottom

8. 10 Ribu Rumah di Dompu Terendam Banjir
Date/Time : 1/31/2015 11:59:15 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169159/10-ribu-rumah-di-dompu-terendam-banjir
 

Hujan deras yang terus menerus mengguyur Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Sabtu sore mengakibatkan banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 2 meter dan menggenangi ribuan rumah warga.

Banjir tersebut diperkirakan terjadi akibat luapan air yang berasal dari 2 sungai besar yaitu sungai Laju dan sungai Cilo karena tidak kuat menampung debit air sehingga meluap ke perkampungan.

"Ada tiga kecamatan yang terendam yaitu kecamatan Dompu, Kecamatan Woja dan Kecamatan Kempo. Kurang lebih 10 ribu rumah terendam air," ujar Wahyudin salah seorang warga yang juga anggota DPRD setempat, Sabtu (31/1/2015) malam.

Akibatnya, beberapa warga yang rumahnya terendam air mengungsi ke masjid atau ke tempat yang lebih tinggi. Sementara itu ruas jalan menuju ke tiga kecamatan tersebut lumpuh total karena genangan air. Aliran listrik juga dipadamkan untuk sementara waktu dan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, hingga malam ini sekitar 9 rumah dari dua kelurahan rusak parah karena terjangan arus air yang deras.

"Untuk sementara total rumah yang rusak ada sembilan dari dua kelurahan yaitu kelurahan Kotu, dan kelurahan Kalijawa," kata Ridwan, kepala BPBD kabupaten Dompu.

Hingga berita ini diturunkan pihak BPBD belum bisa memastikan ada tidaknya korban akibat banjir ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

9. Presiden Jerman Era Unifikasi Barat-Timur Meninggal Dunia
Date/Time : 1/31/2015 11:52:13 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169155/presiden-jerman-era-unifikasi-barat-timur-meninggal-dunia
 

Mantan Presiden Jerman Richard von Weizsaecker meninggal dunia pada usia ke-94 tahun. Dia dikenal sebagai sosok kontroversial terkait pernyataannya soal Holocaust atau genosida yang dilakukan Nazi.

Lahir dari salah satu keluarga paling aristokratis di Jerman, von Weizsaecker menjadi presiden pada era unifikasi Jerman Timur dan Barat pada 1990, 11 bulan setelah ambruknya Tembok Berlin.

Saat memimpin Jerman, dia menyatakan negaranya telah dibebaskan oleh kekalahan Nazi pada 1945. Demikian yang dimuat Reuters, Sabtu (31/1/2015).

von Weizsaecker terkenal atas pidato monumentalnya pada Mei 1985 untuk memperingati HUT ke-40 akhir Perang Dunia II di mana dia mendesak warga Jerman untuk bertanggung jawab atas Holocaust. Dia memicu kontroversi ketika menyatakan Jerman telah dibebaskan oleh tumbangnya Reich Ketiga.

Dia merupakan seorang Demokrat Kristen (CDU) yang pernah menjadi perwira tentara Jerman Wehrmacht pada Perang Dunia Kedua, menjadi Presiden Jerman Barat pada 1984 dan lengser satu dekade kemudian.

Setelah berkarier di bidang hukum dan bisnis, von Weizsaecker memasuki dunia politik pada 1969 dan pada 1981 menjadi Walikota Berlin Barat. Kenegarawanannya membuat Jerman Barat dihormati negara-negara sekutunya sehingga mereka tidak lagi mengkhawatirkan unifikasi Jerman.

Dia pernah dikritik karena menjadi tentara Hitler di mana beberapa kali dia naik pangkat dan pada 1944 bahkan mendapatkan bintang Iron Cross.

von Weizsaecker juga menjadi pengacara untuk ayahnya Ernst yang menjadi Menteri Luar Negeri Nazi dari 1938 sampai 1943 dan sekaligus anggota SS, pada pengadilan penjahat perang di Nuremberg 1948-1949. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

10. Jenazah Bocah SD Korban AirAsia Dimakamkan Tanpa Orangtua
Date/Time : 1/31/2015 11:30:12 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169153/jenazah-bocah-sd-korban-airasia-dimakamkan-tanpa-orangtua
 

Korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501, Gusti Ayu Made Keisha Putri (10), warga Jalan Simpang Gading Kasri, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu, dimakamkan di pemakaman umum Samaan dengan diiringi kerabat, warga sekitar dan teman-teman sekolah korban.

Bocah kelas IV SD Percobaan I itu dimakamkan tanpa kedua orang tuanya yang juga menjadi korban kecelakaan ini. Jasad kedua orang tuanya, Donna Indah Nurwati dan Bobby Sidharta hingga kini belum diketahui nasibnya, apakah sudah ditemukan namun belum teridentifikasi atau memang belum ditemukan.

Seluruh biaya selama prosesi pemakaman Gusti Ayu Made Keisha Putri ditanggung dan disiapkan Pemerintah Kota Malang, termasuk lokasi pemakamannya.

Selain Gusti Ayu Made Keisha Putri (10), kakak korban, Gusti Ayu Putriana Permata Sari (16) juga sudah ditemukan dan teridentifikasi, namun masih tertahan di Surabaya dan tidak dibawa ke Malang karena nenek dan kakeknya di Madiun dan Bali sama-sama ingin mengurus jenazahnya.

"Nenek dan kakek dari masing-masing pihak, baik yang berada di Bali (pihak ayah) maupun Madiun (pihak ibu) sama-sama ingin mengurus jenazah Sari, sehingga lebih baik ditunda dulu dan dibicarakan kembali antarkeluarga," ujar paman Keisha dan Sari, Antasari.

Dalam proses pemakaman Gusti Ayu Made Keisha Putri, puluhan warga dan kerabat turut mengantarkan kepergian murid kelas 4 SD Percobaan I itu. Teman-teman sekelas Keisha juga turut mengantarnya ke peristirahatannya yang terakhir.

Jenazah Keisha tiba di rumah duka di Jalan Simpang Gading Asri pada Jumat sore kemarin. "Semula mau dimakamkan tadi malam. Karena kondisi tidak memungkinkan, keluarga sepakat dimakamkan keesokan harinya (Sabtu)," ujar Antasari.

Keisha adalah putra pasangan Donna Indah Nurwati dan Bobby Sidharta. Seluruh anggota keluarga Keisha menjadi korban. Kedua orang tua Keisha belum ditemukan hingga kini, hanya Keisha dan saudaranya, Gusti Ayu Putrian Permata yang teridentifikasi.

Jenazah Gusti Ayu Made Keisha Putri yang berlabel B055 teridentifikasi dari metode primer, yakni DNA yang cocok dengan contoh barang berupa pakaian dalam. Selain itu, dari analisa sangat cocok dan didukung dengan data sekunder berupa kesamaan usia dan tinggi badan, ditambah properti berupa kaos lengan pendek.

Sedangkan jenazah Putriyana Permata yang berlabel B057, teridentifikasi dari contoh pakaian dalam korban yang sama dengan DNA, dan temuan medis antropologi berupa tinggi badan serta usia.

Dari 36 warga Kota Malang yang menjadi korban kecelakaan pesawat QZ8051, baru sembilan yang teridentifikasi dan sudah diserahkan kepada keluarga serta sudah dikremasi dan dimakamkan. (Ant/Riz)



Back To Top Go To Bottom

11. 5 Petani di Tasikmalaya Tersambar Petir, 2 Orang Tewas
Date/Time : 1/31/2015 11:19:43 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169151/5-petani-di-tasikmalaya-tersambar-petir-2-orang-tewas
 

2 Orang petani yaitu Dani Ahmad Yani dan Mohamad Yudit Herdiansyah tewas tersambar petir di Kampung Leuwidahu Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Sedangkan 3 orang rekannya yaitu Wawan, Andi dan Aceng mengalami luka berat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat kelima petani tersebut tengah berteduh.

"Saat itu kelima korban tengah berteduh karena hujan lebat di rumah semi permanen yang ada di tengah sawah setelah beraktivitas," jelas dia di Bandung, Sabtu (31/1/2015).

Pudjo menjelaskan, tiba-tiba petir menyambar bangunan dan mengenai 5 petani yang tengah berteduh tersebut.

"Korban mengalami luka bakar yang cukup parah. 2 Orang meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. 3 Lainnya dalam perawatan," jelas Sulistyo.

Atas kejadian ini Pudjo mengimbau masyarakat untuk menjauh dari area lahan terbuka luas dan banyak pepohonan saat hujan lebat disertai petir.

"Akhir-akhir ini kondisi cuaca sedang kurang bersahabat. Jadi sebaiknya waspada kepada masyarakat dan jauhi hal-hal yang berpotensi terjadinya kecelakaan akibat gejala alam," tutup dia. (Ado)



Back To Top Go To Bottom

12. Ridwan Kamil Janjikan Sanksi Berat bagi Pengusaha Kuliner Nakal
Date/Time : 1/31/2015 10:47:10 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169146/ridwan-kamil-janjikan-sanksi-berat-bagi-pengusaha-kuliner-nakal
 

Dalam kurun waktu sepekan terakhir sudah 2 pabrik yang memproduksi makanan digerebek petugas kepolisian di Kota Bandung, Jawa Barat. Pertama pabrik saus yang menggunakan zat kimia di Jalan Cicukang RT 04/03, Kelurahan Caringin, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung dan pabrik pengolahan kulit sapi busuk berbelatung di Jalan Babakan Karees, RT 05/04, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung.

Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi berat kepada para pengusaha makanan yang nakal dan membandel itu. Dia menegaskan, di Kota Bandung tak boleh ada pengusaha yang menggunakan cara-cara curang untuk memperoleh keuntungan lebih.

"Kita akan cari sanksinya, apakah perusahaannya akan dibekukan atau dituntut. Yang jelas saya ingin berikan efek jera, supaya hal ini jangan terjadi lagi di Kota Bandung," kata Ridwan Kamil saat ditemui di Bandung, Sabtu (31/1/2015).

Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, fenomena pengusaha nakal terjadi dikarenakan Kota Bandung merupakan kota kuliner nomor satu di Indonesia dengan pergerakan bisnis yang bagus dan potensi pasar yang besar.

"Kami telah memberikan rambu-rambu kepada para pedagang maupun penyalur untuk ikut aturan. Namun dinamikanya seperti itu. Ada yang melanggar aturan karena pergerakan bisnis kuliner di Bandung luar biasa," tutur dia.

Untuk mengantipasi hal-hal serupa kembali terjadi, Emil menegaskan pihaknya akan menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Kota Bandung untuk berkoordinasi dengan camat kewilayahan.

"Jadi nanti kita akan bikin operasi khusus pada minggu ini dengan Kapolrestabes karena ada indikasi beberapa tempat (melakukan praktik usaha curang). Sebagai Walikota saya harus menjaga dan menjamin makanan yang dikonsumsi warga Bandung aman dan lolos uji," pungkas dia. (Ado)



Back To Top Go To Bottom

13. Jusuf Kalla: NU Itu Organisasi Umat Muslim Terbesar di Dunia
Date/Time : 1/31/2015 10:17:32 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169145/jusuf-kalla-nu-itu-organisasi-umat-muslim-terbesar-di-dunia
 

Saat menghadiri perayaan HUT ke-89 Nahdlatul Ulama (NU), Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tanpa ragu menyebut NU adalah organisasi umat muslim terbesar. Bukan cuma di Tanah Air, tapi juga di dunia.

"NU punya anggota 89 juta, ini merupakan organisasi (umat muslim) terbesar di dunia," sebut JK di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2015) malam.

Menurut JK, pernyataan itu dilontarkan bukan tanpa alasan. Jika dibandingkan dengan negara-negara yang penduduknya mayoritas Islam, dipastikan masih lebih banyak pengikut NU.

"Di Mesir itu anggota organisasi muslim 80 juta, di Malaysia 15 juta, Kuwait 1 juta. Dengan jumlah 89 juta orang, kita adalah yang tebesar di dunia," tegas mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Selain itu, JK juga punya harapan tersendiri bagi NU. Harapannya adalah agar NU turut andil dalam memakmurkan kehidupan bangsa di semua sektor.

"NU diharapkan turut memajukan kemakmuran dan mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesehatan dan pendidikan di Indonesia," tandas dia. (Ado)



Back To Top Go To Bottom

14. Rebutan Lahan di Nabire, 2 Warga Terkena Panah
Date/Time : 1/31/2015 9:53:56 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169144/rebutan-lahan-di-nabire-2-warga-terkena-panah
 

2 Kelompok warga di sekitar Jalan Sarera, Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua, terlibat bentrok, Sabtu siang, yang dipicu masalah sengketa lahan. Kapolres Nabire, AKBP HR Situmeang mengatakan, akibat saling serang warga, 2 orang terluka akibat panah.

Kedua korban yaitu Salmon Kogoya (30) warga Jalan Sarera Kampung Bumi Mulia, Wanggar yang mengalami luka panah pada bagian paha kiri dan Lauris Adii (25) warga Kampung Bumi Raya Jalur II Melintang, Nabar, Kabupaten Nabire yang juga terkena luka panah pada bagian paha kiri.

"Kedua korban masih berada di RSUD Nabire. Warga juga masih berada di lokasi masing-masing dengan membawa senjata tajam dan panah. Kami terus melakukan langkah persuasif pasca bentrokan warga, salah satunya adalah mengumpulkan tokoh adat dan masyarakat setempat untuk mencari jalan keluar pasca bentrokan ini," ucap Situmeang, Sabtu (31/1/2015) malam.

Bentrokan warga yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIT tersebut dipicu saat warga bernama Hanock Kayame hendak memotong pohon pisang di tanah yang menjadi sengketa. Tiba-tiba Salmon Kogoya melarangnya dan terjadi adu mulut antara keduanya.

Kemudian, Hanock Kayame mengambil panah dan memanah Salmon Kogoya dan mengenai bagian paha sebelah kiri. Akibatnya Salmon Kogoya langsung mengadukan kejadian tersebut kepada kerabat dan keluarganya. Bentrokan pun terjadi ketika keluarga Salmon Kogoya menyerang Hanock Kayame dan panah mengenai salah satu keluarganya yakni Lauris Adii pada paha bagian sebelah kiri.

Hingga malam ini kondisi di lokasi kejadian masih belum kondusif. Sejumlah warga masih saling berjaga di wilayah masing-masing untuk mengantisipasi adanya serangan susulan. (Ado)



Back To Top Go To Bottom

15. Rayakan HUT ke-89, NU Tegaskan Komitmen Lindungi Minoritas
Date/Time : 1/31/2015 9:27:15 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169139/rayakan-hut-ke-89-nu-tegaskan-komitmen-lindungi-minoritas
 

Nahdlatul Ulama (NU) merayakan HUT ke-89. Dalam perayaan tahun ini, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menegaskan sikap NU terhadap kaum minoritas yang tak akan berubah.

"NU mayoritas, tapi tak sombong, dan NU mayoritas yang melindungi minoritas," sebut Said Aqil dalam sambutannya pada perayaan hari lahir NU di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2015) malam.

Said Aqil juga menyatakan, dalam usia yang hampir 1 abad ini, NU sudah menjadi organisasi yang memperkuat bangsa. "NU telah menjalin kekuatan kultural dan politik bangsa ini antara lain karena pengikutnya yang besar, 80 juta," sambung dia.

Tak hanya jumlah umat yang besar, lanjut dia, tapi juga karena pemahaman kebangsaan yang dianut NU. "Ini bukan cuma karena besarnya, tapi lebih larena landasan paham keagamaan yang moderat," jelas Said Aqil.

Sikap moderat tersebut ditekankan begitu penting, karena menurut dia berkat sikap ini sejumlah masalah bangsa dan negara berhasil diselesaikan. "NU dalam setiap penyelesaian masalah mengambil jalan tengah dan berimbang dan punya sikap adil," sebut dia.

Sejumlah petinggi negara terlihat hadir dalam acara ini. Antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, serta Kepala BNP2TKI Nusron Wahid. (Ado/Sss)



Back To Top Go To Bottom

16. BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Lebat Hingga Pukul 22.00 WIB
Date/Time : 1/31/2015 8:43:07 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169133/bmkg-jabodetabek-diguyur-hujan-lebat-hingga-pukul-2200-wib
 

Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca di sekitar wilayah DKI Jakarta. Prediksi ini berlaku hingga beberapa jam ke depan menindaklanjuti turunnya hujan lebat disertai petir, Sabtu (31/1/2015) malam.

Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan petir terjadi pukul 19.00 WIB di wilayah Tangerang Selatan, BSD, Ciledug, Bintaro, Ciputat, Pamulang, Cinere, Blok M, Cilandak, Kebayoran, Pal Merah, Pejompongan, dan Tanah Abang.

Hujan lebat disertai petir juga berpotensi terjadi di Cideng, Tomang, Grogol, Pluit, Petamburan, Tambora, Penjaringan, Kemayoran, Sunter, Koja, Harmoni, Roxy, Kota, Senen, Gambir, Cikini, Salemba, Matraman, dan Menteng.

Lalu, kawasan Sarinah, Sudirman, Thamrin, Semanggi, Kemang, Kuningan, Setiabudi, Gatot Subroto, Jatinegara, Kampung Melayu, Rawamangun, Tebet, Klender, Duren Sawit, Kalimalang, Cipinang, Cakung, dan Bekasi.

Kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 22.00 WIB dan meluas ke wilayah Pondok Gede, Lubang Buaya, Halim, Cililitan, Kalibata, Pancoran, dan Pasar Minggu.

Kemudian Pejaten, Lenteng Agung, Jagakarsa, Depok, Margonda, Cimanggis, Cibubur, Cileungsi, Cibinong, Sawangan, Ragunan, Bogor dan sekitarnya.

Sementara itu, hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Sabtu petang membuat sejumlah ruas jalan tergenang dan menimbulkan kemacetan. Sejumlah ruas jalan di Ibukota yang sebelumnya sudah dilanda kemacetan akhirnya tak bergerak ketika hujan mulai mengguyur.

Tak hanya kemacetan, pohon tumbang juga terjadi depan Rumah Sakit Pusat Pertamina. Akibatnya, ruas jalan yang menuju ke arah Barito, Jakarta Selatan, terhalang. (Ant/Ado/Sss)



Back To Top Go To Bottom

17. Keluarga Menangis Terima 4 Bagian Tubuh Korban AirAsia
Date/Time : 1/31/2015 8:23:40 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169130/keluarga-menangis-terima-4-bagian-tubuh-korban-airasia
 

Empat bagian tubuh (body part) korban pesawat AirAsia QZ8501 yang berhasil diidentifikasi diserahkan langsung ke pihak keluarga hari ini. Penyerahan dilakukan perusahaan AirAsia setelah menerima 4 bagian tubuh itu dari Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri sekitar pukul 15.00 WIB.

Pantauan Liputan6.com di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Jawa Timur, keluarga korban menangis setelah melihat untuk terakhir kalinya jasad korban yang rata-rata sudah tidak utuh.

Usai prosesi penyerahan, keluarga dan bagian tubuh korban langsung diberangkatkan menuju daerah asal masing-masing.

Body part pertama yang diberangkatkan atas nama Nanang Priyo Widodo, jenis kelamin laki-laki, usia 44 tahun, asal Malang Jawa Timur, warga negara Indonesia.

Body part kedua atas nama Donna Indah Nurwatie, jenis kelamin perempuan, usia 39 tahun, asal Malang Jawa Timur, Warga negara Indonesia. Donna merupakan ibu kandung korban bernama Gusti Ayu Made Keisha Putri dan Gusti Ayu Putriyana Permata yang teridentifikasi Tim DVI pada hari ke-34 kemarin.

Body part ketiga atas nama Adrian Fernando, jenis kelamin laki-laki, usia 13 tahun, warga Petemon Kota Surabaya, warga negara Indonesia.

Body part keempat atas nama Viona Florensa Abraham, jenis kelamin perempuan, usia 19 tahun, asal Maluku, warga negara Indonesia.

Dengan diidentifikasi dan diserahkannya keempat body part tersebut, total keseluruhan jasad yang berhasil diidentifikasi dan sudah diserahkan ke keluarga 64. Saat ini ada 12 body part lagi yang masih dalam proses pendalaman rekonsiliasi. 6 Di antara body part itu berjenis kelamin laki-laki dan 6 lainnya perempuan.

Ketua Tim DVI Polri Kombes Pol Budiyono mengatakan, pihaknya saat ini sudah tidak menggunakan istilah jenazah. "Kami sepakat menggunakan istilah body part karena kebanyakan korban yang kami terima sudah tidak utuh lagi," ujar Budiyono. (Sun/Sss)



Back To Top Go To Bottom

18. Hujan Deras, Banjir dan Macet Hiasi Malam di Ibukota
Date/Time : 1/31/2015 8:09:35 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169124/hujan-deras-banjir-dan-macet-hiasi-malam-di-ibukota
 

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Sabtu petang membuat sejumlah ruas jalan tergenang dan menimbulkan kemacetan. Sejumlah ruas jalan di Ibukota yang sebelumnya sudah dilanda kemacetan akhirnya tak bergerak ketika hujan mulai mengguyur.

Tak hanya kemacetan, pohon tumbang juga terjadi depan Rumah Sakit Pusat Pertamina. Akibatnya, ruas jalan yang menuju ke arah Barito, Jakarta Selatan, terhalang.

Berikut sejumlah titik yang digenangi banjir serta menyebabkan kemacetan di Jabodetabek berdasarkan info dari akun Twitter Polda Metro Jaya @tmcpoldametro dan Radio Elshinta @radioelshinta, Sabtu (31/1/2015) malam.

19.55 Banjir depan Untar-Usakti, Grogol Jakbar, ketinggian air 20 cm, cuaca hujan deras.
19.53 Sepanjang Jalan Gatsu dari Semangi-Balai Kartini banyak genangan air.
19.53 Jalan Gatot Subroto depan DPR arah Slipi padat, cuaca hujan.
19.45 Hujan deras Jatimakmur Pondok Gede, lalin ramai lancar, hati-hati genangan air depan Kologad.
19.42: Macet dari arah Tol Pondok Gede ke Cawang-Semanggi.
19:38 Genangan air 10 cm di perempatan Kuningan arah Gatot Subroto.
19.37 Wilayah Kemayoran dan sekitarnya hujan deras disertai angin dan petir.
19.33 Pohon tumbang di depan RSPP menghalangi lalin arah ke Barito, Jaksel.
19.32 Jalan Angkasa/Komplek APU Kemayoran, Jakpus, hujan cukup deras.
19.32 Jalan KS Tubun-Slipi Jakbar macet, cuaca hujan deras.
19.31 Banjir di depan Ratoe Salon Tegal Parang, Jaksel, sudah tinggi.
19.30 Cuaca di Palmerah hujan deras, lalin arah Slipi dari Pejompongan macet di depan Manggala Wanabakti.
19.25 Cuaca daerah Cipondoh, Tangerang dan sekitarnya hujan deras dan petir serta angin kencang.
19.23 Wilayah Bungur, Senen, Kemayoran dan sekitarnya hujan lebat disertai petir dan angin.
19.19 Kawasan Bandara Soetta hujan deras, lalu-lintas semrawut.
19.18 Hujan deras di depan Mall Taman Anggrek, lalin macet cenderung tidak bergerak.
19.18 Sekitar Joglo, Permata Hijau hujan deras.
19.11 Kawasan Kalideres diguyur hujan sangat lebat disertai petir.
18.57 Lalin depan Kota Kasablanka arah Kuningan padat, cuaca hujan deras.

(Ado/Sss)



Back To Top Go To Bottom

19. Menko Polhukam: Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba Diteruskan
Date/Time : 1/31/2015 7:47:08 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169116/menko-polhukam-eksekusi-terpidana-mati-kasus-narkoba-diteruskan
 

Meski sudah menyandang status terpidana mati dalam kasus narkoba, Silvester Obiekwe alias Mustofa (50) ternyata masih bisa mengendalikan peredaran narkoba dari balik sel di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Fakta ini membuat publik makin geram dengan aksi para pengedar narkoba yang seolah tak jera dengan hukuman yang dijatuhkan.

Pemerintah pun terus memperlihatkan sikap tegas kendati banyak kritik terhadap eksekusi mati 6 terpidana mati kasus narkoba beberapa waktu lalu. Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, tak akan ada ampun bagi warga Nigeria itu.

"Bapak Presiden menyatakan, bagi kasus yang sudah inkracht (berkekuatan hukum tetap) hukuman mati bagi pengedar narkoba akan ditolak grasinya. Berarti akan tetap dilaksanakan (eksekusi mati) ya," tegas Tedjo di Lapangan Bhayangkara, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2015).

Tedjo mengatakan, Badan Narkotika Nasional (BNN) telah 4 kali menangkap kurir narkoba di bawah perintah Mustofa. Terakhir penangkapan dilakukan terhadap seorang kurir bernama Dewi dengan barang bukti 7.622 gram shabu. Mustofa mengendalikan peredaran narkoba melakui telepon selular yang diselundupkan di selnya.

"Ini sudah yang keempat kalinya. Artinya dia tidak jera. Ini sebagai tolak ukur bahwa hukuman harus ditegakkan," tegas Tedjo.

Ia juga mengharapkan negara asal terpidana mati kasus narkoba dapat memahami kondisi Indonesia yang saat ini darurat narkoba. "Memang ada dari negara negara lain yang diharapkan bisa menghormati hukum di negara kita," ucap Tedjo. (Ado/Sss)



Back To Top Go To Bottom

20. Ical: Golkar Islah Usai Putusan Pengadilan
Date/Time : 1/31/2015 7:35:36 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169115/ical-golkar-islah-usai-putusan-pengadilan
 

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar versi Munas Bali Akbar Tandjung mengusulkan diadakannya Munas Rekonsiliasi Partai Golkar. Hal ini dinilainya untuk mengakhiri kisruh yang terjadi dalam internal partai berlambang pohon beringin tersebut.

Hal tersebut ditanggapi Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie. Menurut pria yang akrab disapa Ical ini, Partai Golkar tak perlu mengadakan Munas Rekonsiliasi karena pada saatnya akan kembali bersatu.

"InsyaAllah proses di pengadilan selesai pertengahan Maret ini. Setelah kep. pengadilan,2 belah pihak akan islah&mengakui kpts itu," cuit Ical yang dikutip dari akun twitternya @aburizalbakrie, Sabtu (31/1/2015).

Partai Golkar saat ini pecah menjadi dua kubu. Yaitu kubu Ical hasil Munas Bali dan kubu Munas Jakarta yang digawangi oleh Agung Laksono. Keduanya pun menempuh jalur hukum untuk mendapatkan legalitas hasil keputusan munas. Saat ini, proses kasus tersebut masih berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Jd kita menempatkan hukum di tempat tertinggi,tp islah ttp dilakukan setelah adanya keputusan hukum tersebut.Jd Munas lain tdk diperlukan," jelas Ical.

Ical mengaku secara pribadi hubungannya dengan Agung Laksono tak bermasalah. Bahkan ia bertemu dengan Agung penuh keakraban.

"Secara pribadi tdk ada masalah sy dg kubu Agung. Sy sdh ketemu dg Agung, Yorrys, Priyo, Amali, dll. Biasa saja, ketawa2, kan kawan semua," tutup Ical. (Ali/Sss)



Back To Top Go To Bottom

21. Nenek Diduga Lupa Matikan Rokok, Cucu Tewas Terbakar
Date/Time : 1/31/2015 6:40:34 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169101/nenek-diduga-lupa-matikan-rokok-cucu-tewas-terbakar
 

Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Jalan Sadarmanah, Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, Sabtu dini hari. Tragisnya, kebakaran ini juga menewaskan Noval Alfariz, bocah berusia 7 tahun saat tengah terlelap di kamar rumah neneknya. Sementara 2 lainnya mengalami luka bakar.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Sabtu (31/1/2015), dugaan sementara api berasal dari puntung rokok sang nenek yang lupa dimatikan saat hendak tidur. Karena jika akibat korsleting listrik, lampu terlihat masih menyala saat rumah terbakar.

Api yang diduga dari puntung rokok itu langsung menyambar kasur kapuk yang ditiduri korban. Dengan cepat api membakar kasur dan tubuh korban serta menghanguskan seluruh bagian dalam rumah.

Kini korban telah dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum desa setempat. Sementara nenek dan paman korban Tini (50) dan Jamal (31) masih dalam perawat Rumah Sakit Melinda Bandung akibat luka bakar yang dialaminya. (Nfs/Sss)



Back To Top Go To Bottom

22. Kecelakaan Maut di Ciawi, Sopir Truk Kontainer Jadi Tersangka
Date/Time : 1/31/2015 6:37:58 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169099/kecelakaan-maut-di-ciawi-sopir-truk-kontainer-jadi-tersangka
 

Polisi telah menetapkan tersangka kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Tersangkanya adalah sopir truk kontainer, Yoga Sasmita (20).

"Tersangka sudah ditetapkan, yakni sopir kontainer. Dijerat Pasal 310 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia," kata Kanit Laka Polres Bogor Ipda Asep Saepudin di Bogor, Sabtu (31/1/2015).

Asep menuturkan, berdasarkan keterangan tersangka, truk kontainer mengalami rem blong. Sehingga saat dikemudikan menabrak kendaraan lainnya.

Dia melanjutkan, ‎pihaknya akan menyelidiki apakah truk kontainer tersebut rutin menjalani perawatan atau tidak. Untuk penyidikan lebih lanjut, penyidik akan memanggil perusahaan dan pemilik truk kontainer untuk dimintai keterangan.

Asep menambahkan, sopir truk kontainer juga belum layak mengemudikan kontainer karena tidak dilengkapi SIM B umum. "Jadi perusahaan truk itu juga bisa turut lalai karena mempekerjakan sopir kontainer yang tidak memenuhi ketentuan," kata Asep.

Kecelakaan maut itu terjadi pada Kamis 29 Januari 2015, sekitar pukul 21.30 WIB. Tabrakan terjadi di depan Rumah Makan Ayam Bakar Pak Karim, saat arus lalu lintas sedang padat. Dalam kejadian itu, 2 penumpang angkot, Sutinah (23) dan anaknya Rasti (2), tewas dan 11 lainnya mengalami luka-luka. Sutinah dan Rasti [tewas berpelukan]( 2168434 "").

Tabrakan melibatkan 4 kendaraan, yaitu truk kontainer B 9911 ZI, truk boks B 9238 BXS, angkot jurusan Sukasari-Cicurug F 1931 N, dan Isuzu Panther D 138 GV. (Sun/Sss)



Back To Top Go To Bottom

23. Gaji Baru PNS DKI Jakarta Bisa Mencapai Rp 78 Juta
Date/Time : 1/31/2015 6:35:00 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169100/gaji-baru-pns-dki-jakarta-bisa-mencapai-rp-78-juta
 

Gaji naik, Pegawai Negeri Sipil (PNS) pun senang bukan kepalang. Rencananya tahun ini PNS DKI Jakarta dijanjikan bisa mengantongi gaji 'selangit'.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Sabtu (31/1/2015), ya, tak berlebihan rasanya menyebut 'selangit,' karena para PNS dapat mengantongi gaji dari Rp 9 Juta hingga Rp 78 juta per bulan. Kenaikan drastis ini sontak mengundang pro dan kontra berbagai kalangan.

"Kalau kenaikan (gaji) PNS itu, ya wajar-wajar juga sih," kata Komarudin, seorang pemedam kebakaran.

Tanggapan lain diutarakan warga DKI Jakarta, menurut mereka, PNS DKI Jakarta belum layak digaji selangit, sebab kualitas dan kinerja mereka masih dinilai belum memuaskan.

"Gaji segitu lihat kinerja mereka (PNS) yang sering mangkir, sering shopping gitu kan kurang setuju sih sebenarnya," ujar Agus, warga DKI Jakarta.

Besaran Tunjangan Kerja Daerah (TKD) dinamis bervariasi, tergantung jabatannya. Seorang lurah misalnya dapat membawa pulang gaji plus TKD sebesar lebih dari Rp 33 juta. Gaji camat mencapai lebih dari Rp 44 juta.

Hal serupa juga diberlakukan kepada para pegawai fungsional dan pelayanan. Seperti di bidang pelayanan akan mendapatkan gaji sekitar Rp 9,5 juta. Berbeda pula dengan pegawai bidang operasional, administrasi dan teknis.

Naiknya gaji PNS diharapkan bisa menggenjot kinerja kepegawaian dalam pelayanan pada masyarakat. Jadi tidak ada lagi istilah uang rokok atau uang pelicin dalam setiap pengurusan pelayanan. Kita lihat saja nanti, apakah dengan digaji selangit, kinerja para PNS akan lebih baik atau sama saja. (Dan/Sss)



Back To Top Go To Bottom

24. Komisioner Komnas HAM: HP Kami Disadap, Tapi Tak Tahu Pelakunya
Date/Time : 1/31/2015 6:22:00 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169094/komisioner-komnas-ham-hp-kami-disadap-tapi-tak-tahu-pelakunya
 

Komisioner Komnas HAM Nur Kholis mengungkapkan adanya penyadapan yang dilakukan saat dirinya tengah berkomunikasi melalui telepon genggam dengan salah satu anggota Tim 9, Imam Prasodjo. Tim 9 atau Tim Independen yang beranggotakan 9 orang tokoh dibentuk Presiden Joko Widodo untuk memberikan masukan seputar kisruh KPK-Polri.

"Waktu itu Pak Imam telepon saya, saat ngobrol dia bilang bicara hati-hati, karena sedang disadap," kata Nur Kholis di Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

Karena merasa tak aman berkomunikasi dengan berbicara lewat telepon genggam, kini Nur Kholis beralih menggunakan sarana komunikasi lain yang dirasa lebih aman.

"‎HP kami sekarang disadap. Jadi kita komunikasi lewat whatsapp saja," jelas dia.

Nur mengatakan tidak membicarakan hal substansial dengan Imam. Nur merupakan ketua tim penyelidikan dugaan pelanggaran HAM pada kasus penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh petugas Bareskrim Polri.

Selain dengan Imam, Nur juga berkomunikasi dengan anggota Tim 9 lainnya, yakni mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie. "Bicara soal perlunya mediasi ‎KPK-Polri sekaligus meredakan ketegangan," tutur dia.

Nur tak mau menduga-duga pihak yang me‎nyadap komunikasi di telepon genggamnya, apalagi tujuan dari perbuatan tersebut. "Tidak tahu. Mungkin saja memang ada penyadapan, tapi kita tidak tahu siapa pelakunya kan," tandas Nur Kholis. (Ado/Sss)



Back To Top Go To Bottom

25. BW: Pasal Dalam Surat Panggilan Berbeda dengan Terdahulu
Date/Time : 1/31/2015 6:16:15 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169097/bw-pasal-dalam-surat-panggilan-berbeda-dengan-terdahulu
 

Usai menghadiri pengukuhan guru besar Ketua Mahkamah Agung Profesor Muhammad Hatta Ali di Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) menyatakan kesiapannya datang memenuhi panggilan Bareskrim Polri pada Selasa 3 Februari mendatang.

"Sebagai penegak hukum yang baik, saya akan mengikuti surat panggilan itu. Yang menarik surat panggilan itu merumuskan pasal yang berbeda dengan surat panggilan terdahulu," jelas Bambang Widjojanto.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Sabtu (31/1/2015), hal ini berbeda dengan Komjen Polisi Budi Gunawan yang mangkir dalam pemanggilan KPK.

Sejumlah pihak mendesak presiden agar segera mengambil keputusan, agar polemik yang terjadi antara KPK dan Polri dapat segera berakhir.

Walau sejumlah pihak mengharapkan Jokowi membatalkan pelantikan Budi Gunawan menjadi Kapolri, namun menurut pengamat hukum, keputusan tersebut dapat menurunkan citra presiden.

"Saya kira tidak bisa tidak, Jokowi harus melantik Budi Gunawan karena sudah ada proses hukum sesuai aturan konstitusi Undang-Undang Polri dan proses politik di DPR. Kalau tidak dilantik, presiden mengingkari keputusan DPR," ujar pengamat hukum Suparji. (Dan/Sss)



Back To Top Go To Bottom

26. 4 Bagian Tubuh Korban AirAsia Teridentifikasi pada Hari Ke-35
Date/Time : 1/31/2015 6:04:45 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169092/4-bagian-tubuh-korban-airasia-teridentifikasi-pada-hari-ke-35
 

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mengidentifikasi 4 body part atau bagian tubuh pada hari ke-35 pencarian pesawat AirAsia QZ8501. Semua bagian tubuh itu berhasil diidentifikasi menggunakan metode primer analisa DNA.

Ketua Tim DVI Polri Kombes Pol Budiyono mengatakan, pihaknya saat ini sudah tidak menggunakan istilah jenazah. "Kami sepakat menggunakan istilah body part karena kebanyakan korban yang kami terima sudah tidak utuh lagi," ujar Budiyono.

Body part pertama yang berhasil diidentifikasi adalah body number B 058 atas nama Nanang Priyo Widodo. Tubuh Nanang diidentifikasi berdasarkan metode Primer DNA dengan DNA pembanding anak kandung korban yang identik 100 persen cocok.

Identifikasi juga diperkuat dengan data properti berupa cincin kawin yang dipakai korban bertuliskan Tias, nama istri korban, serta adanya kartu identitas korban berupa KTP, STNK, dan SIM korban. Juga dari hasil pemeriksaan medis antropologi untuk mengetahui usia, jenis kelamin, dan tinggi badan korban.

"Dari data tersebut, tidak terbantahkan body number B 058 teridentifikasi atas nama Nanang Priyo Widodo, jenis kelamin laki-laki, usia 44 tahun, asal Malang Jawa Timur, warga negara Indonesia," tutur Budiyono didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono di posko Crisis Center Mapolda Jatim, Sabtu (31/1/2015).

Body part kedua yang berhasil diidentifikasi adalah body number B 059 yang teridentifikasi atas nama Donna Indah Nurwatie. Body part Donna berhasil diidentifikasi berdasarkan metode primer pemeriksaan DNA dengan DNA pembanding ibu kandung korban yang identik 100 persen cocok.

Identifikasi juga menggunakan analisa gigi korban yang cocok dengan data antemortem perawatan gigi korban semasa hidup. Juga menggunakan teknik superimpose yang cocok dengan titik-titik wajah korban seperti mata, mulut, hidung dengan foto korban semasa hidup. Begitu juga dari data antropologi diketahui kesamaan usia, jenis kelamin, dan tinggi badan korban. Identifikasi juga diperkuat menggunakan properti korban seperti pakaian yang dipakai cocok dengan analisa CCTV.

"Dengan data tersebut, body part B 059 sudah tidak terbantahkan teridentifikasi atas nama Donna Indah Nurwatie, jenis kelamin perempuan, usia 39 tahun, asal Malang Jawa Timur, warga negara Indonesia," ucap dia.

Total Korban Teridentifikasi

Body part ketiga yang berhasil diidentifikasi adalah body number B 060 atas nama Adrian Fernando. Tubuh korban berhasil diidentifikasi menggunakan metode primer pemeriksaan DNA dengan DNA pembanding ibu kandung korban yang identik 100 persen cocok.

Dari data antropologi terdapat kesamaan usia, jenis kelamin, dan tinggi badan korban. Begitu juga dari data properti seperti pakaian korban, kaos merah bertuliskan band 10 Aliens Force yang cocok dengan analisa CCTV.

"Dari data tersebut, body part B 060 teridentifikasi dan sudah tidak terbantahkan atas nama Adrian Fernando, jenis kelamin laki-laki, usia 13 tahun, asal Surabaya, warga negara Indonesia," lanjut dia.

Body part keempat yang berhasil diidentifikasi adalah body number B 061 atas nama Viona Florensa Abraham. Tubuh korban berhasil diidentifikasi berdasarkan metode primer analisa DNA dengan DNA pembanding ayah kandung korban.

Dari data antropologi terdapat kesamaan usia, jenis kelamin, dan tinggi badan korban. "Dari data tersebut, body part B 061 teridentifikasi dan sudah tidak terbantahkan atas nama Viona Florensa Abraham, jenis kelamin perempuan, usia 19 tahun, asal Maluku, warga negara Indonesia," jelas Budiyono.

Dengan teridentifikasinya 4 body part tersebut, total body part atau jenazah korban pesawat AirAsia yang sudah berhasil diidentifikasi 64. Sedangkan body part yang sudah diterima Tim DVI 72. Sabtu pagi tadi, 2 body part diterima Tim DVI dari Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan.

"2 Body part yang baru datang sudah kami lakukan pemeriksaan postmortem, dan 12 body part yang lama berjenis kelamin 6 perempuan dan 6 laki-laki. Kami masih lakukan proses pendalaman rekonsiliasi," pungkas Budiyono. (Sun/Sss)



Back To Top Go To Bottom

27. Politisi PKS: Tak Ada Tokoh KMP di Balik Pertemuan Prabowo-Jokowi
Date/Time : 1/31/2015 5:52:47 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169091/politisi-pks-tak-ada-tokoh-kmp-di-balik-pertemuan-prabowo-jokowi
 

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini menilai, pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat adalah murni pertemanan. Meskipun keduanya pernah bersaing dalam Pilpres 2014, hal itu sudah selesai dan tidak mengganggu pertemanan keduanya.

"Oh pertemuan keduanya itu murni pertemanan. Tidak ada itu tokoh-tokohan yang di belakang keduanya. Iya tidak ada yang dimaksud ada tokoh KMP di belakang pertemuan itu," kata Jazuli di Gedung Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2015).

Hal tersebut sekaligus membantah kabar jika ada tokoh Koalisi Merah Putih (KMP) di balik pertemuan Prabowo dengan Jokowi.

Hal senada diungkapkan Anggota Fraksi PKS Aboe Bakar Al Habsyi. Menurut dia, hal yang lumrah kedua tokoh tersebut melakukan pertemuan.

"Ya namanya juga teman, jadi Jokowi ingin berwarna saja bertemu dengan berbagai temannya dia," kata Aboe Bakar.

Anggota Komisi III DPR itu berujar, sebaiknya apa yang dilakukan Jokowi dengan bertemu beberapa tokoh termasuk tokoh KMP harus diapresiasi positif oleh publik.

"Iya baik dong. Ketemu silaturahmi berbincang dengan tokoh-tokoh di luar pemerintahan. Ya itu tidak ada yang lain," tandas Aboe Bakar.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebelumnya bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Kamis 29 Januari 2015. Prabowo mengaku belum bertemu Jokowi sejak dia dilantik jadi presiden.

"Saya belum sempat ketemu (Jokowi) semenjak pelantikan. Pas baru ini sempat," ujar Prabowo di Istana Bogor. (Ali/Sss)



Back To Top Go To Bottom

28. Jusuf Kalla: Penunggak Pajak Bakal Makin Banyak Masuk Penjara
Date/Time : 1/31/2015 5:51:35 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169066/jusuf-kalla-penunggak-pajak-bakal-makin-banyak-masuk-penjara
 

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan akan makin banyak penunggak pajak yang disandera (gijzeling) masuk penjara, mengingat pemerintah akan terus bersikap tegas dan memburu mereka.

"Gijzeling sudah sesuai dengan undang-undang dan itu merupakan upaya agar masyarakat disiplin membayar pajak. Makin banyak pengemplang, maka makin banyak dipenjara," kata JK saat meninjau pembangunan apartemen rusunami bersubsidi di Kelurahan Jajar Tungal Wiyun, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (31/1/2015).

JK mengatakan, pemerintah akan selalu tegas terhadap penunggak pajak. Apalagi selama ini penunggak pajak di Indonesia menurutnya termasuk beruntung lantaran masih menerapkan gijzeling. Sementara di negara lain pemerintah setempat bersikap tegas terhadap penunggak pajak.

"Kalau di Amerika Serikat, pengemplang pajak malah sudah dipenjara," kata JK.

Soal penunggak pajak ini disampaikan JK menanggapi langkah Direktorat Jenderal Pajak yang mulai menyandera penunggak pajak di Lembaga Pemasyarakatan Salemba pada Jumat 30 Januari kemarin.

"Ini adalah langkah penegakan hukum untuk meningkatkan kepatuhan pajak," ucap JK.

Penunggak pajak yang dipenjara itu berinisial SC (61), salah seorang pemimpin PT DGP, perusahaan penanaman modal asing yang bergerak dalam perdagangan kulit.

PT DGP telah menunggak pajak lebih dari 5 tahun dengan nilai utang Rp 6 miliar. Sebagai penanggung pajak, SC merupakan pihak yang bertanggung jawab.

Ia ditangkap di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, oleh tim gabungan yang melibatkan polisi, juru sita, dan intelijen Direktorat Jenderal Pajak (DJP). SC lalu dibawa ke Rumah Sakit Thamrin untuk menjalani cek kesehatan. Selanjutnya, ia dibawa dan dititipkan ke LP Salemba.

Direktur Pemeriksaan dan Penagihan DJP Dadang Suwarna dalam keterangan pers menyatakan keputusan penyanderaan (gijzeling) itu dilakukan setelah melewati beberapa tahapan, yakni pengiriman surat teguran, surat paksa, dan surat perintah melakukan penyitaan, pemblokiran harta penanggung pajak, serta pencekalan atau pencegahan ke luar negeri.

Di LP Salemba, SC dititipkan sampai 6 bulan, hingga dia melunasi utang pajak. Jika setelah 6 bulan kewajiban tersebut tidak lunas juga, maka penyanderaan badan diteruskan untuk 6 bulan berikutnya. (Ant/Ado/Sss)



Back To Top Go To Bottom

29. Makan Ular Piton, Pria Dibui 9 Tahun
Date/Time : 1/31/2015 5:29:45 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169084/makan-ular-piton-pria-dibui-9-tahun
 

Seorang pria warga negara Zimbabwe dihukum penjara 9 tahun. Gara-garanya ia terbukti mengonsumsi ular piton, spesies reptil yang dilindungi oleh negara tersebut.

"Aku mengonsumsi ular piton untuk pengobatan, menyembuhkan masalah tulang belakang saya," kata pria yang diidentifikasi sebagai Archwell Maramba seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (31/1/2015).

"Setelah memakannya, sakit tulang belakang saya berangsur-angsur sembuh," tambah Maramba dalam keterangannya selama persidangan.

Kepolisian Zimbabwe mengatakan, mereka juga menemukan kulit ular piton dan sebongkah daging ular piton di rumah Maramba.

Dilansir dari BBC, seorang bernama David Senk juga pernah ditahan akibat menggigit ular piton.

Warga kota Sacramento, California, Amerika Serikat itu ditahan setelah 2 kali menggigit seekor ular piton peliharaan hingga terluka parah.

Pada 2011 lalu, otoritas hukum Uni Emirat Arab telah menahan 2 orang karena terbukti hendak menyelundupkan 40 ekor ular piton.

Para peneliti dan pegiat lingkungan telah mendesak pengawasan yang lebih baik, termasuk di antaranya mewajibkan sistem pelacakan, agar kelangsungan hidup ular piton ini tidak terancam akibat ulah manusia. (Tnt/Sss)



Back To Top Go To Bottom

30. News Flash : Kabareskrim Bantah Besanan Dengan Budi Gunawan
Date/Time : 1/31/2015 5:28:33 PM
Direct link : http://video.liputan6.com/news/news-flash-kabareskrim-bantah-besanan-dengan-budi-gunawan-2169085
 

Pemeriksaan terhadap BW akan di lanjutkan serta ratusan bobotoh akan menghadiri final Inter Island di Palembang.



Back To Top Go To Bottom

31. Prancis Buka Penyelidikan Kriminal AirAsia QZ8501
Date/Time : 1/31/2015 5:14:55 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169082/prancis-buka-penyelidikan-kriminal-airasia-qz8501
 

Otoritas Prancis menyatakan telah melakukan penyelidikan kriminal atas musibah jatuhnya AirAsia QZ8501 di Laut Jawa bulan lalu. Kopilot berkebangsaan Prancis, Remi Immanuel Plesel disebutkan mengendalikan pesawat tersebut.

"Seorang hakim Prancis akan menyelidiki kemungkinan telah terjadi 'pembunuhan yang tidak disengaja' terkait kecelakaan AirAsia QZ8501 yang menewaskan 162 orang," demikian disampaikan sumber dari pengadilan pada Jumat 30 Januari waktu setempat seperti dikutip dari AsiaOne, Sabtu (31/1/2015).

Penerbangan QZ8501 dinyatakan hilang kontak dalam cuaca badai pada 28 Desember 2014 di Laut Jawa. Pesawat tersebut terbang dari Surabaya ke Singapura. Sejauh ini baru 72 jenazah yang ditemukan, dari 162 orang di dalam burung besi tersebut.

Pada Kamis 29 Januari, Komite Keselamatan Transportasi Nasional (KNKT) Indonesia yang menganalisis kotak hitam AirAsia QZ8501 mengatakan, sebelum kecelakaan, pesawat itu naik dengan cepat di daerah dengan awan badai besar.

KNKT Indonesia juga mengungkapkan, Airbus A320-200 itu dikendalikan oleh kopilot Prancis, Remi Plesel sebelum jatuh. Bukan dikemudikan sang pilot Kapten Iriyanto, mantan pilot jet tempur yang telah memiliki sekitar 20 ribu jam terbang.

Secara terpisah keluarga Plesel di Prancis mengajukan tuntutan terhadap AirAsia Indonesia karena telah membahayakan kehidupan orang lain. Karena maskapai tersebut tak memiliki izin terbang dengan rute Surabaya-Singapura pada hari kecelakaan itu.

"Keluarga Remi Plesel itu sangat gembira atas investigasi kriminal ini. Kami berharap kebenaran akan terungkap. Ini akan memungkinkan kita untuk akhirnya mengajukan pertanyaan yang tepat," kata pengacara mereka, Eddy Arneton. (Tnt/Sss)



Back To Top Go To Bottom

32. Fosil 'Naga Tiongkok' Ditemukan, Spesies Baru Dinosaurus
Date/Time : 1/31/2015 5:13:18 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169080/fosil-naga-tiongkok-ditemukan-spesies-baru-dinosaurus
 

Spesies baru Dinosaurus berleher panjang alias Sauropoda ditemukan di Tiongkok Tengah. Sang raksasa dijuluki Qijianglong atau naga Quijang. Lehernya saja sangat panjang mencapai 25 kaki atau 7,6 meter, hampir setengah dari panjang tubuhnya.

Dinamakan naga Quijang karena memiliki kemiripan dengan kisah mitologi tentang naga berleher panjang Tiongkok.

Herbivora raksasa ini ditemukan pada 2006 lalu oleh pekerja konstruksi di dekat Kota Quijang. Panjang tubuhnya sekitar 50 kaki atau 15,2 meter. Dia diprediksi berkembang pada periode akhir zaman Jurrasic --periode Jurasik berlangsung sekitar 199,6 juta-145,5 juta tahun lalu.

Saat ditemukan, tengkorak dan tulang leher dinosaurus tersebut masih bersatu. Ini adalah kejadian langka karena biasanya lantaran ukuran tengkoraknya yang kecil, rangka bagian kepala makhluk tersebut seringkali terpisah dari tubuhnya.

Pada awalnya, para peneliti itu tak sadar telah menemukan spesies baru Sauropoda. "Kawasan Tiongkok memiliki banyak fosil dinosaurus, termasuk kerangka dan jejak kaki," kata ketua tim peneliti dari Universitas Alberta, Phillip Currie, seperti dikutip Liputan6.com dari laman Fox News, Sabtu (31/1/2015).

Si Qijianglong ini adalah jenis Sauropoda raksasa, yakni Mamenchisaurus. Dia diperkirakan hidup di China sekitar 160 juta tahun lalu. Panjang leher sebagian besar Sauropoda biasanya hanya mencapai sepertiga dari panjang tubuhnya. Namun leher Mamenchisaurus bisa mencapai setengah panjang tubuhnya.

Tapi tak seperti Sauropoda yang lain, tulang leher Qijianglong berisi udara yang membuat bebannya lebih ringan ketika berjalan.

Sistem persendiannya menunjukkan makhluk ini bergerak dengan lehernya secara horisontal alias menyamping. Lehernya mirip seperti bentuk crane, memudahkannya untuk mencari makan dari pohon-pohon yang sangat tinggi sambil berjalan.

Ukuran raksasanya juga membuat si Naga Quijang ini aman dari serangan dinosaurus pemangsa. Sama seperti halnya gajah pada zaman ini.

Pada saat dinosaurus berleher panjang lain berkembang ke seluruh penjuru dunia, Mamenchisaurus malah berdiam Tiongkok. Namun alasan keberadaannya di sana belum diketahui hingga kini.

"Mamenchisaurus sauropoda sejauh ini hanya diketahui berasal dari Tiongkok. Tapi mereka memiliki kerabat dekat di seluruh dunia. Saya berasumsi, Mamenchisaurus tak bisa menyebar ke kawasan lain karena Tiongkok saat itu cukup terisolasi," papar Currie.

Beberapa peneliti percaya, Mamenchisaurus tak bisa bermigrasi karena laut yang merintangi. Namun menghilang saat kalah dalam kompetisi melawan dinosaurus spesies lain yang datang ketika Tiongkok mulai terhubung dengan daratan lain. (Ndy/Sss)



Back To Top Go To Bottom

33. Pintu Kokpit Macet, Pesawat Mendarat Darurat dengan Kopilot
Date/Time : 1/31/2015 4:55:19 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169067/pintu-kokpit-macet-pesawat-mendarat-darurat-dengan-kopilot
 

Adegan menegangkan terjadi di penebangan Delta Airlines dari Minneapolis ke Las Vegas pada Jumat 30 Januari waktu setempat. Saat pesawat sedang mengudara, tiba-tiba saja si pilot menghampiri para penumpang.

Ada apa gerangan? Padahal seharusnya pengendali transportasi udara itu berada di balik kemudi.

"Itu pilot kami, dia terkunci di luar kokpit. Kami akan mendarat dengan kopilot. Pilot berada di belakang pesawat," ujar penumpang bernama Curry Russell yang merekam video seperti dikutip dari News.com.au, Sabtu (31/1/2015).

Kemudian si pilot menyampaikan kepada penumpang bahwa pintu kokpit terkunci, setelah ia kembali dari toilet. Lalu meminta para penumpang tenang, serta memberitahu kopilot untuk memberitahukan menara pengawas terkait pendaratan darurat tersebut.

"Dari 168 orang di atas pesawat Delta penerbangan 1651 tak ada yang terluka, dan pesawat MD-90 itu juga tidak rusak," ungkap juru bicara Bandara Internasional McCarran, Christine Crews.

Pesawat pun menuju Las Vegas, dan ditarik ke gerbang reguler di McCarran waktu sekitar 00.30 waktu setempat.

"Pesawat komersial itu mendarat dengan kopilot, dan kru Delta Airlines telah dilatih untuk situasi seperti itu," ujar juru bicara Delta Airlines Lindsay McDuff.

Ketika pesawat sudah mendarat, suasana tegang pun mencair. Suara tepuk tangan dari para penumpang pun memecah kepanikan mereka.

Berdasarkan penuturan kru pesawat, jelas McDuff, hanya bagian pintu kokpit yang mengalami kerusakan. "Akan dievaluasi oleh teknisi pemeliharaan," ucap dia. (Tnt/Sss)



Back To Top Go To Bottom

34. Ketahuan Gunakan Bom, 2 Kapal Ikan Ditangkap
Date/Time : 1/31/2015 4:49:34 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169072/ketahuan-gunakan-bom-2-kapal-ikan-ditangkap
 

Kepolisian Resort Raja Ampat, Papua Barat, mengamankan dua kapal ikan, KM Jabal Nur dan KM Dua Putra. Kedua kapal itu berasal dari Sinjai, Sulawesi Selatan. Kapal itu diamankan karena ketahuan menggunakan bom untuk menangkap ikan di perairan Raja Ampat.

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, dalam kasus tersebut 21 orang ditetapkan sebagai tersangka. Dua di antaranya nakhoda. Sisanya, anak buah kapal.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua buah kapal ikan, 3 karung pupuk urea ukuran 25 kilogram, 62 botol kaca ukuran 800 ml, 36 bekas botol air mineral ukuran 800 ml dan 104 buah sumbu.

"Seluruh tersangka saat ini telah diamankan Polres Raja Ampat dan seluruh tersangka diarahkan untuk bermalam di kapal mereka dengan pengawasan ketat. Sebab, saat ini rumah tahanan Polres Raja Ampat penuh dan kami tak dapat lagi menampung tahanan," kata Waterpauw di Papua Barat, Sabtu (31/1/2015).

Waterpauw mengungkapkan, pihaknya terus meningkatan pengamanan dan meminta dukungan ke Mabes Polri untuk meningkatkan patroli, pengawasan sekaligus penindakan terhadap pelaku kejahatan laut.

"Di Perairan Raja Ampat pada khususnya, dan perairan Papua Barat pada umumnya, saat ini semakin terbuka pelanggaran dan kejahatan laut," ucap dia.

KM Jabal Nur dan KM Dua Putra ditangkap sehari sebelumnya, Jumat (30/1/2015), sekitar pukul 13.15 WIT di Perairan Raja Ampat.

Dua nakhoda yang ditangkap yakni Alfing (36), nahkoda KM Jabal Nur, dan Karno (25), nakhoda KM Dua Putra. (Sun/Sss)



Back To Top Go To Bottom

35. Jokowi Tinjau Bendung Ngawi
Date/Time : 1/31/2015 4:43:13 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169068/jokowi-tinjau-bendung-ngawi
 

Presiden Jokowi mengunjungi Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur untuk melihat perbaikan Bendung Budengan yang saat ini sedang diperbaiki oleh petani dan anggota TNI. Perbaikan bendung ini merupakan bagian dari program pemerintah yang menargetkan swasembada beras pada 2018 mendatang.

Jokowi menargetkan perbaikan bendung ini rampung paling lama 2 minggu dan dapat segera difungsikan oleh petani setempat.

"Kedatangan kami ini untuk melihat beberapa bendungan yang perlu direhab. Karena bendungan yang direhab ini yang sebetulnya paling cepat menghasilkan air sampai ke sawah," ujar Jokowi di lokasi, Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (31/1/2015).

Menurut Jokowi, untuk bisa mencapai target sebagai negara swasembada beras, maka hasil panen petani harus ditingkatkan. Dan karena itu harus didukung oleh infrastruktur yang memadai, seperti bendungan untuk mengairi sawah.

"Ini yang harus kita kejar karena kita memang mengejar target," tutur mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Khusus untuk wilayah Ngawi, sambung dia, pemerintah akan membangun 16 bendungan untuk saluran irigasi persawahan petani. Proyek ini merupakan kerjasama antara Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi, Kabupaten, yang juga dibantu dari satuan TNI.

"Yang gini-gini juga perlu dikejar sehingga identifikasi di mana ada bendungan-bendungan yang perlu dikeruk, diperbaiki itu air bisa segera masuk ke sawah," ujar dia.

"Semakin banyak bendungan yang direhab, traktor, dan pompa air yang diberikan ke petani, waduk yang segera dibangun itu lebih baik," pungkas Jokowi. (Ndy/Sss)



Back To Top Go To Bottom

36. Komnas HAM: Sebelum BW Ditangkap, Polri Sudah Gelar Perkara
Date/Time : 1/31/2015 4:30:21 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169065/komnas-ham-sebelum-bw-ditangkap-polri-sudah-gelar-perkara
 

‎Komisioner Komnas HAM Nur Kholis mengungkapkan Bareskrim Polri telah melakukan gelar perkara sebelum melakukan penangkapan terhadap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto atau BW. Jumlah gelar perkara enggan diberitahukan olehnya.

"Saya bisa katakan sudah ada beberapa kali gelar perkara sebelum penangkapan. Tapi kita mau uji dulu, karena ada absen, orang, tanggal, dan siapa yang diperintahkan. Soal berapa kali, belum," kata Nur Kholis di Gedung Komnas ‎HAM, Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

‎Ketua tim penyelidikan ini menuturkan, kasus yang tengah diinvestigasinya bukanlah kasus sederhana. Ia harus melihat gambaran utuh apakah ada kaitan penangkapan BW dengan kerja-kerjanya di KPK, setelah penetapan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka.

"Harus dicari buktinya. Bahannya setumpuk, keterangan itu banyak, kemudian aturan yang diperiksa banyak. Kami harus cocokkan dengan UU HAM. Nah yang penting lagi singkat cuma 1 minggu," tutur dia.

Nur Kholis melanjutkan ada 6 hal yang akan jadi fokus timnya. Yaitu persoalan pemborgolan, persoalan ada anak BW saat penangkapan terjadi, proses ke Bareskrim, situasi di Gedung Bareskrim, koordinasi KPK-Polri, dan proses pelepasannya‎.

‎"Juga perdebatan soal penetapan status tersangka‎ Pak BW. Kita lagi mau uji kenapa cepat prosesnya dari laporan. 5 Hari sebelum penangkapan. Kapan Bareskrim gelar perkara, kapan laporan masuk,"‎ pungkas Nur Kholis.

BW yang ditemani kuasa hukumnya Usman Hamid datang ke Komnas HAM untuk dimintai keterangan terkait penangkapannya pada Jumat 23 Januari lalu. Komnas HAM mendengar sejumlah laporan masyarakat dan para aktivis mengenai dugaan pelanggaran HAM dalam penangkapan BW.

Selain itu, kata Usman, laporan tersebut juga menyebutkan adanya penyalahgunaan wewenang oleh polisi saat menangkap BW. "Dari laporan masyarakat tentang dugaan pelanggaran HAM, penyalahgunaan kekuasaan pada kepolisian pada proses penangkapan, dan penahanan BW. Kami hormati, dan tentu kami akan datang," kata Usman.

BW sendiri merasa terintimidasi dengan perlakuan penyidik saat menangkap dan memeriksanya. Ia mengatakan, saat penyidik menemuinya, mereka menunjukkan surat penangkapan dan penggeledahan kepadanya.

Namun, menurut dia, penyidik hanya memberikan waktu yang singkat baginya untuk membaca surat tersebut. Para penyidik juga memborgol tangannya. Setelah itu, BW mengaku sempat melihat sekelilingnya.

BW telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan memerintahkan saksi memberikan keterangan palsu dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pilkada di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada 2010. BW disangka melanggar Pasal 242 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 juncto Pasal 55 ayat ke 2 KUHP. (Ali/Sss)



Back To Top Go To Bottom

37. Menang di Komnas HAM Tak Pengaruhi Kasus Hukum BW
Date/Time : 1/31/2015 4:19:45 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169064/menang-di-komnas-ham-tak-pengaruhi-kasus-hukum-bw
 

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto atau BW mengadukan adanya dugaan pelanggaran HAM dalam proses penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri kepada Komnas HAM. Namun Komnas HAM menyatakan tak akan ada keringanan hukuman pada BW, meskipun dalam proses penangkapannya terbukti ada pelanggaran HAM.

Ketua Tim Penyelidikan Dugaan Kriminalisasi Pimpinan KPK Komnas HAM Nur Kholis mengatakan, keringanan baru bisa didapat bila termasuk kategori pelanggaran HAM berat.

"Belum tentu berpengaruh pada kasusnya BW sendiri. Itu aspek rumit karena penyelidikan UU Nomor 39 Tahun 1999 tak bawa implikasi pidana. Tapi kalau ada dugaan pidana, direkomendasikan di lembaga berwenang," tutur Nur Kholis di kantor Komnas HAM, Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

"Beda hal kalau penyelidikan Komnas HAM di UU Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, kita lakukan penyelidikan sebagai penyelidik tunggal. Hasil UU Nomor 26 itu diserahkan ke Jaksa Agung, kasusnya harus pelanggaran HAM berat, contoh kasus Trisakti, Semanggi, Priok, dan 1965," imbuh dia

Nur Kholis menjelaskan, pasal yang dipakai untuk investigasi kasus BW terbatas hanya pada manfaat mengontrol tindakan aparatur negara. Meski demikian, Komnas HAM berusaha agar hasil putusan kasus BW ini dapat diserahkan langsung kepada Presiden Jokowi.

"Tapi UU 39 bukan nggak manfaat, tapi untuk kontrol tindakan aparatur negara. Kasus BW ini, rekomendasi nanti pada Presiden. Ini murni jadi penilaian tentang orang dan institusi," tutur nur Kholis.

Mirip Kasus Novel Baswedan

Masih ingat penyidik KPK bernama Novel Baswedan? Namanya mencuat saat kasus simulator SIM yang melibatkan Kakorlantas saat itu (sekarang terpidana) Irjen Pol Djoko Susilo.

Nur Kholis menuturkan, kasus BW saat ini mirip dengan kasus Novel Baswedan. Bisa saja, lanjut dia, proses hukum yang menimpa BW berakhir seperti Novel. Saat itu, Presiden SBY mengakhiri polemik dengan memberikan pidatonya. SBY menilai niat Polri untuk melakukan proses hukum terhadap Kompol Novel Baswedan tidak tepat dari segi waktu maupun caranya‎.

‎"Dalam kasus Novel Baswedan, Komnas HAM juga Investigasi. Selain masukan dari Komnas HAM ada masukan lain yang ending-nya, presiden bilang mungkin kasus itu benar pidana, tapi waktu tetap, dan kasusnya reda sendiri dengan pidato SBY. Waktu itu suasana seperti ini, kita koordinasi KPK, Menkopolhukam, dan Polri," papar Nur Kholis.

Lantas, adakah peluang kasus BW bakal bernasib sama?

"Tergantung Presiden. Itu diskresi kepala negara, mungkin ada pertimbangan lebih besar," tutup Nur Kholis. (Ndy/Sss)



Back To Top Go To Bottom

38. Kabareskrim Awasi Kasus Ketua KPK Abraham Samad
Date/Time : 1/31/2015 4:05:43 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169059/kabareskrim-awasi-kasus-ketua-kpk-abraham-samad
 

Kabareskrim Irjen Pol Budi Waseso menegaskan tak akan mengintervensi kasus Ketua KPK Abraham Samad. Penyelidikan kasus yang membelit pucuk pimpinan KPK itu kini tengah ditelaah penyidik Bareskrim Polri.

"Itu (Pasal yang disangkakan) biar penyidik yang menentukan. Saya tidak akan mengintervensi," kata Budi usai acara Deklarasi Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalahgunaan Narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

Menurut Budi, ia hanya akan berperan sebagai pengawas pada kasus yang membelit Samad itu. Hal ini guna mencegah munculnya anggapan kriminalisasi atas KPK oleh Polri.

"Saya hanya akan mengawasi jalannya supaya benar, supaya tidak ada dugaan kriminalisasi‬," ucap Budi.

Abraham Samad dilaporkan Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia M Yusuf Sahide atas pertemuannya dengan PDIP terkait keinginan menjadi pasangan Jokowi saat Pilpres. Laporan itu telah diterima Bareskrim Polri dengan nomor laporan LP/75/1/2015 pada 22 Januari 2015.

"Perkara dugaan pelanggaran terhadap Pasal 36 Juncto 65 UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK," kata Yusuf saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin 26 Januari 2015 lalu.

Menurut Yusuf, pelanggaran yang dilakukan oleh Samad merupakan pelanggaran etik. Namun, ia menganggap pelanggaran yang dilakukan Samad juga termasuk unsur pidana seperti yang tertuang Pasal 36 Juncto 65 UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

"Ini bukan etik saja, tapi ada unsur pidananya," tambah Yusuf. (Ali/Sss)



Back To Top Go To Bottom

39. Tak Ada Kabar, Yordania-Jepang Khawatirkan 2 Sandera ISIS
Date/Time : 1/31/2015 4:05:07 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169055/tak-ada-kabar-yordania-jepang-khawatirkan-2-sandera-isis
 

Hingga saat ini kondisi dua sandera ISIS -- warga negara Jepang dan Yordania -- belum diketahui. Padahal tenggat waktu untuk pertukaran sudah lewat.

"Para pejabat sedang bekerja sepanjang waktu terkait kasus pilot Mu'ath al-Kasaesbeh, yang ditangkap setelah jetnya jatuh di Suriah bulan lalu," jelas militer Yordania seperti dikutip dari VOA News, Sabtu (31/1/2015).

Dikutip dari Smh.com.au, Yordania masih menunggu bukti bahwa pilot yang disandera masih hidup sebelum melakukan pertukaraan.

Militan ISIS telah mengancam akan membunuhnya si pilot jika Yordania tidak membebaskan tawanan Irak Sajida al-Rishawi sebelum matahari tenggelam hari Kamis 30 Januari waktu setempat. Namun sejak itu, tak terdengar kelanjutan terkait pertukaran tersebut.

Sebelumnya, ungkapan eksekusi tersebut juga disampaikan melalui rekaman suara yang diduga kuat milik sandera Jepang Kenji Goto.

Al-Rishawi merupakan terpidana mati di Yordania karena perannya dalam pengeboman maut di Amman pada tahun 2005. Tetapi Yordania mengatakan baru akan membebaskannya jika mendapat bukti bahwa pilotnya masih hidup.

Kendati demikian, rekaman suara yang sepertinya dirilis oleh ISIS, tidak menjanjikan bahwa salah satu sandera itu akan dilepaskan sebagai imbalan atas pembebasan al-Rishawi.

Upaya dukungan agar kedua sandera segera dibebaskan datang dari orang-orang di Yordania dan Jepang. Mereka turun ke jalan-jalan hari Jumat 30 Januari waktu setempat, menyerukan dipulangkannya kedua sandera itu dengan selamat.

Sementara istri Goto, Rinko, menyampaikan permohonan yang emosional pada Kamis 29 Januari malam waktu setempat, kepada Tokyo dan Amman untuk menyelamatkan suaminya. (Tnt/Sss)



Back To Top Go To Bottom

40. Pengamat: Pertemuan Jokowi-Prabowo Harus Jadi Evaluasi Diri KIH
Date/Time : 1/31/2015 3:57:06 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169058/pengamat-pertemuan-jokowi-prabowo-harus-jadi-evaluasi-diri-kih
 

Pertemuan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Bogor, Jawa Barat, dianggap sebagai sindiran bagi ‎partai politik pengusung Jokowi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH)‎. Apalagi, santer dikabarkan Jokowi sulit mengambil keputusan terkait kisruh KPK-Polri lantaran kuatnya tekanan dari parpol KIH.

Pengamat politik dan kolumnis Fachry Ali mengatakan, pertemuan kedua tokoh tersebut harusnya bisa menjadi bahan evaluasi diri bagi KIH untuk selalu mendukung kebijakan presiden yang disokongnya.

"Pertemuan ini bisa jadi sindiran juga buat partai koalisi untuk bercermin. Harusnya koalisi memberikan dukungan kepada Jokowi. Tapi ini malah menekan, mengintervensi," kata Fachry Ali di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

Kedatangan Prabowo untuk menemui Jokowi di Istana Bogor, menurut dia, justru membuat citra positif di mata publik terhadap Koalisi Merah Putih (KMP). Mantan Danjen Kopassus itu dianggap negarawan dan tidak memiliki perasaan dendam meski kalah dalam Pilpres 2014.

"Pak Prabowo itu seorang patriotik. Pertemuan itu adalah surprise. Secara moral dia memberikan eksplisit bantuan politik ke kawannya. Karena persoalan bangsa yang dipertaruhkan. Justru parpol pendukung Jokowi bukan partai patriotik," ucap dia.

Pendiri Lembaga Studi dan Pengembangan Etika Usaha (LSPEU) Indonesia itu menuturkan, meskipun Jokowi dan Prabowo sempat membicarakan permasalahan bangsa yang terjadi saat ini, Jokowi tidak akan keluar dari PDIP bersama koalisinya.

"Secara taktis baru 100 hari. Artikulasi dia (Jokowi) belum berjalan sesuai harapan. Sulit dia melakukan itu. Tapi, kalau dia mundur dari partai, dan ada jaminan seluruh rakyat untuk mendukung dia, itu nggak masalah," tandas Fachry. (Ado/Sss)



Back To Top Go To Bottom

41. Duka Kakek 65 Tahun, Bakar Rumah Lalu Gantung Diri
Date/Time : 1/31/2015 3:50:46 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169056/duka-kakek-65-tahun-bakar-rumah-lalu-gantung-diri
 

Merasa tak diperhatikan oleh keluarganya, Martono bunuh diri di dekat sumur. Kapolsek Gamping Agus Z mengatakan, kejadian itu diketahui saksi, Mutaroh. Dia melihat mertua laki-lakinya yang berusia 65 tahun membakar rumah sebelum bunuh diri.

Mutaroh menceritakan, sekitar pukul 03.00 WIB, dia mencium bau bensin dari dalam rumah. Setelah terbangun, dia melihat sebagian rumah dibakar mertuanya. Sang mertua lari menjauh setelah melihat api mulai membakar rumah. Spontan saksi berteriak minta tolong warga untuk memadamkan api.

"Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB, bertempat di Dusun Pereng Kembang RT 02 RW 20 Balecatur Gamping. Saksi berteriak minta tolong pada warga sekitar," ujar Agus di Yogyakarta, Sabtu (31/1/2015).

Agus menjelaskan, kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Gamping, Yogyakarta. Polisi pun melakukan olah TKP dan kemudian mencari Martono. Namun orang yang dicari ternyata sudah meninggal. Kakek itu ditemukan gantung diri di atas sumur milik warga, Pardiono, tak jauh dari rumah Martono.

"Setelah olah TKP kebakaran, kita cari pelakunya. Warga menemukan Martono sudah gantung diri di sumur. Di samping sumur ditemukan obat untuk membasmi serangga," ujar Agus.

Dia menambahkan, dalam olah TKP ditemukan surat wasiat yang berisi kekecewaan pelaku kepada istri, anak, dan menantunya sehingga bunuh diri. Di dinding rumah juga didapati tulisan "Omah segawe aku tak obong" (rumah yang saya bikin saya bakar).

Agus mengatakan, berdasarkan olah TKP Tim Identifikasi Res Sleman dan dokter puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan ataupun tindak pidana di tubuh korban.

Keluarga pelaku menerima musibah itu dan meminta petugas tidak melakukan visum. Mereka juga membuat pernyataan tidak akan menuntut kepada pihak manapun terkait peristiwa tersebut. "Jenazahnya langsung dimakamkan hari ini," tutup Agus. (Sun/Sss)



Back To Top Go To Bottom

42. Berburu Dessert Unik nan Lezat di Pantai Indah Kapuk
Date/Time : 1/31/2015 3:37:54 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169053/berburu-dessert-unik-nan-lezat-di-pantai-indah-kapuk
 

Jelang akhir pekan, saatnya berburu kuliner menawan, seperti di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, di sini terkenal dengan menu kuliner enak dan unik yang bisa menjadi menu pilihan Anda.

Salah satunya kedai North Pole atau Kutup Utara yang berada di Ruko Crown Blok A57, di sini tersedia dessert ice cream nan lezat, seperti menu dengan nama smoky pan yang dihargai Rp 64.000.     

Kedai kedua ada Shirayuki yang dalam bahasa Indonesia berarti salju berwarna putih, kedai ini berada di Rukan No. 10, di sini masih dengan menu ice cream, salah satunya wanatoki matsuri yang artinya festival, dihargai Rp 37.000.

Menu ini adalah gulali yang dibentuk seperti pohon dengan warna putik kebiruan. Dessert pertama adalah ice cream teh hijau Jepang, rasanya sedikit pahit dan cocok dipadukan dengan gulali, rasanya lumer dan manis di mulut. Menu spesial di kedai ini adalah soft cream atau ice cream yang tekstrurnya sangat lembut sekali.

Menu kedua namanya warabi mochi yang dimakan dengan gula merah, rasanya manis dan kenyal. Enaknya makan dessert ini sambil ngobrol bersama teman atau pasangan Anda.

Berikutnya kedai ketiga dan sekaligus destinasi dessert terakhir, namanya Cake A-Boo yang ada di ruko Garden House B-22. Kedai ini berkonsep seperti pabrik kue. Saat masuk ke kedai Cake A-Boo ini, Anda akan disuguhi makanan yang ada di conveyor belt dan Anda tinggal memilihnya.

Salah satu yang ada di conveyor belt yakni nutella burger yang dihargai Rp 35.000, rasanya manis dan krispi. Menu lainnya ada volcano, harganya sama dengan nutella burger. Dessert ini memang berbentuk gunung merapi dan berwarna coklat dan isinya coklat pula. Mmm....

Tertarik dengan menu-menu lezat dan unik tersebut, datang saja langsung ke Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Saksikan selengkapnya dalam Jelajah Kuliner yang ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Sabtu (31/1/2015), di bawah ini. (Dan/Sss)



Back To Top Go To Bottom

43. Kuburan Pink Bayi di Inggris Menuai Protes
Date/Time : 1/31/2015 3:26:33 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169047/kuburan-pink-bayi-di-inggris-menuai-protes
 

Duka tengah menyelimuti seorang ibu di Oxford, Inggris ini. Jabang bayi yang belum dilahirkannya meninggal dunia.

Untuk menghibur diri, wanita bernama Jade Beadle membuat makam buah hatinya di Pemakaman Kidlington berbeda dari yang lain. Berwarna pink cerah, ditaburi kerikil berwarna serupa serta dihiasi mainan dan foto si kecil. Bahkan di sekelilingnya dilindungi pagar kayu.

Namun ia semakin sedih karena keberadaan makam bayinya yang meninggal setelah 39 minggu kehamilan pada Agustus lalu, menuai protes. Sepucuk surat dari Kepala Dewan Desa Kidlington -- tempatnya tinggal -- dilayangkan kepadanya.

Berisi pemberitahuan bahwa makam putrinya melanggar peraturan, karena tak sesuai dengan kebiasaan di kawasan tersebut. Pernak-pernik yang ditempatkan di atasnya yang menjadi permasalahan.

"Makam pink ini tidak memiliki lentera, sehingga tidak ada cahaya yang mengganggu siapa pun. Tak juga memiliki lonceng yang berbunyi saat tertiup angin, sehingga tidak ada suara yang mengganggu," jelas Beadle seperti dimuat Daily Mail, Sabtu (31/1/2015).

"Sejauh yang saya tahu tidak ada keluhan dari siapa pun tentang makam putriku," tambah wanita yang bekerja di supermarket itu.

"Ini hanya sebuah kuburan kecil merah muda untuk seorang gadis kecil, dan saya pikir mereka tahu bayi perempuan kecil memiliki kamar penuh boneka dan dinding serta tirai di kamarnya berwarna merah muda atau pink".

"Kami hanya mencoba untuk membuat kuburan itu seperti kamarnya, hanya itu yang kami bisa lakukan, jelas Beadle.

Beadle pun diberi batas waktu hingga Sabtu ini untuk membersihkan segala sesuatu kecuali batu nisan. Jika tak dipatuhi, sebuah tim akan dikerahkan untuk membersihkan makam tersebut. (Tnt/Sss)



Back To Top Go To Bottom

44. PAN: Harusnya Jokowi Gunakan Wantimpres, Bukan Tim Independen
Date/Time : 1/31/2015 3:21:59 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169049/pan-harusnya-jokowi-gunakan-wantimpres-bukan-tim-independen
 

Presiden Joko Widodo atau Jokowi membentuk Tim Independen yang berisi 9 tokoh nasional untuk memberikan masukan bagi penyelesaian kisruh KPK-Polri. Namun, Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi menilai pembentukan tim tersebut telah dipakai Jokowi untuk menjadi tameng politik.

"Jokowi pakai tameng politik dengan mengundang Tim Independen, road show ke mana-mana," ujar Viva Yoga dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

Terlepas dari adanya tekanan atau tidak, lanjut dia, Jokowi harusnya segera bersikap dengan melihat fakta hukum yang ada.

"Saya nggak tahu apakah Presiden dapat tekanan eksternal. Yang jelas tameng-tameng politik digunakan hadapi tekanan itu. Sebaiknya Presiden tegaskan diri dengan berangkat dari fakta hukum," ujar dia.

Viva Yoga‎ juga menuturkan, sebaiknya Jokowi lebih memakai jasa Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Alasannya, lembaga itu memang diciptakan untuk memberi saran bagi Jokowi.

"Yang ramai hukum dan politik dicampurkan. ‎Harusnya gunakan institusi formal seperti Wantimpres. Kepala Negara harus tegas meneguhkan dia ksatria dan segera diputus kontes ini seperti Indonesian Idol. Tentukan sikap Beliau, itu yang ditunggu," tegas Viva Yoga.

‎Terkait adanya tekanan dari partai pendukung Jokowi, dia meminta mantan Gubernur DKI Jakarta itu berdiri tegar pada keputusannya sendiri dan tidak terganggu kepentingan lain.

"Jokowi itu memang kader PDIP, tapi jangan lupa dia Kepala Pemerintahan, dia bukan Presiden para pemilihnya, tapi Presiden yang berdiri di atas seluruh golongan, baik yang memilih dan tidak memilih," tandas Viva Yoga. (Ado/Sss)



Back To Top Go To Bottom

45. Jokowi Ungkap Maksud Status Facebooknya
Date/Time : 1/31/2015 3:05:15 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169045/jokowi-ungkap-maksud-status-facebooknya
 

Memanasnya hubungan antara KPK dengan Polri membuat banyak bermunculan persepsi terkait apa yang dialami Presiden Joko Widodo. Terlebih Tim 9 yang dibentuk Jokowi untuk meredakan konflik KPK-Polri menyatakan pemilihan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri bukan inisiatifnya sendiri.

Pernyataan tersebut membuat banyak pihak beranggapan Presiden Jokowi mendapat tekanan dari sejumlah pihak, termasuk dari partai politik yang mengusungnya.

Di tengah kondisi ini, Jokowi menuliskan sebuah status di akun facebooknya yang berbunyi "Suro Diro Joyoningrat Lebur Dening Pangastuti". Kata tersebut diketahui merupakan suatu ungkapan atau filosofi Jawa.

Dalam suatu kesempatan, Tim Liputan 6 SCTV dan Fokus Indosiar melakukan wawancara eksklusif dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Dalam wawancara ini, Jokowi mengungkapkan maksud dari isi status facebooknya itu.

Berikut transkrip wawancara selengkapnya reporter Retno Pinasti dan Ryan Wiedaryanto bersama Presiden Joko Widodo yang ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Sabtu (31/1/2015). Saksikan juga videonya di bagian bawah artikel ini:

Mengenai sosial media. Di facebook Pak Jokowi tertulis "Suro Diro Joyoningrat Lebur Dening Pangastuti". Apa itu Bapak yang menulis sendiri?

Karena memang filosofi-filosofi Jawa pada saat-saat yang perlu itu bisa mendinginkan kita. Artinya memang yang kita tulis sebetulnya bahwa sesuatu yang keras atau angkara murka itu bisa dikalahkan oleh kelembutan, hal-hal yang bijak, kesabaran, dan itu saya kira sebuah filosofi yang baik.

Bapak sekarang sedang dikerasi atau ditekan oleh siapa sehingga harus dilembutkan? Kalau boleh tahu itu kan seperti curhatan seorang presiden?

Ndak. Itu bukan curhatan. Itu filosofi yang kita semua harus ngerti bahwa sesuatu yang keras dan angkara murka itu bisa dikalahkan dengan sebuah kelembutan, kesabaran, dan sebuah kebijakan yang baik.

Tapi dipostingnya tepat saat kemarin kisruh KPK-Polri, karena kemarin banyak sekali yang menduga Pak Jokowi mendapatkan "tekanan" dari partai-partai pengusung Pak Jokowi sendiri?

Kalau dalam proses-proses bernegara, memimpin negara sebesar Indonesia, bayangkan 17 ribu pulau, bayangkan ada 250 juta penduduk. Jadi kalau ada tekanan dari kanan, kiri, atas, bawah buat saya juga biasa.

Jadi ada tekanan ya, Pak?

Kalau saya ngomong nggak ada, pasti kamu juga nggak percaya.

Pak, kalau ke kasus Budi Gunawan yang menjadi calon Kapolri, sampai kapan Pak Jokowi akan memberi tenggang waktu untuk kemudian menentukan calon Kapolri?

Sabar sedikit. Sabar sedikit. Karena sekali lagi kita masih menunggu proses hukum. Tidak mungkin kita, kalau kewenangan penuhnya di saya saja nggak ada proses-proses sebelumnya ya sudah saya putusin kemarin-kemarin.

Apa sampai pra-peradilan, Pak?

Ya, itu. Mestinya kan karena ada proses pra-peradilan dan juga harus menghargai proses hukum itu. Dan saya nggak mau mengintervensi apapun. Oleh sebab itu kita ya sabar sedikit menunggu. (Nfs/Sss)

Baca juga: Jokowi: Kasus KPK-Polri Semula Hanya Masalah Biasa, Tapi...



Back To Top Go To Bottom

46. Bareskrim Polri Panggil Saksi Gali Kasus Abraham Samad
Date/Time : 1/31/2015 2:50:52 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169041/bareskrim-polri-panggil-saksi-gali-kasus-abraham-samad
 

Penyidik Bareskrim Polri masih terus menyelidiki laporan mengenai dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Irjen Pol Budi Waseso mengatakan penyidik tidak menutup kemungkinan akan memanggil sejumlah saksi guna menindaklanjuti laporan tersebut. Termasuk memanggil Plt Sekjen PDIP Hasto Kristyanto.

"Kalau soal aturan hukum, kita taat pada hukum. Siapa saja bisa jadi saksi," kata Budi usai acara Deklarasi Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalahgunaan Narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

Meski begitu, Budi menyatakan belum dapat memastikan kapan pemanggilan terhadap saksi atas pelaporan itu akan dilakukan. Sebab yang berkaitan dengan proses penyelidikan dan pemanggilan saksi merupakan wewenang dari penyidik Bareskrim Polri.

"Kita lihat nanti. Artinya gini, kalau secara undang-undang itu harus ya pasti, kan semua warga negara di mata hukum punya hak yang sama," tambah Budi.

Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebelumnya membeberkan langkah politik Ketua KPK Abraham Samad saat menjelang Pilpres 2014 yang ditulis dalam sebuah blog berjudul 'Rumah Kaca Abraham Samad'. Hasto membenarkan adanya pertemuan antara Abraham Samad dan pihak PDIP terkait keinginan menjadi pasangan Jokowi saat Pilpres.

Atas tindakannya itu, Abraham Samad dinilai melanggar undang-undang lantaran terlibat dalam aktivitas politik.

Hal itu pun dilaporkan oleh Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia M Yusuf Sahide pada 22 Januari 2015. Laporan itu telah diterima Bareskrim Polri dengan nomor laporan LP/75/1/2015.

"Perkara dugaan pelanggaran terhadap Pasal 36 Juncto 65 UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK," kata Yusuf saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin 26 Januari 2015 lalu.

Menurut Yusuf, pelanggaran yang dilakukan Samad merupakan pelanggaran etik. Namun ia menganggap pelanggaran tersebut juga termasuk unsur pidana seperti yang tertuang Pasal 36 Juncto 65 UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK.

"Ini bukan etik saja, tapi ada unsur pidananya," demikian Yusuf. (Ali/Sss)



Back To Top Go To Bottom

47. Jokowi: Kasus KPK-Polri Semula Hanya Masalah Biasa, Tapi...
Date/Time : 1/31/2015 2:46:52 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169042/jokowi-kasus-kpk-polri-semula-hanya-masalah-biasa-tapi
 

Kisruh 2 institusi negara yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) belum juga berakhir. Sejumlah kalangan meminta Presiden Joko Widodo segera mengambil sikap terkait konflik 2 institusi penegak hukum tersebut.

Sepanjang Kamis 29 Januari kemarin, Presiden Jokowi bertemu sejumlah tokoh besar. Antara lain, pertemuan dengan mantan rivalnya di Pemilu 2013 lalu Prabowo Subianto di Istana Bogor. Kemudian pertemuan dengan mantan Presiden ke 3 RI BJ Habibie di Istana Negara. Dan pada malam harinya bertemu Kompolnas dan Kabareskrim.

Sejumlah pihak menduga pertemuan Jokowi tersebut semata-mata dilakukan terkait kisruh KPK-Polri. Namun Jokowi menyatakan, pertemuannya terkait permasalahan nasional. Bukan spesifik pada masalah KPK-Polri.

Dalam wawancara eksklusif bersama Tim Liputan 6 SCTV dan Fokus Indosiar, Jokowi juga mengatakan, kasus KPK-Polri semula hanya masalah biasa. Namun menjadi tidak biasa karena ada proses politik dan proses hukum yang berbarengan.

Berikut transkrip wawancara selengkapnya reporter Retno Pinasti dan Ryan Wiedaryanto bersama Presiden Joko Widodo di halaman Istana Negara yang ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Sabtu (31/1/2015). Saksikan juga videonya di bagian bawah artikel ini:

Hari-hari ini Pak Jokowi sepertinya perhatiannya tersita ke soal KPK-Polri Pak ya?

Oh ndak juga. Kita rutin biasa kok. Jadi ini kan persoalan tidak bisa diselesaikan cepat karena masih dalam proses hukum. Dan kita harus menghormati proses-proses hukum itu. Sehingga ya, kayak kemarin kita ke Sumatera Utara, kita ke Kuala Tanjung, ke Sei Mangkei itu kan kita ke sana. Kalau ada kunjungan lagi kayak besok Sabtu saya ke Ngawi ya ke sana. Sudah rutinitas seperti itu. Di sini ada rapat-rapat kabinet yang berjalan biasa.

Jadi tugas lainnya tetap berjalan sambil menunggu proses hukum seperti yang tadi Pak Jokowi katakan ya?

Ya, karena nggak bisa kita putuskan tanpa proses hukum itu ada.

Tapi kemarin cukup intens ya Pak. Banyak sekali tokoh-tokoh yang bertemu Bapak. Ada Pak Prabowo, Pak Habibie, bahkan malam-malam masih memanggil Kompolnas dan Kabareskrim. Mungkin masyarakat banyak yang belum mengetahui ya kalau dari sisi Pak Jokowi, apa sih Pak yang sebenarnya terjadi sehubungan dengan kasus KPK-Polri ini?

Ya sebetulnya ini masalah yang biasa, tetapi menjadi tidak biasa karena ada proses politik dan proses hukum yang berbarengan. Sehingga inilah yang menyebabkan kasusnya menjadi terangkat naik dan menjadi perhatian masyarakat. Tetapi, ya sabar sedikitlah, nanti segera rampung kok.

Namun ada yang mengatakan bahwa, saat Bapak ketemu Pak Prabowo itu adalah wujud Bapak meminta dukungan dari pihak koalisi sebelah?

Oh ndak. Sekarang koalisi-koalisi kan dapat dikatakan sudah nggak ada. Semua partai kan mempunyai keinginan yang sama untuk Indonesia ke depan yang lebih baik, untuk rakyat ke depan yang lebih baik. Semuanya punya keinginan yang sama. Seperti kemarin ketemu Pak Prabowo ya kita bicara itu. Tidak berbicara spesifik masalah KPK dan Polri. (Nfs/Sss)

Baca juga: Jokowi Ungkap Maksud Status Facebooknya



Back To Top Go To Bottom

48. Pemkot Gorontalo Segera Berhentikan 750 Pegawai Honorer
Date/Time : 1/31/2015 2:42:04 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169040/pemkot-gorontalo-segera-berhentikan-750-pegawai-honorer
 

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Gorontalo akan memberhentikan 750 pegawai honorer yang mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.

Jumlah pegawai honorer di Pemkot Gorontalo saat ini lebih dari 1.500 orang. Menurut Walikota Gorontalo Marten Taha, jumlah itu sangat tidak efektif. Idealnya, lanjut Marten, Pemerintah Kota Gorontalo hanya membutuhkan 750 tenaga honorer.

"Idealnya kita butuh 50 persen dari jumlah sekarang. Sisanya nggak efektif," kata Marten di Gorontalo, Sabtu (31/1/2015).

Jika benar Pemkot memberhentikan 750 pegawai honorer, dapat dipastikan pengangguran di Kota Gorontalo akan bertambah.

Penghapusan atau pengurangan pegawai honorer di lingkungan pemerintahan sebenarnya telah dilakukan beberapa daerah. Salah satunya Pemprov DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, bahkan telah mengeluarkan kebijakan baru dengan mengalihkan dana bagi pegawai honorer untuk meningkatkan pendapatan PNS DKI.

Mulai tahun ini, Ahok meningkatkan gaji PNS DKI Jakarta 2 sampai 3 kali lipat. Untuk staf biasa, take home pay Rp 9 juta per bulan. Sementara setingkat kepala badan mencapai Rp 78 juta. Dananya diambil dari anggaran honorarium senilai Rp 2,3 triliun dalam APBD 2015. (Sun/Sss)



Back To Top Go To Bottom

49. Kabareskrim: Anggota Polri Tidak Dilarang Jadi Saksi di KPK
Date/Time : 1/31/2015 2:40:24 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169036/kabareskrim-anggota-polri-tidak-dilarang-jadi-saksi-di-kpk
 

KPK terus berupaya memanggil saksi terkait penyidikan kasus dugaan kepemilikan rekening tak wajar dengan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan. Namun, sejumlah perwira Polri yang menjadi saksi atas kasus tersebut tak pernah hadir di Gedung KPK.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Irjen Pol Budi Waseso menegaskan pihaknya tak pernah melarang anggota Polri untuk hadir sebagai saksi atas kasus Budi Gunawan.

"Tidak. Tidak ada," tegas Budi usai acara Deklarasi Rehabilitas 100.000 Penyalahgunaan Narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

Sebanyak 14 saksi telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan KPK. Namun hanya 1 saksi saja yang memenuhi panggilan dari lembaga antirasuah tersebut. Sisanya memilih tak hadir, termasuk Komjen BG yang juga memilih absen pada Jumat 30 Januari 2015.

Dari total saksi tersebut diketahui, 8 di antaranya adalah anggota Polri aktif dan nonaktif, sisanya adalah warga sipil.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Ronny F Sompie meminta masyarakat untuk tidak memberi stigma negatif terkait ketidakhadiran itu yang kemudian dihubung-hubungkan sebagai bentuk perlawanan Polri.

"Tidak ada kata intervensi, tidak ada kata perlawanan," tegas Ronny di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 27 Januari 2015 lalu. (Ali/Sss)



Back To Top Go To Bottom

50. Janji Jokowi kepada Petani Ngawi
Date/Time : 1/31/2015 2:38:27 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169038/janji-jokowi-kepada-petani-ngawi
 

Presiden Jokowi memerintahkan seluruh aparat penegak hukum untuk menindak tegas distributor pupuk dan benih yang selama ini kerap merugikan petani. Hal ini diucapkan dia di hadapan para petani di Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

"Kalau ada yang main dengan petani, kalau itu distributor, saya akan minta Pak Kapolda ambil itu orang," ucap Jokowi saat memberikan bantuan 850 unit hand tractor dan 337 unit pompa air kepada perwakilan kelompok tani di Desa Keras Wetan, Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (31/1/2015).

Jokowi menjelaskan, salah satu penyebab produksi beras di Indonesia menurun, karena distribusi pupuk dan benih tidak tepat pada waktunya alias terlambat sampai ke petani. Jadi, selain merugikan petani, kelakuan distributor pupuk dan benih nakal juga harus ditindak tegas. Karena akibat kelakuan mereka, program swasembada beras yang telah dicanangkan pemerintah untuk 3 tahun mendatang menjadi terhambat.

"Ini urusan besar, negara Indonesia harus swasembada pangan, kita juga harus berdulat pangan, itu targetnya," tutur dia.

Untuk itu, Jokowi yang didampingi Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya langsung menginstruksikan agar sistem lelang pengadaan pupuk dan benih dihilangkan. Sistem ini nantinya akan diganti dengan metode penunjukan langsung. Dengan begitu petani bisa langsung memanfaatkan pupuk dan benih untuk keperluan pertanian mereka.

"Karena tidak mau lagi kita yang namanya impor beras, impor gula, impor kedelai. Sawah kita, kebun kita banyak sekali," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Tujuan kita target kita 3 tahun sudah harus swasembada beras, perkiraan saya 2 tahun sudah bisa. Kita berikan itu tidak cuma-cuma supaya produksinya harus naik, bukan turun," pungkas Jokowi. (Ndy/Sss)



Back To Top Go To Bottom

51. Dikendarai Bocah, Mobil Angkutan Pedesaan Seruduk Warga
Date/Time : 1/31/2015 2:26:19 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169033/dikendarai-bocah-mobil-angkutan-pedesaan-seruduk-warga
 

Mobil angkutan pedesaan dengan nomor polisi BH 1834 DU yang dikemudikan Andri, bocah berusia 13 tahun, mengalami kecelakaan di Sungai Penuh, Jambi. Tentu saja bocah ini belum bisa mengendarai mobil, akibatnya mobil nahas ini rusak berat akibat terjun masuk sawah.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Sabtu (31/1/2015), sebelum masuk sawah, mobil ini terlebih dahulu menabrak sepeda motor yang sedang melaju dan seorang pejalan kaki. Akibatnya pejalan kaki ini mengalami patah tulang kaki.

Karena mengalami trauma dan shock, pengemudi bocah ini langsung dibawa pulang keluarganya.

Untuk menghindari kecelakaan serupa, bagi Anda para orangtua jangan pernah mengizinkan anak-anak Anda yang belum cukup umur untuk mengendarai mobil. (Dan/Sss)



Back To Top Go To Bottom

52. Militer AS: Ahli Senjata Kimia ISIS Tewas
Date/Time : 1/31/2015 2:25:01 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169030/militer-as-ahli-senjata-kimia-isis-tewas
 

Seorang pakar senjata kimia kelompok yang menamakan diri Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS dilaporkan tewas dalam serangan udara koalisi. Informasi tersebut disampaikan oleh pihak militer Amerika Serikat (AS).

"Keahlian Abu Malik, yang lalu memberikan pelatihan di ISIS membuat kelompok itu memiliki kemampuan untuk mengupayakan senjata kimia," demikian jelas militer AS melalui sebuah pernyataan yang dimuat BBC, Sabtu (31/1/2015).

Malik adalah seorang insinyur yang menjabat sebagai ahli senjata kimia di bawah mantan Presiden Irak Saddam Hussein, sebelum bergabung dengan Al-Qaeda di Irak dan kemudian ISIS.

"Malik tewas dalam serangan di dekat Mosul pada tanggal 24 Januari," demikian menurut keterangan militer AS.

Koalisi pimpinan Amerika telah melancarkan hampir 2.000 serangan terhadap ISIS.

"Kematian Malik diharapkan mengguncangkan dan mengacaukan ISIS. Serta melemahkan kemampuan mereka untuk memproduksi dan menggunakan senjata kimia," kata militer AS lagi.

Banyak laporan yang menyebutkan ISIS menggunakan gas klorin, tetapi tidak diperoleh bukti yang menunjukkan kelompok ini telah mengumpulkan wadah senjata kimia secara signifikan.

Muntah-muntah dan Pusing

Tahun lalu, sejumlah polisi Irak menderita pusing dan muntah-muntah setelah bentrok dengan pasukan ISIS di utara Baghdad. Kondisi tersebut diyakini kuat akibat terpapar gas klorin.

Gas klorin digolongkan sebagai "bahan pencekik," yang membakar paru-paru ketika dihirup dalam jumlah besar. Namun tingkat bahayanya masih jauh dibandingkan gas saraf.

ISIS menguasai daerah yang luas di Suriah, di kawasan yang dulunya merupakan sentra pembuatan senjata kimia yang belakangan sudah dimusnahkan pemerintah berdasarkan kesepakatan dengan PBB, namun masih ada bahan kimia yang lolos tak terawasi.

AS dan sekutu-sekutunya telah menyerang sejumlah posisi ISIS di Irak dan Suriah sejak Agustus lalu, menghancurkan peralatan militer dan membunuh sejumlah pasukannya.

Para petinggi militer koalisi berharap mereka dapat mengambil kembali kota kunci Mosul dengan bantuan pasukan Irak musim semi ini. Tetapi ada kekhawatiran pasukan Irak belum siap untuk melakukan serangan darat yang dibutuhkan. (Tnt/Sss)



Back To Top Go To Bottom

53. Lapor ke Rumah Sakit, Pecandu Narkoba Langsung Direhabilitasi
Date/Time : 1/31/2015 2:06:28 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169031/lapor-ke-rumah-sakit-pecandu-narkoba-langsung-direhabilitasi
 

Badan Narkotika Nasional (BNN) terus berupaya mengurangi jumlah peredaran narkoba di Indonesia. Salah satu usaha yang dilakukan yakni dengan menyembuhkan atau merehabilitasi  pecandu narkoba.

Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar mengatakan, saat ini para pecandu narkoba yang melapor ke rumah sakit dan instansi pemerintah lainnya tidak akan dikenakan sanksi pidana. Nantinya laporan tersebut akan diproses untuk upaya merehabilitasi mereka.

"Kalau ada keluarga yang diketahui sebagai pengguna narkotika, segera lapor ke rumah sakit agar tidak dituntut dengan sanksi pidana," kata Anang saat memberikan sambutan dalam acara Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalahgunaan Narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

Diakui Anang, target merehabilitasi 100 ribu pecandu narkoba pada 2015 ini tidak mudah. Sebab dari catatan BNN, sejak 2011 jumlah pecandu narkoba di seluruh Indonesia mencapai 4 juta orang. Untuk itu, BNN menggandeng pihak terkait. Di antaranya TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Sosial untuk membantu jalannya program tersebut.

"Kita semua harus bekerja sama. Polri, khususnya penyidik yang paling penting, karena penyalahgunaan itu statusnya ada dimensi hukum. Nantinya penyidik Polri yang memilah-milah mana pengguna yang ditempatkan di rehabilitasi, mana pengguna yang merangkap pengedar yang ditempatkan diproses tindak pidana," tambah Anang.

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan, pengguna narkotika bisa melaporkan langsung masalah ketergantungan yang dihadapi ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), yang tersebar di 34 provinsi seluruh Indonesia. Institusi tersebut mulai dari klinik, rumah sakit, hingga panti-panti rehabilitasi.

"Kementerian Kesehatan menyadari penyalahgunaan narkoba tidak bisa dengan penangkapan bandar-bandar saja, tetapi juga melalui terapi kepada pengguna," ucap Nila.

Dalam menyukseskan program rehabilitasi 100 ribu pengguna narkoba, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa siap membantu dengan menyediakan sekitar 105 panti rehabilitasi untuk menampung pengguna narkotika di Indonesia. (Sun/Sss)



Back To Top Go To Bottom

54. Minta Izin Pulang Awal, Siswi SD di Bali Diculik Ibu Palsu
Date/Time : 1/31/2015 2:03:14 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169028/minta-izin-pulang-awal-siswi-sd-di-bali-diculik-ibu-palsu
 

Seorang siswi Sekolah Dasar di Denpasar, Bali diculik saat berada di sekolah. Korban saat itu meminta izin pulang lebih awal kepada guru dengan alasan dijemput ibu kandung karena ada keperluan keluarga, namun nyatanya ibu palsu.

Namun semenjak pergi meninggalkan sekolah, hingga hari ini keberadaan anak perempuan tersebut belum diketahui. Pihak orangtua korban mengaku tidak pernah menjemput anaknya di sekolah untuk keperluan sembahyang.

Atas kejadian ini, seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Sabtu (31/1/2015), pihak keluarga kemudian melaporkan kasus kehilangan anak pada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perlindungan Anak dan pihak Polres Tabanan.

Pihak LSM sempat menyelidiki keberadaan korban melalui nomor telepon genggam yang dibawa korban. LSM dan kepolisian setempat telah menyisir beberapa tempat penginapan di wilayah Tabanan, namun belum juga diketahui keberadaan korban.

Sampai hari ini pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap korban dan pelaku penculikan. Belum diketahui secara pasti motif penculikan tersebut. (Dan/Sss)



Back To Top Go To Bottom

55. DBD Renggut 7 Nyawa Anak dan Balita di Brebes
Date/Time : 1/31/2015 1:42:01 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169022/dbd-renggut-7-nyawa-anak-dan-balita-di-brebes
 

Fogging atau pengasapan di wilayah Brebes, Jawa Tengah terus dilakukan, namun serangan demam berdarah tak juga berkurang. Bukan tanpa alasan, pengasapan terus digiatkan karena di Kabupaten Brebes sudah 3 anak dan 4 balita meninggal dunia akibat gigitan nyamuk aides aigepty.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Sabtu (31/1/2015), Januari ini saja terdapat 64 kasus demam berdarah dengue (DBD) yang menyerang anak-anak di Brebes. Hal ini pun ditakutkan akan semakin meningkat seiiring datangnya musim hujan.

Di Tabanan, Bali, pasien DBD membeludak. Akibatnya sebagian pasien terpaksa dirawat di lorong rumah sakit akibat kekurangan kamar inap.

Data rumah sakit tercatat sebanyak 134 pasien menjalani perawatan di Rumah Sakit Tabanan. Jumlah pasien DBD meningkat 60 persen.

Serangan nyamuk aides aigepty juga terjadi di Nusa Tenggara Timur. Mulai di Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores hingga Pulau Timor.

Kawasan kumuh menjadi lahan potensi DBD akut bagi siapapun bila tidak segera diawasi. Ironisnya sampai saat ini Dinas Kesehatan Provinsi NTT belum melakukan fogging di setiap lokasi rawan DBD. (Dan/Sss)



Back To Top Go To Bottom

56. 2 Warga AS Ditembaki Dekat Istana di Arab Saudi
Date/Time : 1/31/2015 1:39:20 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169019/2-warga-as-ditembaki-dekat-istana-di-arab-saudi
 

Dua warga negara Amerika Serikat ditembaki seseorang ketika berada dekat dengan istana kerajaan di Provinsi Timur Arab Saudi. Insiden tersebut telah diketahui kedutaan besar negara pimpinan Barack Obama di negeri timur tengah.

"Seorang warga Amerika terluka dalam penembakan yang terjadi Jumat 30 Januari waktu setempat," demikian diungkapkan Kedutaan Besar AS di Riyadh seperti dikutip dari CNN, Sabtu (31/1/2015).

Menurut pihak kedutaan, dua warganya itu ditembaki dekat istana di Hofuf, Arab Saudi.

"Salah satu terluka. Tak ada yang meninggal," jelas pihak kedutaan melalui sebuah pernyataan.

Sejauh ini, identitas kedua warga AS itu belum dipublikasikan. Informasi terkait motif penembakan dan identitas penyerang juga belum diketahui.

"Pasukan keamanan sedang menyelidiki, dan kedutaan sedang mencari informasi lebih lanjut tentang insiden itu," ungkap pihak kedutaan.

Dikutip dari Fox News dari penyataan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi, kedua korban penembakan dari mobil lain di Provinsi Al-Ahsa berada dalam kondisi stabil.

Pria itu diyakini terkena peluru di bagian kaki dan tangan, sementara seorang lagi tak terluka. (Tnt/Sss)



Back To Top Go To Bottom

57. Kisruh KPK-Polri, Ada Campur Tangan Penguasa Lama?
Date/Time : 1/31/2015 1:34:15 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169020/kisruh-kpk-polri-ada-campur-tangan-penguasa-lama
 

100 Hari Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla ditandai dengan memanasnya hubungan antara Polri dan KPK. KPK menetapkan calon kapolri Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka. Tak lama setelah itu, Bareskrim Polri menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Kini hubungan kedua institusi penegak hukum itu masih memanas, lebih-lebih setelah Budi Gunawan mangkir dalam pemeriksaan KPK, Jumat 30 Januari kemarin.  

Pengamat hukum Suparji Ahmad menilai penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka tak lepas dari campur tangan kekuasaan lama.

"KPK sekarang ini masih produk lama, tentu kepentingan penguasa terdahulu yang muncul, melindungi kepentingan penguasa sebelumnya. Bisa saja ada yang mengkhawatirkan, jadi dengan segala cara KPK lakukan hal-hal pengamanan sekaligus melindungi dan mencegah hal buruk penguasa sebelumnya," kata Suparji dalam diskusi 'Menanti Ketegasan Jokowi' di Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

Menurut Suparji, tak menutup kemungkinan kalau KPK dapat pengaruh dari kekuasaan. Jika ada hal yang tidak disukai penguasa, maka proses hukum di KPK dipercepat.

"Mengganggu kekuasaan, maka proses dipercepat dan itu fakta. Misal kasus Anas Urbaningrum. Katanya sebagai korupsi politik mau jadi presiden maka ada kelemahan dari sisi hukum, dan pada akhirnya KPK bertindak dan jadi terpidana sekarang," ucap Suparji.

KPK menetapkan Budi Gunawan (BG) sebagai tersangka atas dugaan menerima hadiah atau janji terkait transaksi mencurigakan atau tidak wajar. Diduga hal itu dilakukan mantan ajudan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri tersebut saat menjabat Kepala Biro Pembinaan Karir (Binkar) Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Markas Besar Polri 2003-2006 dan jabatan lainnya.

Sedangkan Bambang Widjojanto ditangkap penyidik Bareskrim pada 23 Januari 2015. Namun penangkapan Bambang hanya berlangsung 1 x 24 jam. Dia kemudian dibebaskan setelah ada jaminan dari wakil ketua KPK lainnya. Kini, baik Budi maupun Bambang, masih aktif menjalankan tugas jabatan mereka masing-masing. (Sun/Sss)



Back To Top Go To Bottom

58. 2 Nelayan Filipina Hanyut di Raja Ampat
Date/Time : 1/31/2015 1:23:42 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169018/2-nelayan-filipina-hanyut-di-raja-ampat
 

Dua nelayan warga negara Filipina ditemukan hanyut di sekitar Pos Wayag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Keduanya, yakni Carlie Imiyenis (40) dan Fernand Intia (43).

Carlie dan Fernand adalah warga Kalumpang, General Santos, Filipina. Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, keduanya ditemukan di saat Polair Polres Raja Ampat sedang berpatroli di sekitar kawasan Pos Wayag.

"Dalam keterangan korban disebutkan bahwa keduanya adalah nelayan ikan di kapal penangkap ikan jenis fambut yang bernama KM Sila yang dinahkodai Pedro bersama dengan 11 anak buah kapal, termasuk korban," kata Paulus ketika dihubungi dari Jayapura, Papua, Sabtu (31/1/2015).

"Namun pada 21 Januari lalu, kapal tersebut dihantam ombak dan kapal tenggelam. Hingga mengakibatkan mereka terpencar satu sama lain," imbuh dia.

Saat ini, kata dia, 2 nelayan Filipina tersebut berada di Polres Raja Ampat di Waisai. Selanjutnya mereka akan diserahkan ke Imigrasi setempat.

Paulus mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi untuk mencari korban lainnya.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Kedutaan Filipina. Jika keduanya bersalah, tetap diproses hukum yang berlaku. Kami masih periksa intensif untuk diambil keterangannya," pungkas Paulus. (Ndy/Sss)



Back To Top Go To Bottom

59. Pengacara Budi Gunawan Janji Beri Kejutan untuk KPK
Date/Time : 1/31/2015 12:56:50 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169014/pengacara-budi-gunawan-janji-beri-kejutan-untuk-kpk
 

Pengacara Komjen Pol Budi Gunawan, Fredrich Yunadi berjanji akan memberikan kejutan dalam praperadilan kliennya. Dalam proses persidangan itu, ia akan membongkar sistem penyelidikan dan penyidikan KPK yang dinilainya menyalahi aturan.

"Tunggu dalam sidang praperadilan. Saya akan berikan surprise. Antara lain penyidik KPK akan mengungkap bagaimana proses penyidikan KPK yang penuh permainan kotor" kata Fredrich di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2015).

Meski demikian, ia menolak memerinci nama dan juga jumlah mantan penyidik KPK yang akan menjadi saksi nantinya.

"Nanti dalam persidangan akan diungkap bagaimana permainan kotor yang dilakukan KPK. Kita mau membuktikan sama praperadilan itu contohnya bahwa penetapan tersangka ini adalah perbuatan melawan hukum sebagaimana yang saya sebutkan dalam pasal 21 dan dikuatkan oleh Putusan MK Nomor 49," kata Fredrich

Fredrich juga menuding dalam penetapan seorang tersangka, KPK selalu bertindak semena-mena. Hal itu akan diungkapkan berdasarkan rekaman yang dimiliki oleh pihaknya.

"'Kamu harus menetapkan dia jadi tersangka, saya tidak mau tahu, ini perintah'. Ini bukan asumsi, kita punya rekamannya. Bukan terkait dengan Budi Gunawan langsung, tapi ini akan memberikan contoh bahwa dia (KPK) terbukti banyak permainan dan kepentingan politik," ujar Fredrich.

Dia juga menyebut Budi Gunawan mangkir dari panggilan KPK memang diperbolehkan oleh UU KPK. Karena menurut dia, pemanggilan tersebut adalah cacat hukum.

"Menurut Pasal 21 UU KPK, pimpinan KPK terdiri 5 orang. Dalam ayat 3 putusan itu, kolektif kolegial‎. Pada Putusan MK juga menguatkan Pasal 21 UU KPK itu bertindak wajib pimpinan KPK itu 5 orang dan sekarang berapa sisa pimpinan, cuma 4," kata dia.

"Jadi apa yang dilakukan KPK sekarang cacat hukum. Tidak ada kapasitas lakukan penyelidikan," imbuh Fredrich. (Ali/Sss)



Back To Top Go To Bottom

60. Di Balik Foto Dramatis Suarez Pahlawan Bayi Ledakan Gas Meksiko
Date/Time : 1/31/2015 12:42:12 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169000/di-balik-foto-dramatis-suarez-pahlawan-bayi-ledakan-gas-meksiko
 

Sebutan pahlawan tak hanya diperuntukkan bagi mereka yang terjun di medan perang membela negara. Tapi juga bisa disematkan kepada seorang penolong. Seperti dialami polisi Meksiko bernama Mauro Enrique Vera Suarez.

Ketika tragedi ledakan gas terjadi di sebuah rumah sakit bersalin di Mexico City, Kamis 29 Januari 2015, ia tengah bersiap memulai shift pagi dan sudah berada di markas. Namun merasakan getaran amat keras hingga menggoyangkan daun pintu dan jendela.

Suarez dan rekan-rekannya pun pergi ke luar. "Mereka mengatakan kepada kami ada ledakan," kata dia seperti dimuat CNN yang dikutip Sabtu (31/1/2015).

Lalu ia dan tim bergegas ke lokasi, yang terlihat dari jauh ada asap dan kepulan debu menjulang. Ketika tiba di sana, Suarez menemukan rumah sakit ibu-anak itu sudah hancur. Banyak orang-orang bersimbah darah berteriak minta tolong.

Lebih dari 100 orang dilaporkan masih berada di dalam gedung.

Foto Dramatis Evakuasi Bayi

Setibanya di sana, Suarez dan petugas lainnya langsung menuju reruntuhan mencari korban selamat. Mencari di balik puing-puing atap yang berserakan.

"Aku melihat ada sesuatu bergerak-gerak di bawah puing. Ternyata ada bayi menghadap ke tanah, dengan kepala dan lutut dalam reruntuhan," beber Suarez.

Menurut Suarez, bayi malang itu tidak terluka parah.

"Dia mengalami luka kecil tergores. Saya memeluknya dan mengevakuasinya dari reruntuhan," jelas Suarez.

Ia pun menuju tim medis sambil menggendong bayi di lengan kirinya, sambil memberi isyarat kepada rekan-rekan untuk mencari mereka yang terluka lainnya.
 
Pada saat ia bergegas melewati puing-puing sambil membawa si orok untuk diserahkan ke paramedis, seseorang mengabadikan momen itu dengan kamera. Lalu mempostingnya di Twitter.

Setelah itu ia meraih tandu dan berlari ke lokasi reruntuhan untuk mencari lebih banyak korban.

"Satu-satunya yang ada di benakku adalah melakukan pertolongan untuk orang lain. Saat itu Anda tak akan ingat jika memiliki keluarga, ibu, ayah, anak-anak atau istri. Anda pasti berkonsentrasi untuk menolong. Aku bukan satu-satunya yang ada di sana. Rekan-rekanku juga menyelamatkan korban," beber Suarez.

Usai bertugas, Suarez pun mencari tahu keadaan si bayi yang ditolongnya.

"Aku ingin tahu apa yang terjadi dengan bayinya. Pekerjaan kami untuk menyelamatkan orang lain," kicau Suarez melalui Twitter yang diposting melalui akun keamanan publik setempat.

"Ya, saya ingin tahu bahwa dia baik-baik saja," sambung Suarez.

Namun pada malam hari, Sekretaris Kementerian Kesehatan Mexico City Armando Ahued menyampaikan kabar buruk. "Seorang perawat meninggal, serta dua bayi. Puluhan lain terluka, sekitar sepertiga dari mereka anak-anak," ucap dia.

Ketika ditanyakan bagaimana kondisi orok yang yang fotonya beredar di Twitter saat diselamatkan, disebutkan bayi itu adalah salah satu dari dua orang yang tidak selamat. "Ia adalah bayi dengan luka patah tulang sangat serius di kepala, dan ia meninggal," ucap dia.

Suarez pun tak kalah terkejut mengetahui berita itu. "Ini berita yang sangat menyedihkan. Aku turut berdukacita," ucap dia. (Tnt/Sss)



Back To Top Go To Bottom

61. 2 Bangkai Kapal Perang Dunia II di Selat Sunda Jadi Cagar Budaya
Date/Time : 1/31/2015 12:36:12 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2169004/2-bangkai-kapal-perang-dunia-ii-di-selat-sunda-jadi-cagar-budaya
 

Bangkai kapal Perang Dunia II, Hams Pert milik Australia dan USS Houston milik Amerika Serikat, akan dijadikan benda cagar budaya oleh Pemerintah Indonesia. Dua kapal perang itu tenggelam di Selat Sunda pada 1942.

Namun sebelum mewujudkan rencana itu, pemerintah masih mengkaji dan membicarakannya dengan negara pemilik kapal. Salah satu yang menjadi perhatian adalah dugaan masih adanya amunisi dan bahan peledak di bangkai kapal tersebut.

"Tentunya harus ada kajian panjang mengenai posisi kapal. Pemerintah harus menjamin keselamatan pelayaran," kata Nafri, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten, di ruang rapat kantor ASDP Ferry Cabang Merak, Banten, Sabtu (31/1/2015).

Untuk membicarakan masalah itu, Pemerintah Indonesia diwakili KSOP, TNI AL, Ditpolair Polda Banten, Peneliti Cagar Budaya, dan Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Terkait dugaan masih adanya amunisi dan bahan peledak, KSOP meminta agar tim ahli cagar budaya beserta Direktorat Navigasi mengkaji ulang posisi pasti dua kapal tersebut, sehingga bisa menjamin keselamatan dalam berlayar.

"Disarankan, jalur navigasi kapal dikaji ulang dan diganti. Area tersebut harus dijadikan area terlarang, tidak boleh ada kapal yang buang jangkar di situ," terang Nafri.

Tak hanya itu, KSOP juga telah melayangkan surat ke Kementrian Luar Negeri (Kemlu) karena keberadaan dua bangkai kapal asing itu bisa saja mempengaruhi hubungan luar negeri Indonesia.

"Kemlu berpendapat, dua kapal perang ini harus mendapatkan penetapan lebih dulu dari pemerintah, dengan tetap memperhatikan zonasi perlindungan cagar budaya. Kami juga berkewajiban mempublikasikan potensi bahaya terkait amunisi yang kemungkinan masih aktif," tegas dia.

Besi Kapal Dijarah

Adapun Pemerintah Australia yang diwakili Atase Pertahanan Australia untuk Indonesia, Brigjen John Gould, mengaku senang Pemerintah Indonesia memperhatikan bangkai kapal perang mereka.

"Saya sangat bangga dengan Indonesia. Kami bersama-sama mencari solusi agar kapal ini tetap aman, tapi juga tidak membahayakan keselamatan pelayaran di perairan tersebut. Kami berterima kasih karena Pemerintah Indonesia memberikan perhatian terhadap kapal ini," kata John Gould.

John Gould yang mampu berbahasa Indonesia dengan terbata-bata ini menjelaskan, berdasarkan catatan di negaranya, amunisi Perang Dunia II kemungkinan masih berada di dalam kapal saat tenggelam.

Namun dia tak bisa memastikan hal tersebut. Karena seiring berjalannya waktu, bisa saja amunisi itu sudah dijarah oleh tangan tak bertanggung jawab. Sebab, besi kapal perang Hams Perth itu diduga telah dicuri pada 2013.

"Kalau dulu tenggelam selama 73 tahun, kurang lebih amunisi masih ada. Untuk memastikan itu berbahaya atau tidak, harus ada pakar atau ahli yang melihat. Terus, ada orang orang yang ambil besi secara liar sebanyak 6 ribu ton, seperti perunggu, pipa, dan besi-besi tua," demikian John Gould. (Sun/Sss)



Back To Top Go To Bottom

62. Pengacara: Penangkapan BW Tak Sah Secara Aturan
Date/Time : 1/31/2015 11:50:42 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168991/pengacara-penangkapan-bw-tak-sah-secara-aturan
 

Pengacara Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Isnur menuturkan tak ada gelar perkara yang dilakukan penyidik Bareskrim Polri sebelum menangkap kliennya. Hal ini menyebabkan penangkapan menyalahi aturan.

"Soal Perkap (peraturan kapolri) 2014 tentang manajemen penyelidikan. Di situ jelas kalau penyidik mau menangkap seseorang harus ada pemanggilan dulu. Pertanyaan adalah pemanggilan secara resmi? Tidak ada panggilan itu. Beda dengan KPK panggil dulu, panggilan pertama, kedua, dan seterusnya," ujar Isnur dalam diskusi 'Menanti Ketegasan Jokowi' di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu, (31/1/2015).

"Penangkapan BW tidak sah secara aturan. Perintah penahanan jelas diatur dalam Perkap, penahanan harus setelah gelar perkara. Penyidik diam saat ditanya sudah lakukan atau belum," tambah dia.

‎Selain itu, Direktur Kepala Bidang Penanganan Kasus LBH Jakarta‎ ini membantah adanya cacat hukum dalam pemanggilan pemeriksaan Budi Gunawan. Hal tersebut dianggap mendelegitimasi hukum.

"Seluruh proses penegakan hukum yang banyak, kalau mendelegitimasi hanya 4. Ini melegitimasi semua sistem hukum,‎" tandas Isnur.

Bambang Widjojanto sebelumnya ditangkap Bareskrim Polri saat mengantar anaknya ke sekolah di Depok, Jawa Barat. Bambang langsung dibawa ke Mabes Polri untuk diperiksa.

Usai diperiksa penyidik Polri, Bambang dijadikan tersangka terkait kasus mengarahkan saksi untuk memberikan keterangan palsu dalam sengketa Pilkada di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah pada 2010.

Tim penyidik Polri mengaku menemukan dua alat bukti yang sah untuk memeriksa Bambang dan menetapkannya sebagai tersangka. (Ali/Tnt)



Back To Top Go To Bottom

63. 4 Jurus Jokowi Hadapi Kisruh KPK-Polri
Date/Time : 1/31/2015 11:46:26 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168992/4-jurus-jokowi-hadapi-kisruh-kpk-polri
 

100 Hari pemerintahan Jokowi-JK diwarnai memanasnya hubungan Kapolri-KPK. Namun Jokowi memiliki 4 strategi untuk menangani masalah ini. Apa saja stateginya?

"Saya lihat Jokowi ada 4 strategi yang dilakukan di panggung depan, tapi tak tahu yang di belakang," kata pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto dalam diskusi 'Menanti Ketegasan Jokowi', di Cikini, Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

Menurut Gun Gun, strategi pertama Jokowi, yakni jurus mengulur waktu. Hal itu, kata dia, bisa dilihat saat paripurna DPR beberapa waktu lalu memutuskan untuk mendukung Komjen Pol Budi Gunawan menjadi kapolri.

"Ini bola panas pada Istana. Dua dilema, pemanggilan keputusan yang cepat dan ragam kepentingan pada Jokowi. Dia lakukan dengan tunda pelantikan BG sebagai exit strategi sementara," tutur dia.

‎"Kedua, pra-kondisi netralisasi pandangan di publik. Pak Jokowi undang 7 jadi 9 (tim independen) sosok senior yang ubah fokus perhatian publik dari Jokowi ke tokoh senior ini. Ini yang disebut pra-kondisi. Jokowi juga bisa ditamengi Tim 9. Buya Syafii keluarkan statement yang usul kapolri itu yang lain, bukan Jokowi. Buat Polemik jadi lebih tersebar. Rekomendasi juga jadi polemik sendiri, untuk tak melanjutkan BG," papar Gun Gun.

Jurus ketiga, lanjut Gun Gun, Jokowi memanfaatkan media massa.‎ Media mainstream diundang untuk memasok cara pandang Istana dan diberikan ke masyarakat untuk membentuk opini publik sesuai yang dikehendaki Jokowi.

"Terakhir, zone possible agreement. Pertemuan Jokowi dengan Prabowo dan Habibie, lalu Kompolnas. Panggung utama dengan Prabowo, ada efek domino. Banyak perbincangan di sosial media bahwa Prabowo dukung pemerintahan, jadi fokus. Peluang Jokowi manfaatkan panggung beri pesan pada elite parpol yang ada di lingkaran Istana dan menekan Jokowi," tutur Gun Gun.

Meski Jokowi sudah mengeluarkan 4 jurus, Gun Gun melihat, hal ini hanya bersifat sementara. Ketegasan Jokowi pada akhirnya harus ditunjukkan.‎ "Empat strategi ini akan bermuara apakah Jokowi punya ketegasan. Ini hanya strategi antara saja," tandas Gun Gun. (Ndy/Sun)



Back To Top Go To Bottom

64. Jakarta Disebut Kota Paling Tak Aman, Apa Langkah Kapolda Metro?
Date/Time : 1/31/2015 11:33:31 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168901/jakarta-disebut-kota-paling-tak-aman-apa-langkah-kapolda-metro
 

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono berjanji akan memaksimalkan pengamanan Ibukota Jakarta. Hal ini terkait rekor Jakarta yang masuk ke dalam 50 kota besar paling tak aman sedunia, sesuai hasil survei Economist Intelligence Unit.

Unggung mengaku tak akan segan-segan melumpuhkan oknum yang ditemukan tengah bertindak aksi kriminal. Bahkan, kata dia, dalam beberapa kasus, polisi terpaksa menembak penjahat yang garang melawan.

Selain itu, sambung dia, Polda Metro Jaya juga akan intensif melancarkan Operasi Binakusuma (Operasi Anti-Premanisme) yang dilakukan pihak aparat sejak 19-28 Januari 2015 lalu.

"Dari hasil keseluruhan, (preman) yang kita amankan 2.785 orang dengan penanganan terpisah. Yang kita tahan 305 orang dan yang kita bina 2.480 orang selama 10 hari. (Pelaku kejahatan) Di Tangerang, Bekasi, dan Depok sudah kita lumpuhkan," jelas Unggung saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (30/1/2015).

Sniper

Dalam kesempatan ini Unggung juga menanggapi wacana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang berencana menempatkan penembak jitu (sniper) di daerah-daerah rawan kriminal. Menurut Unggung, upaya patroli keliling dan menempatkan anggota Brimob di pos-pos pantau sebenarnya sudah cukup efektif sebagai upaya preventif pencegahan tindak kriminal. Namun, sambung dia, jika hal itu dinilai kurang, Polda Metro Jaya siap menurunkan sumber daya manusia (SDM) terbaik yang dimiliki Polri untuk mengamankan Ibukota.

"Kami (kepolisian) telah sering bertemu dengan Pak Gubernur. Hal yang kita bicarakan termasuk ketertiban Jakarta, yaitu tertib lalin (lalu lintas), pembuangan sampah, penertiban PKL (pedagang kaki lima), sampai masalah keamanan. Intinya saya dan Pangdam (Panglima Kodam) siap mem-backup Pak Gubernur untuk memberikan rasa aman (kepada masyarakat)," ucap dia.

Kasus pembegalan motor yang marak terjadi belakangan ini meresahkan warga ibukota, khususnya yang berada di pinggiran ibukota seperti Depok, Tangerang, Bekasi. Mengantisipasi hal itu terulang, Unggung telah mempersenjatai anggotanya dengan senapan api yang berjaga di pos pantau maupun patroli.

"Sebelumnya (wacana sniper), anggota-anggota (polisi) kita di pos pantau itu sudah menggunakan senjata untuk menjaga anggota kita yang bertugas di jalan dan untuk mengamankan masyarakat. Yang saya utamakan adalah saat jam berangkat kantor dan jam pulang kerja. Di samping itu kita laksanakan patroli, kadang kala dalam skala besar, yaitu gabungan Shabara, Brimob, dan ada TNI dengan peningkatan jam patroli," tandas Unggung.

Hasil survei yang dirilis Economist Intelligence Unit (EIU) menempatkan Jakarta sebagai salah satu kota paling tidak aman sedunia. Survei yang meneliti 50 kota di dunia itu memasukkan 40 indikator kuantitatif dan kualitatif. Ke-40 indikator tersebut terbagi dalam 4 kategori tematik, yakni keamanan digital, jaminan kesehatan, infrastruktur, dan personal. Setiap kategori terbagi lagi ke dalam 3-8 subindikator, seperti langkah kebijakan dan frekuensi kecelakaan lalu lintas. (Riz/Ndy)



Back To Top Go To Bottom

65. Bareskrim Polri Pastikan Periksa Ketua KPK Abraham Samad
Date/Time : 1/31/2015 11:32:02 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168980/bareskrim-polri-pastikan-periksa-ketua-kpk-abraham-samad
 

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Irjen Pol Budi Waseso mengatakan, institusinya masih menyelidiki laporan mengenai dugaan pelanggaran pidana yang dilakukan Ketua KPK Abraham Samad. Ia juga memastikan dalam pengusutan kasus ini penyidik akan memanggil dan memeriksa Samad.

"Yang jelas, pasti (diperiksa)," kata Budi usai acara deklarasi Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalahgunaan Narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

Namun, Budi belum dapat memastikan kapan Abraham Samad akan dipanggil ke kantornya untuk menjalani pemeriksaan. Sebab menurut Budi, hal itu merupakan kewenangan penyidik . "Kalau pemanggilan urusan penyidik," ucap Budi.

Sebelumnya, pelaporan terhadap Ketua KPK Abraham Samad dilayangkan oleh Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia M Yusuf Sahide. Laporan itu telah diterima Bareskrim Polri dengan nomor laporan LP/75/1/2015 Bareskrim pada 22 Januari 2015. Samad juga dilaporkan lantaran terlibat aktivitas politik saat Pilpres 2014 lalu.

"Perkara dugaan pelanggaran terhadap Pasal 36 Juncto 65 UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK," kata Yusuf saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin 26 Januari 2015 lalu.

Menurut Yusuf, pelanggaran yang dilakukan Samad merupakan pelanggaran etik. Namun, ia menganggap pelanggaran yang dilakukan Samad juga termasuk unsur pidana seperti yang tertuang Pasal 36 Juncto 65 UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK. "Ini bukan etik saja tapi ada unsur pidananya," tambah Yusuf. (Ali/Sun)



Back To Top Go To Bottom

66. Mobil dan Pengawal Jokowi Dikerubuti Warga Ngawi
Date/Time : 1/31/2015 10:49:29 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168975/mobil-dan-pengawal-jokowi-dikerubuti-warga-ngawi
 

Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Ngawi, Jawa Timur pada Sabtu 31 Januari 2015. Kedatangan Jokowi untuk memberikan bantuan berupa 850 unit hand tractor untuk sejumlah kelompok tani.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tiba di lokasi pukul 09.30 WIB. Sontak, ribuan massa yang sudah berkumpul di sawah langsung riuh menyambut kedatangan rombongan sang Presiden.

Jokowi bersama Ibu Negara Iriana langsung menuju persawahan yang telah disiapkan oleh panitia. Dan di sana, rombongan juga sudah ditunggu Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Yang menarik, meski Jokowi sudah ke pematang sawah, namun masih sangat banyak warga yang mengerumuni mobil orang nomor itu. Mobil dengan pelat nomor Indonesia 1 berwarna merah tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Ngawi.



Mereka asik mengabadikan momen kedatangan mobil presiden di jalan aspal yang membelah pematang sawah. Dan hal itu pun diizinkan oleh Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres) serta Polisi Militer yang menjaganya.

"Silakan kalau mau foto-foto. Tapi mohon jangan dipegang ya," ujar salah satu Polisi Militer yang menjaga mobil tersebut.

Pantauan Liputan6.com di lokasi, tidak hanya bagian depan mobil, bagian belakang juga turut menjadi sasaran masyarakat yang mengantre berfoto bersama mobil presiden. Bahkan, tidak sedikit pula warga yang meminta berfoto bersama dengan Polisi Militer yang memegang senapan laras panjang.

"Pak minta foto ya. Foto bareng ya," kata seorang perempuan paruh baya sambil menggendong anaknya.

Meski tidak menjawab, namun Polisi Militer yang mengawal Jokowi itu mengabulkan permintaan perempuan tadi sambil mengangguk dan tersenyum ramah. Setelah itu, warga lainnya tak mau ketinggalan bergantian meminta foto bersama. (Ndy)



Back To Top Go To Bottom

67. Pengacara: Panggilan KPK Terhadap BG Cacat Hukum
Date/Time : 1/31/2015 10:49:29 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168972/pengacara-panggilan-kpk-terhadap-bg-cacat-hukum
 

Calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan mangkir dari panggilan pemeriksaan perdana KPK. Kuasa hukum Polri dan Budi Gunawan Fredrich Yunadi‎ menuturkan, hal tersebut memang diperbolehkan untuk tak dipenuhi kliennya karena dinilai cacat hukum.

‎"Menurut Pasal 21 UU KPK, pimpinan KPK terdiri 5 orang. Dalam ayat 3 putusan itu, kolektif kolegial‎. Di Putusan MK juga menguatkan Pasal 21 UU KPK itu bertindak wajib pimpinan KPK itu 5 orang dan sekarang berapa sisa pimpinan, cuma 4," kata Fredrich, dalam diskusi 'Menanti Ketegasan Jokowi', di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (31/1/2015)

"Jadi apa yang dilakukan KPK sekarang cacat hukum. Tidak ada kapasitas lakukan penyelidikan," imbuh dia.

Selain itu, tambah dia, ‎cacat hukum lainnya yakni berdasarkan surat panggilan oleh KPK. Dalam surat itu, terdapat tanda tangan penyidik yang merupakan seorang pensiunan anggota Polri.

"Yang tanda tangani setelah kami teliti adalah mantan Polri angkatan 1999. Ada syarat untuk jadi penyidik, dia wajib di sekolah Reserse Kriminal. Lalu harus dapat izajah dari Kapolres. Kalau sudah keluar dari polisi, apakah boleh namakan diri atau mengaku sebagai penyidik," tutur dia.

"Kasus ini sedang diselidiki dan dalam waktu dekat, Polri akan lakukan tindakan hukum tegas sebagai orang yang mengaku penyidik. ‎Tidak ada kriminalisasi penyidik tapi kalau ada orang mengaku penyidik, apakah kita biarkan. Polri tegas menindak oknum tersebut," tutur Fredrich.

KPK menetapkan Budi Gunawan atau BG sebagai tersangka atas dugaan menerima hadiah atau janji terkait transaksi mencurigakan atau tidak wajar. Diduga hal itu dilakukan mantan ajudan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri tersebut saat menjabat Kepala Biro Pembinaan Karir (Binkar) Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Markas Besar Polri 2003-2006 dan jabatan lainnya.

Budi Gunawan sebelumnya ditetapkan menjadi tersangka karena diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b, Pasal 5 ayat 2, Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHPidana.

Karena mangkir dalam pemeriksaan pertamanya, KPK akan memanggil kembali Budi Gunawan pekan depan.

Sementara pimpinan KPK saat ini hanya berjumlah 4 orang, karena Wakil Ketua Busyro Muqqodas telah habis masa jabatan sebagai Wakil Ketua KPK. Pimpinan KPK yang aktif adalah Ketua KPK Abraham Samad, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Wakil Ketua KPK Zulkarnain, dan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja. (Ndy/Tnt)



Back To Top Go To Bottom

68. 7 Warga Sipil Ukraina Tewas Terkena Tembakan Artileri
Date/Time : 1/31/2015 10:41:36 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168971/7-warga-sipil-ukraina-tewas-terkena-tembakan-artileri
 

Pemerintahan kota di Donetsk, Ukraina yang dikuasai pemberontak melaporkan ada lima orang tewas terkena tembakan artileri, ketika sedang menunggu bantuan kemanusiaan di luar sebuah pusat kebudayaan. Sementara dua orang lainnya tewas ketika tembakan artileri mengenai sebuah bus troli di tempat lain di kota itu.

Para pejabat kota menuduh serangan itu dilakukan pasukan pemerintah Ukraina. Namun Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional pemerintah setempat menuding serangan di luar pusat kebudayaan itu dilakukan pemberontak.

"Jumlah korban tewas ada tujuh orang," kata pejabat yang tak disebutkan identitasnya seperti dikutip dari VOA News, Sabtu (31/1/2015).

Pihak berwenang Ukraina juga melaporkan, ada tujuh warga sipil tewas hari Jumat waktu setempat. Akibat tembakan artileri pemberontak di Kota Debaltseve, persimpangan rute kereta api yang menghubungkan kota-kota utama di Provinsi Luhansk dan Donetsk yang dikuasai separatis -- merupakan lokasi pertempuran intensif pekan ini.

Militer Ukraina juga menyatakan lima tentaranya tewas dan 23 lainnya terluka dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, perundingan perdamaian yang sedianya dilakukan Jumat di Minsk gagal terwujud, setelah dua delegasi separatis yang telah datang ke ibukota Belarus mengumumkan perundingan itu dibatalkan. Sehingga mereka pulang kembali ke Moskow.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko telah menyerukan dilakukannya perundingan perdamaian putaran baru, untuk menanggapi meningkatnya pertempuran baru-baru ini di Ukraina timur. Pekan lalu, para pemberontak mengumumkan bahwa mereka melancarkan ofensif baru dan tidak lagi mengakui perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani September lalu.

Gencatan senjata itu telah dilanggar berulang kali, dengan masing-masing pihak menyalahkan pihak yang lain melakukan pelanggaran itu. (Tnt)



Back To Top Go To Bottom

69. Jokowi: Yang Putuskan Hukuman Mati Itu Bukan Presiden...
Date/Time : 1/31/2015 10:36:41 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168953/jokowi-yang-putuskan-hukuman-mati-itu-bukan-presiden
 

Pada 28 Januari 2015 lalu, tepat 100 hari Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK memimpin Indonesia. Ada banyak 'isu panas' yang bergulir saat ini.

Selain kisruh KPK dengan Polri, isu lainnya adalah eksekusi mati terpidana Bali Nine asal Australia. Pelaksanaan hukuman mati itu diperkirakan bisa mempengaruhi hubungan Jakarta dan Canberra.

Terlebih, eksekusi mati yang digelar sebelumnya telah menuai berbagai pro dan kontra dari masyarakat dalam negeri maupun dunia internasional, terutama dari negara-negara yang warganya menjadi salah satu terpidana mati, yakni Belanda, Brasil, dan Vietnam.

Terkait hal itu, Jokowi menegaskan pihaknya tidak akan berkompromi kepada terpidana mati kasus narkoba. Sebab Indonesia sudah dalam kondisi darurat narkoba. "Saya sampaikan untuk narkoba tidak ada ampunan. Yang memutuskan hukuman mati itu bukan presiden, (tapi) pengadilan," ujar dia seperti ditayangkan Liputan6 Pagi SCTV, Sabtu (31/1/2015).

Selengkapnya simak wawancara khusus reporter Liputan 6 SCTV Retno Pinasti dan reporter Fokus Indosiar Ryan Wiedaryanto dengan Presiden Jokowi di Istana Jakarta berikut ini. (Mar/Riz)



Back To Top Go To Bottom

70. Survei: Kisruh KPK Vs Polri Tak Gerus Dukungan untuk Jokowi-JK
Date/Time : 1/31/2015 10:06:24 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168962/survei-kisruh-kpk-vs-polri-tak-gerus-dukungan-untuk-jokowi-jk
 

Selama 100 hari kepemimpinannya, Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla atau JK dinilai telah menghasilkan berbagai gebrakan kebijakan. Di antara yang paling populer dan mendapatkan dukungan masyarakat, yakni penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Dalam surveinya, lembaga survei Populi Center menyatakan, kebijakan penurunan harga BBM itu mendapat dukungan rakyat sebesar 93,8%. Tak cuma penurunan harga BBM, kebijakan Jokowi-JK lain yang dinilai didukung masyarakat, yakni swasembada pangan 73,3%, dan penenggelaman kapal asing pencuri ikan 72,8%.

"Sementara kebijakan dengan popularitas yang paling rendah adalah kenaikan BBM sebesar 16,8%, perubahan kurikulum dengan 50,4%, dan poros maritim dunia 53,8%," kata peneliti utama Populi Center Nico Harjanto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2015).

Nico mengatakan, dalam survei ini juga didapatkan isu prioritas yang harus segera diselesaikan Jokowi-JK pada 2015 ini. Yakni persoalan kemiskinan dan isu pemberantasan korupsi.

"Mayoritas responden sebesar 31,1% setuju kemiskinan adalah isu terpenting diikuti isu pemberantasan korupsi sebesar 27,4%, dan isu pengangguran 19,3%," ujar dia.

KPK Vs Polri

Selain itu, ada pula temuan lain. Yakni soal kisruh ketegangan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri. Dalam survei ini diketahui, polemik di antara 2 lembaga penegak hukum tersebut belum menggerus dukungan publik terhadap Jokowi.

"Temuan survei ini tingkat kepuasan responden terhadap kepemimpinan Jokowi sebesar 70,1%, yang tidak puas 25,8%, dan responden yang menyatakan tidak tahu sebesar 4,1%," tutur dia.

Karena itu, Nico berharap Jokowi bisa mengambil keputusan terbaik untuk bangsa dan negara secara independen terkait permasalahan KPK dan Polri.

"Tanpa harus tersandera oleh kepentingan sempit oligarki ‎partai pendukungnya," tandas Nico Harjanto.

Survei dilakukan sejak 16-22 Januari 2015 di seluruh 34‎ provinsi dengan 1.200 responden dan metode acak bertingkat. Margin of error dalam penelitian ini, yakni -/+ 2,98% dan tingkat kepercayaan 95%. (Ndy/Tnt)



Back To Top Go To Bottom

71. Pagar Besi Rumah Aung San Suu Kyi Dijual Rp 2 M
Date/Time : 1/31/2015 10:02:48 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168961/pagar-besi-rumah-aung-san-suu-kyi-dijual-rp-2-m
 

Pagar besi dari rumah tempat pemimpin oposisi Burma, Aung San Suu Kyi, akan dijual. Benda tersebut berada di militer Burma selama bertahun-tahun.

"Harga yang diminta untuk pintu pagar itu mencapai US$200.000 atau sekitar Rp 2 miliar," kata seorang anggota terkemuka dari partai politik pimpinan Suu Kyi, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (31/1/2015).

Pagar tersebut bercat merah dan kuning dengan jeruji di atasnya dan ditempeli nomor rumah yang terbuat dari keramik tua.

Uang hasil penjualan pagar rencananya akan dipakai untuk membangun kantor baru bagi partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi.

Selama 15 tahun dikurung di rumahnya sendiri di Jalan Universitas no. 54, Yangoon, Suu Kyi sering kali berpidato kepada para pendukungnya dari belakang pagar rumahnya.

Namun belum jelas apakah Suu Kyi sendiri sudah memberikan izin atas rencana penjualan pagar bersejarah tersebut.

Syu Kyi dianugerahi Hadiah Nobel untuk Perdamaian pada tahun 1991. Ia dibebaskan dari tahanan rumah pada bulan November 2010, dan sejak itu pagar baru dipasang menggantikan pagar yang kini akan dijual. (Tnt)



Back To Top Go To Bottom

72. Jokowi Beber Isi Pertemuan dengan Prabowo
Date/Time : 1/31/2015 9:23:04 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168945/jokowi-beber-isi-pertemuan-dengan-prabowo
 

Pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) sudah mecapai 100 hari, tepatnya pada 28 Januari 2015 kemarin. Bersama Kabinet Kerja-nya, sang presiden berserta wakilnya berusaha memenuhi semua janji-janjinya saat kampanye sekaligus mewujudkan semua visi serta misinya di semua bidang demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Namun untuk mewujudkannya tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sejumlah tantangan dan rintangan dirasakan oleh Presiden Jokowi dan JK di masa pemerintahannya saat ini.

Salah satunya mengenai pencalonan tunggal Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai Kapolri dan KPK. Kisruh di antarannya dimulai saat KPK menetapkan BG sebagai tersangka atas dugaan menerima hadiah atau janji terkait transaksi mencurigakan atau tidak wajar.

Jokowi kemudian diketahui melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto, yang merupakan mantan rivalnya pada Pilpres 2014 lalu.

Apa saja yang dibicarakan Jokowi dengan Prabowo? Seperti ditayangkan Liputan6 Pagi SCTV, Sabtu (31/1/2015), Jokowi mengaku membicarakan nasib Indonesia dan rakyat ke depan.

"Kita berbicara itu, tidak berbicara spesifik masalah KPK dan Polri," ujar Jokowi.  Selengkapnya simak wawancara khusus reporter Liputan 6 SCTV Retno Pinasti dan reporter Fokus Indosiar Ryan Wiedaryanto dengan Presiden Jokowi di Istana Jakarta berikut ini.

(Mar/Riz)



Back To Top Go To Bottom

73. Menodong di Dalam Bus, Remaja Babak Belur Dihajar Massa
Date/Time : 1/31/2015 8:41:01 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168919/menodong-di-dalam-bus-remaja-babak-belur-dihajar-massa
 

Seorang remaja babak belur dihajar massa usai menodong penumpang di dalam bus kota. Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Sabtu (31/1/2015), hujanan pukulan serta tendangan terus diarahkan ke wajah seorang remaja yang berhasil diringkus usai melakukan aksi penodongan di dalam Bus Angkutan Umum Kopami, jurusan Kalideres-Senen.

Sejumlah saksi mata di lokasi mengatakan remaja yang belum diketahui identitas ini bersama 2 rekannya berpura-pura mengamen di dalam bus Kopami. Tiba-tiba ketiganya langsung menodong seorang penumpang wanita dengan sebuah silet.

Sopir bus Kopami yang melihat aksi penodongan tersebut langsung menolong penumpangnya dengan berusaha menangkap para pelaku. Sayangnya hanya 1 pelaku yang berhasil ditangkap, sementara 2 pelaku lainnya lolos dari sergapan sang sopir bus yang dibantu warga sekitar.

Awak angkutan umum ini kesal karena gara-gara ulah pelaku banyak penumpang yang enggan naik bus mereka. Demi menghindari aksi massa yang lebih anarkis lagi, 2 orang anggota TNI yang kebetulan melintas di lokasi segera mengamankan pelaku ke sebuah pos polisi lalu lintas. (Mar/Riz)



Back To Top Go To Bottom

74. JK Juga Blusukan ke Jatim Hari Ini
Date/Time : 1/31/2015 8:34:11 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168944/jk-juga-blusukan-ke-jatim-hari-ini
 

Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengadakan kunjungan kerja ke Surabaya, Jawa Timur. Di sana dia akan menghadiri pengukuhan guru besar ketua Mahkamah Agung M Hatta Ali.

Tak cuma itu, dalam kunjungannya hari ini, Sabtu (31/1/2015), JK juga bakal meninjau rumah susun sewa (rusunawa).

Berdasarkan informasi yang diterima Biro Pers Setwapres, JK beserta rombongan berangkat ke Surabaya menggunakan pesawat Boeing 737-300 TNI AU dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pukul 07.00 WIB.

Kegiatan pertama wapres di Surabaya adalah menuju Universitas Airlangga, Surabaya untuk menghadiri pengukuhan M Hatta Ali sebagai guru besar.

Usai menghadiri pengukuhan guru besar, Wapres Kalla meninjau rumah susun proyek Pembangunan apartemen Rusunami bersubsidi di kelurahan Jajar Tungal Wiyun oleh PT wijaya Karya. Dalam kunjungan tersebut, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu akan didampingi Gubernur Jatim Soekarwo.

Sama seperti JK, Presiden Jokowi juga melakukan kunjungan kerja ke sejumlah tempat di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Didampingi Ibu Negara Iriana, Presiden akan menemui petani di 2 tempat yaitu di Ngawi, Jawa Timur dan Sukoharjo, Jawa Tengah. (Ant/Ndy)



Back To Top Go To Bottom

75. Bertemu Prabowo, Jokowi Dinilai Cari Dukungan Politik
Date/Time : 1/31/2015 8:30:33 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168934/bertemu-prabowo-jokowi-dinilai-cari-dukungan-politik
 

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra yang juga pimpinan Koalisi Merah Putih Prabowo Subianto bertemu di Istana Bogor, pada Kamis 29 Januari lalu.

Direktur Political Communication Institute Heri Budianto memaknai pertemuan Jokowi dan Prabowo sebagai salah satu upaya Jokowi mendapatkan dukungan politik dari luar tubuh Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Menurut dia, pertemuan kedua tokoh nasional yang sempat bersaing demi mendapatkan posisi nomor 1 di negeri ini menyiratkan kondisi KIH yang sedang tak harmonis.

"Dari banyak momen, momen yang paling terang benderang adalah saat Prabowo bertemu Jokowi. Jokowi seolah meminjam tokoh-tokoh ini untuk melakukan sesuatu. Tak bisa disangkal lagi kalau di tubuh KIH sedang ada masalah," jelas dia di Kawasan Jakarta Pusat, Jumat (30/1/2015)

Heri menilai telah terjadi dualisme paham yang mencoba mempengaruhi keputusan Jokowi terkait pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri. Sebagian mengatakan demi terlaksananya undang-undang, Budi gunawan harus dilantik. Sebagian mengatakan demi mendengar aspirasi rakyat, sebaiknya pelantikan Budi Gunawan dibatalkan.

"Memang dari aspek hukumm ada dua kubu yang berseberangan. Ada yang bilang hukum di atas etika dan etika di atas hukum" tandasnya.

Kisruh pencalonan Komisaris Jendral Budi Gunawan sebagai Kapolri mencuat ke permukaan saat calon tunggal Kapolri tersebut dinyatakan tersangka pemilik rekening gendut oleh KPK.

Selang dua pekan, Wakik Ketua KPK Bambang Widjojanto ditangkap oleh Bareskrim Polri dengan tuduhan memengaruhi saksi saat sidang Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Hal ini menimbulkan kecaman dari berbagai elemen masyarakat yang pro KPK dan menyebutnya kriminalisasi terhadap KPK.

Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK sebelumnya mengatakan pertemuan keduanya adalah langkah baik yang mampu menciptakan stabilitas politik.

"Kan Pak Jokowi ya menerima tamu, menerima ketua partai kan bagus, supaya negeri ini aman politiknya stabil. Itu tanda tanda bahwa politik kita lebih stabil dari perkiraan, tidak ada partai yang tidak bersahabat," kata JK di Kantor Wapres, Jakarta, 30 Januari.

JK membantah, dalam pertemuan tersebut, Jokowi dan Prabowo melakukan sebuah perjanjian politik. Dia menegaskan, pertemuan itu untuk menciptakan kesadaran membangun bangsa bersama-sama.

"Tidak ada deal-nya, ini saya pikir semua sadar untuk membangun negeri ini secara bersama sama. Ya berpikir boleh-boleh saja, tapi tidak begitu, bahwa bersama-sama ingin membangun bangsa ini," tutur Jusuf Kalla.

 



Back To Top Go To Bottom

76. Aksi Saling Bacok Suami Istri Berujung Tewas
Date/Time : 1/31/2015 8:18:24 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168932/aksi-saling-bacok-suami-istri-berujung-tewas
 

Sepasang suami istri di Cirebon, Jawa Barat ditemukan terkapar bersimbah darah di kamar rumahnya dengan sejumlah luka sabetan senjata tajam. Keduanya terlibat saling bacok pada Jumat 30 Januari pagi.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Sabtu (31/1/2015), jenazah Sunenti  warga Blok Karanganyar Lor, Desa Winong, Kabupaten Cirebon ini sudah terbujur kaku di kamar jenazah Rumah Sakit Arjawinangun, Cirebon.

Wanita yang baru seminggu pulang dari Arab Saudi ini tewas dengan sejumlah luka tusukan mulai dari perut hingga bagian paha dan kaki yang diduga dilakukan oleh Kusen suaminya sendiri.

Sementara itu, sang suami  harus menjalani perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) dengan luka yang parah akibat sabetan benda tajam.

Peristiwa saling bacok pasangan suami istri ini kontan membuat warga Desa Winong gempar, pasalnya  kehidupan keluarga ini dikenal tidak pernah ada masalah dan harmonis.

Saat jenazah Sunenti tiba di rumah duka, isak tangis keluarga tak  terbendung. Bahkan sejumah saudara ada yang jatuh pingsan dan harus dibopong warga dan diamankan ke rumah tetangga. Sedangkan kondisi Kusen sang suami kini masih terbaring kritis di rumah sakit.

Polisi dari Polsek Gempol dan petugas identifikasi dari Polres Cirebon  mengamankan barang bukti berupa senjata tajam golok dan sebilah pisau yang berlumuran darah. Tak jauh dari jasad korban sejumlah warga masih dimintai keterangan oleh polisi  untuk mengetahui penyebab pasti pertikaian pasutri ini. (Mar/Riz)



Back To Top Go To Bottom

77. Penggerebekan Rumah Perampok Diwarnai Suara Histeris
Date/Time : 1/31/2015 8:07:36 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168922/penggerebekan-rumah-perampok-diwarnai-suara-histeris
 

Suasana gelap dan sunyi dijadikan tim khusus antibandit Polres Lampung Tengah, Lampung untuk melakukan penggerebekan terhadap kelompok pelaku perampokan.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Sabtu (31/1/2015), polisi yang mengepung rumah para pelaku perampasan sepeda motor menggeledah seisi rumah.

Saat rumah digeledah, istri salah satu tersangka langsung menangis dan berteriak-teriak histeris. Selain menangkap 3 tersangka yang merupakan kakak beradik itu, polisi juga menemukan 3 pucuk senjata api rakitan yang disimpan di bawah tempat tidur.

Penangkapan para tersangka itu merupakan upaya polisi untuk memberantas aksi perampokan sepeda motor yang kerap meresahkan warga. Para pelaku bahkan tega membunuh korbannya jika melawan.

Aparat Polres Lampung Tengah masih mendalami kasus itu termasuk mencari penadah barang rampasan sepeda motor dari para tersangka. (Vra/Riz)



Back To Top Go To Bottom

78. Ditinggal Ibu Kerja di Luar Negeri, Balita Disiksa Kerabat
Date/Time : 1/31/2015 7:57:25 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168925/ditinggal-ibu-kerja-di-luar-negeri-balita-disiksa-kerabat
 

Sungguh malang nasib balita di Lampung yang masih berusia 3 tahun. Putri bungsu dari 4 bersaudara pasangan Siti dan Yohanes itu berhasil diselamatkan warga setelah kerap mendapatkan siksaan dari kerabat yang merawatnya.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Sabtu (31/1/2015), menurut warga sekitar, balita bernama Sarah saat ini merupakan putri dari seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang sedang berkerja di Arab Saudi.

Sedangkan ayahnya sudah meninggal dunia 2 tahun silam. Selama menjadi TKW oleh sang ibu, Sarah dititipkan kepada keluarga saudaranya bernama Surono.

Ironisnya, selama ditinggal ibunya menjadi TKW, Sarah justru kerap mendapat siksaan dari keluarga Surono termasuk istrinya. Pada bagian tubuhnya dan wajah balita malang itu banyak terdapat luka bakar bekas sundutan rokok serta luka bekas cambukan kayu.

Kasus penganiayaan yang menimpa balita anak TKW berusia 3 tahun oleh saudaranya sendiri itu terhenti setelah tetangga korban yang iba bersikeras menyelamatkan dan membawanya ke rumah sakit untuk berobat.

Saat itu, keluarga pelaku bahkan nyaris dihakimi warga sekitar beramai-ramai. Kasus penganiayaan terhadap balita anak TKW itu rencananya akan dilaporkan ke pihak kepolisian setempat oleh para tetangganya. (Vra/Riz)



Back To Top Go To Bottom

79. Blusukan ke Ngawi, Jokowi Serahkan 1681 Hand Tractor ke Petani
Date/Time : 1/31/2015 7:42:14 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168937/blusukan-ke-ngawi-jokowi-serahkan-1681-hand-tractor-ke-petani
 

Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja ke sejumlah tempat di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada Sabtu 31 Januari 2015. Didampingi Ibu Negara Iriana, Presiden akan menemui petani di 2 tempat yaitu di Ngawi, Jawa Timur dan Sukoharjo, Jawa Tengah.

Bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto, di kedua tempat itu rencananya Presiden akan memberikan 1681 Unit Hand Tractor ke petani.

Di Ngawi, tepatnya di Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, bantuan Hand Tractor dari presiden yang langsung akan diberikan kepada perwakilan kelompok tani berjumlah 850 unit. Selain itu juga akan diserahkan 337 unit pompa air.

Sementara di Desa Sonorejo, Kabupaten Sukoharjo, rombongan presiden yang di dalamnya terdapat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Pangdam IV/Diponegoro dan Kapolda Jateng Irjen Noer Ali juga akan memberikan bantuan 831 unit Hand Tractor dan 148 unit pompa air.

Rombongan Presiden juga dijadwalkan meninjau langsung Bendungan Budengan di Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jatim. Saat ini, Bendungan Budengan itu sedang dalam perbaikan oleh petani dan prajurit TNI.

Pantauan Liputan6.com, Presiden Jokowi berangkat dari kediaman pribadinya yang terletak di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kota Surakarta tepat pukul 07.30 WIB dan langsung menuju Ngawi yang berjarak sekitar 97 KM. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

80. Banding Atut Ditolak, Kenapa Rano Karno Tak Langsung Gubernur?
Date/Time : 1/31/2015 7:23:31 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168936/banding-atut-ditolak-kenapa-rano-karno-tak-langsung-gubernur
 

Permohonan banding Ratu Atut Chosiyah (RAC) ditolak oleh Mahkamah Agung (MA) pada 15 Januari 2015 lalu. Otomatis Atut sudah resmi tak lagi menjabat sebagai Gubernur Banten.

Namun demikian, Pemerintah Provinsi Banten tak lantas melantik Wakil Gubernur Rano Karno menjadi Gubernur.

Menurut Kepala Biro (Kabiro) Pemprov Banten Siti Ma'ani Nina, hal itu lantaran pihaknya belum menerima surat resmi yang menyatakan Atut sudah tak lagi menjabat Gubernur.

"Tapi yang pasti sampai saat ini, kita belum ada surat terkait hal ini. Surat yang menyatakan bahwa itu inkracht (berkekuatan hukum tetap) itu," kata Siti di Serang, Banten, Jum'at (30/1/2015).

Wanita yang sebelumnya menduduki Kepala Biro (Kabiro) Humas dan Protokol ini menjelaskan bahwa yang berhak menangani hal tersebut adalah biro hukum.

"Secara teknis yang menjalani biro hukum. Tapi sepengetahuan saya memang, itu ada waktu 14 hari setelah keputusan itu keluar, kita akan tahu ada kasasi atau tidak," tegasnya.

Senada dengan Siti, Ketua DPRD Provinsi Banten yang juga separtai dengan Rano Karno, Asep Rakhmatullah mengatakan pihaknya masih menunggu kepastian surat inkracht status tersebut.

"Kalau itu sudah wilayah hukum, di mana fungsi kita tidak masuk ke dalam tataran sana. Ada KPK dan kejaksaan. Posisi legislatif hanya menunggu," tegas Asep.

Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta sebelumnya menolak permohonan banding Ratu Atut dan sekaligus menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Atut tetap divonis empat tahun penjara lantaran dinyatakan terbukti bersalah atas kasus suap pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

81. Sejumlah Kecelakaan Terjadi di Jakarta Sabtu Pagi
Date/Time : 1/31/2015 7:14:48 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168935/sejumlah-kecelakaan-terjadi-di-jakarta-sabtu-pagi
 

Meski kondisi lalu lintas ibukota di akhir pekan ini terbilang cukup lancar, namun dari pantaun TMC Polda Metro Jaya ada beberapa ruas jalan di Jakarta diwarnai kecelakaan, truk mogok, dan juga perbaikan jalan.

Seperti yang terjadi Tol Grogol arah bandara. Pada pukul 06.54 WIB sebuah truk bernomor polisi B 9440 QZ bermuatan beton menabrak garis putih pembatas jalan di KM 15,200.

Pada pukul 05:15 WIB, sebuah kecelakaan truk dengan nomor polisi B 9715 BJ dan truk B 9003 AK juga terjadi di KM 11 Tol Bekasi Barat (arah ke Cawang).

Selanjutnya di Tol Cikunir arah Cikampek ada truk trailer dengan nomor polisi  H 1863 AH mogok di lajur 2 KM 10 dan masih menunggu untuk diderek.

Sementara itu, perbaikan jalan yang rusak juga tengah dilakukan oleh Suku Dinas (Sudin) DPU Jakarta Selatan di depan Kantor Walikota Jakarta Selatan, Jalan Prapanca Raya.

Berikut pantauan arus lalu lintas Ibukota dan sekitarnya yang dihimpun Liputan6.com dari akun Twitter Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro, Sabtu (31/1/2015):

07:03 Kecelakaan Truk B 9440 QZ di KM 15,200 Tol Grogol (arah ke Pluit) dan masih penanganan Polri

07.00 Kecelakaan Truk B 9440 QZ di KM 15,200 Tol Grogol (arah ke Bandara) dan masih penanganan Polri

06:32 Tol Cawang arah ke Priok dan sebaliknya lalu lintas lancar

06:14 Kecelakaan Truk bermuatan beton di KM 15,200 Tol Grogol (arah ke Pluit) dan masih penanganan Polri.

Sudin DPU Jakarta Selatan (Jaksel) perbaikan jalan di depan Kantor Walikota Jaksel, Jalan Prapanca Raya.

Sudin DPU Jaksel perbaikan jalan di depan Terbus Blok M, Jalan Sultan Iskandarsyah.

05:55 Tol Cawang arah ke Cikampek dan sebaliknya lalu lintas lancar.

05:18 Truk Trailer H 1863 AH mogok di Lajur 2 KM 10 Tol Cikunir (arah ke Cikampek) dan masih menunggu peminjaman derek besar.

05:15 Kecelakaan Truk B 9715 BJ & Truk B 9003 AK di KM 11 Tol Bekasi Barat (arah ke Cawang) dan masih penanganan Polri. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

82. Doa terakhir Mahatma Gandhi Sebelum Ditembak Jadi Terpopuler
Date/Time : 1/31/2015 7:00:32 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168933/doa-terakhir-mahatma-gandhi-sebelum-ditembak-jadi-terpopuler
 

Doa terakhir Mahatma Gandhi sebelum menghembuskan nafas terakhir karena ditembak menjadi berita paling banyak menyedot perhatian pembaca.

Berikut 5 berita terpopuler di Kanal News Liputan6.com edisi Jumat 30 Januari 2015 selengkapnya

1. Doa Mahatma Gandhi

Mohandas Karamchand Gandhi, itulah nama lengkap dari pemimpin politik dan spiritual gerakan kemerdekaan India yang dikenal dengan Mahatma Gandhi. Namanya harum di dunia internasional, namun ia meninggal mengenaskan pada 67 tahun silam atau tepatnya 30 Januari 1948.

Tokoh yang memiliki ciri khas berkepala botak, bertongkat dan berkacamata ini tewas ditembak oleh seorang pengikut nasionalis Hindu garis keras.

Selengkapnya.

2. Tewas Kegirangan Dilamar

Melakukan sesuatu berlebihan memang tak baik, termasuk ketika menunjukkan ekspresi bahagia. Seperti yang menimpa wanita asal Bulgaria ini.

Dimitrina Dimitrova tewas mengenaskan jatuh dari tebing di Pulau Ibiza, Spanyol akibat kegirangan dilamar sang kekasih. Cerita bahagia itu pun menjadi kisah mengerikan. Tragis.

Selengkapnya.

3. Keluarga Korban Tuding Malaysia Airlines Bohong


Para keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines MH370 menolak kesimpulan pemerintah Malaysia bahwa hilangnya burung besi itu setelah 327 hari merupakan kecelakaan. Mereka lalu geram dengan berita tersebut.

Mayoritas penolakan pun disampaikan oleh sejumlah kerabat penumpang dari China. "Mereka belum menemukan apa pun. Tanpa menemukan apa pun, bagaimana bisa mereka membuat pengumuman," kata Li Jingxin.
Selengkapnya.

4. Alasan Budi Gunawan Mangkir

Komjen Pol Budi Gunawan (BG) dijadwalkan menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka oleh penyidik KPK, Jumat (30/1/2015). Namun, calon tunggal Kapolri itu menolak untuk memenuhi panggilan KPK.

Selengkapnya.

5. Megawati dan Surya Paloh Ketemu

Pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan beberapa petinggi partai pendukungnya, termasuk Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Nasdem Surya Paloh, diminta agar tidak disalahartikan.

Selengkapnya.



Back To Top Go To Bottom

83. BMKG: Jabodetabek Masih Diguyur Hujan Sabtu Ini
Date/Time : 1/31/2015 6:55:23 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168883/bmkg-jabodetabek-masih-diguyur-hujan-sabtu-ini
 

Prakiraan cuaca Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada Sabtu akhir pekan ini masih akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depok, Tangerang, dan Bogor diprediksi akan diguyur hujan dari pagi sampai siang hari dengan intensitas ringan hingga sedang.

Sedangkan wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur diprediksi akan turun hujan dari siang sampai malam hari dengan intensitas ringan.

Berikut prakiraan cuaca selengkapnya yang dihimpun Liputan6.com berdasarkan informasi laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bmkg.go.id, Sabtu (31/1/2015):

WilayahPagiSiangMalam
Kepulauan Seribu Hujan Sedang Hujan Ringan Hujan Sedang
Jakarta Utara Berawan Hujan Ringan Hujan Ringan
Jakarta Pusat Berawan Hujan Ringan Hujan Ringan
Jakarta Selatan Hujan Ringan Hujan Ringan Berawan
Jakarta Timur Berawan Hujan Ringan Hujan Ringan
Jakarta Barat Hujan Ringan Hujan Ringan Berawan
Depok Hujan Ringan Hujan Ringan Berawan
Tangerang Hujan Ringan Hujan Sedang Berawan
Bekasi Berawan Berawan Berawan
Bogor Hujan Ringan Hujan Ringan Berawan

(Vra)



Back To Top Go To Bottom

84. Ibu Terpidana Mati Bali Nine: Bunuh Aku Saja, Dia Tak Pantas Mati
Date/Time : 1/31/2015 6:32:23 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168931/ibu-terpidana-mati-bali-nine-bunuh-aku-saja-dia-tak-pantas-mati
 

Myuran Sukumaran menjadi salah satu terpidana mati selanjutnya yang terancam dieksekusi dalam waktu dekat di Indonesia. Salah satu anggota sindikat narkoba 'Bali Nine' itu saat ini berusaha untuk membuat  hati ibunya bahagia di sisa-sisa usianya.

Baru-baru ini, Myuran sibuk melukis di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Bali. Dia melukis wajah ibunya sebagai persembahan spesial darinya. Saat dikunjungi ibunda, pria berkepala pelontos itu bercerita banyak soal masa lalu yang lucu bersama ibunya, terutama ketika ia masih kecil.

Seperti dimuat News.com.au, Sabtu (31/1/2015), Myuran tampil menjadi sosok yang periang dalam beberapa hari terakhir. Dia disebut berusaha untuk menghilangkan rasa putus asa dan berpikir bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Namun demikian, sang ibunda, Raji Sukumaran mengaku tetap sedih dan sangat mengkhawatirkan nasib anak pertamanya. Dia berharap besar putranya diampuni Pemerintah Republik Indonesia (RI).

"Aku tidak berharap seperti ini. Lebih baik mereka bunuh aku saja. Dia (anakku) tak pantas untuk mati. Dia memang melakukan sesuatu yang sangat bodoh 10 tahun lalu, tapi sekarang dia sudah insyaf. Dia menyesal dan tak mengulanginya lagi," ujar Raji.

"Bahkan kini dia membantu begitu banyak orang-orang dari ketergantungan obat-obatan. Ia mencoba merehabilitasi banyak orang di penjara," imbuh dia.

Seorang warga Australia lainnya yang juga terancam segera dieksekusi mati Kejagung RI, Andrew Chan menghabiskan hari-harinya dengan banyak berdoa. Sama seperti Myuran, Andrew juga berusaha keras untuk membuat ibunya, Helen Chan tetap tersenyum.

Baik Pemerintah Australia dan kuasa hukum kedua terpidana mati telah mengajukan grasi, namun sejauh ini permohonan pengampunan itu ditolak Pemerintah RI. Menlu Retno LP Marsudi menjelaskan keadaan Indonesia yang sudah darurat narkoba dan meresahkan. "Intinya menjelaskan kedaruratan kejahatan narkoba di Indonesia," jelas dia.

Myuran Sukumaran dan Andrew Chan merupakan anggota dari komplotan Bali Nine -- sebutan yang diberikan media massa kepada sembilan orang Australia yang ditangkap pada 17 April 2005 di Bali, Indonesia, dalam usaha menyelundupkan heroin seberat 8,2 kilogram dari Indonesia ke Australia.

Kesembilan orang tersebut adalah Andrew Chan -- disebut pihak kepolisian sebagai 'godfather' kelompok tersebut, Myuran Sukumaran, Si Yi Chen, Michael Czugaj, Renae Lawrence, Tach Duc Thanh Nguyen, Matthew Norman, Scott Rush dan Martin Stephens.

Setelah menjalani serangkaian banding, 7 WN Australia lainnya menjalani hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara. Adapun Indonesia mengakhiri masa moratorium eksekusi mati selama empat tahun pada 2013. Namun tidak ada eksekusi pada 2014. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

85. UU Pilkada Terancam Batal Direvisi?
Date/Time : 1/31/2015 6:23:19 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168923/uu-pilkada-terancam-batal-direvisi
 

Komisi II DPR yang membidangi masalah pemerintah daerah menyatakan, rencana pemerintah untuk merevisi Undang-Undang (UU) tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bersama stakeholder terkait ‎terancam batal.

Sebab, sampai saat ini Presiden Joko Widodo atau Jokowi belum menandatangani dan memberikan nomor UU penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada yang merupakan acuan untuk merevisi UU Pilkada tersebut.

Sementara itu, Komisi II sudah menargetkan bahwa revisi UU Pilkada akan selesai dilakukan kemudian disahkan menjadi UU pada masa sidang kedua DPR yang berakhir pada 18 Februari mendatang.

Demikian dikatakan oleh Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Hanura (Hanura), Rufinus Hotmaulana Hutaruk di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/1/2015).

"Tentu tidak bisa direvisi kalau tidak ada lembaran negaranya dan bagaimana mekanisme yang diatur untuk revisi UU Pilkada ini. Jadi ini harus dilalui," kata Rufinus.

Untuk merevisi sebuah UU, baik itu UU inisiatif DPR maupun inisiatif pemerintah, politis Partai Hanura itu menuturkan, harus melalui proses menerima lembar negara yang disertai nomor UU tersebut yang ditandatangani oleh Presiden dan Menteri Hukum dan HAM Manusia (Menkumham).

Dia menambahkan, Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang ditunjuk membahas UU, harus mengajukan ke Badan Legislasi (Baleg) untuk dimasukkan ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

"Harus masuk Prolegnas, tidak bisa direvisi kalau tidak masuk Prolegnas. Makanya di Baleg kemarin sudah kita sampaikan ke Menkumham agar Presiden segera menandatangani dan beri nomor UU Pilkada itu. Kalau lama seperti ini, kita tidak bisa merevisinya," jelas anggota Baleg DPR ini.

Menurut dia, pemerintah melalui Menkumham, Mendagri dan Mesesneg jangan memperlambat atau membatalkan revisi UU ini agar tahapan Pilkada ke depan tidak terganggu. Namun, lanjut dia, Komisi II DPR tidak bisa mengintervensi karena lembaran negara merupakan ranah pemerintah.

"Ini kaitannya Setneg, Menkumham dengan Mendagri, jadi mereka tinggal koordinasi seperti apa. Tapi karena revisi ini inisiatif DPR, maka pemerintah harus secepatnya keluarkan lembaga negara itu," tutur dia.

Dalam rapat tersebut, Rufinus mengaku tidak membahas masalah lembaga negara dan nomor UU Pilkada. Tetapi yang dibahas dalam rapat tersebut adalah hal-hal apa saja yang akan direvisi dari UU tersebut. "Jadi ini persiapan saja sebelum benar-benar lembaga negara sudah diterima DPR," ujar Rufinus.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi II DPR Rambe Kamaruzzaman mengaku sampai saat ini pihaknya belum menerima lembar negara pengesahan Perppu Pilkada menjadi UU Pilkada. Kendati demikian, Politisi Partai Golkar ini enggan berandai-andai UU Pilkada batal di revisi.

"UU Pilkada pasti direvisi karena pemerintah dan DPR sudah sepakat untuk merevisi UU Pilkada," kata Rambe.

Persoalan Teknis

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Nasdem Syarif Abdullah Al Kadrie menambahkan, belum ditandatangani lembar negara tersebut hanyalah masalah teknis karena kesibukan Presiden Jokowi.

"Ini masalah kesibukan saja. Masih ada waktu sampai 18 februari ini revisi UU Pilkada bisa diselesaikan," kata Syarif Abdullah.

Di satu sisi, ia berujar, fraksinya tidak ingin terburu-buru dalam merevisi UU Pilkada ini. Sebab, dia tidak ingin UU ini bermasalah seperti Perppu Pilkada yang dikeluarkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY). "Jangan sampai kayak Perppu. Ini (revisi UU Pilkada) harus dipersiapkan sebaik-baiknya," harapnya.

Menkumham Yasonna H Laoly mengaku belum dapat memastikan kapan lembar negara atas pengesahan Perppu Pilkada ini menjadi UU Pilkada ditandatangani oleh Presiden Jokowi. Sebab menurutnya, UU pengesahan Perppu Pilkada menjadi UU Pilkada saat ini masih berada di Mensesneg Pratikno yang sudah ditandatangani oleh dirinya.

"Itu masih diparaf Menteri sebelum ditandatangani Presiden," kata Yasonna.

Meski demikian, menteri asal PDI Perjuangan itu berharap, dalam waktu dekat Presiden Jokowi sudah dapat menandatanganinya dan Setneg mengirim lembar negara yang disertai nomor UU Pilkada.

"Kalau sudah datang dari Sesneg, langsung kita undangkan," tandas Yasonna.



Back To Top Go To Bottom

86. 31-1-1990: McDonald's Pertama Dibuka di Uni Soviet
Date/Time : 1/31/2015 6:00:00 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168316/31-1-1990-mcdonalds-pertama-dibuka-di-uni-soviet
 

Tepat hari ini, pada 1990 sejarah besar terjadi di Moskow yang saat itu masih jadi bagian dari Uni Soviet. Gerai makanan cepat saji asal Amerika Serikat (AS), McDonald's dibuka pertama kali di kota ini.

Uniknya, meski brand McDonald's sangat melekat dengan AS yang notabene 'musuh', namun saat pertama kali dibuka, warga Moskow bagai kesetanan mengantre untuk mendapatkan kentang goreng, Big Mac atau menu-menu lain.

"Pekerja di toko ini sangat sopan ini jarang terjadi di negara yang kerap diselimuti kekerasan komersial," sebut seorang warga Moskow yang kepada jurnalis AS yang meliput pembukaan pertama McDonald's, seperti dikutip dari History Chanel, Sabtu (31/1/2015).

Saat itu, pembukaan McDonald's di Moskow sempat dinaungi keraguan. Hal ini terkait dengan krisis ekonomi yang masih menggerogoti Uni Soviet.

Namun, dibukanya McDonald's seperti memberikan sedikit hiburan bagi warga Moskow. Sebab, kesempatan warga Ibu Kota Soviet ini untuk bersenang-senang sangat terbatas karena hantaman krisis.

Walau seorang jurnalis AS melaporkan mengenai antusiasnya warga Moskow terhadap hadirnya McDonald's. Pernyataan coba dimentahkan jurnalis-jurnalis dari Soviet. Mereka melabeli McDonald's merupakan ekspresi rasional dan pragmatis AS terhadap makanan.

Meski demikian, negara barat menyambut baik pembukaan McDonald's di Uni Soviet.  Negara-negara barat menganggap McDonald's di Soviet merupakan lambang perubahan dari negara yang dikenal sangat kaku ini.

Selain pembukaan McDonald's, di tanggal yang sama di tahun 1926 satu sejarah besar terjadi di Tanah Air. Sejarah itu adalah lahirnya Nahdlatul Ulama (NU). Sampai saat ini NU merupakan organisasi Islam terbesar dan salah satu yang berpengaruh di Indonesia. (Ein/Riz)



Back To Top Go To Bottom

87. Waspada, Copet di Bandara Soetta Modus Geser Tas
Date/Time : 1/31/2015 5:50:30 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168926/waspada-copet-di-bandara-soetta-modus-geser-tas
 

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Bandara Soekarno Hatta (Soetta) menanggkap seorang lelaki paruh baya yang diduga pelaku tindak pencopetan di kawasan tersebut.

Hamzah Pansuri alias Mochamad Yahya, warga Pancoran Jakarta Selatan itu merupakan residivis dalam kasus yang sama pada 2013 lalu, yaitu pencopetan.

Pria itu tertangkap ketika hendak menjalankan pekerjaan sehari-harinya tersebut. Hamzah yang saat ini berstatus tersangka, mengaku sudah lebih dari 10 kali menjalankan aksinya.

"Pelaku kelihatannya tidak jera. Dia ini residivis kasus yang sama yang kita tangani tahun 2013 lalu. Dari pengakuan tersangka, dia sudah lebih dari 10 kali menjalankan aksinya," kata Azhari di Jakarta, Jumat 31 Januari 2015.

Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan. Pihak kepolisian menyita barang bukti di antaranya sebuah laptop dan dan sejumlah telepon genggam.

Tersangka diketahui menggunakan modus berpura-pura duduk dan menggeser tas-tas milik penumpang di bandara untuk mengambil barang-barang berharga milik korbannya.

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta Kompol Azhari mengatakan pelaku merupakan jaringan pencopet yang selama ini meresahkan masyarakat yang berada di sekitar Bandara Soekarno Hatta.



Back To Top Go To Bottom

88. Kabareskrim Budi Waseso: Saya Nggak Besanan dengan Budi Gunawan
Date/Time : 1/31/2015 5:33:54 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168916/kabareskrim-budi-waseso-saya-nggak-besanan-dengan-budi-gunawan
 

Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Irjen Pol Budi Waseso dikabarkan telah resmi berbesanan dengan Komjen Pol Budi Gunawan.

Namun, saat dikonfirmasi, Budi Waseso membantah hal tersebut. Dia menepis kabar bahwa anaknya telah menikah dengan anak dari Budi Gunawan.

"Nggak, kapan ada perkawinannya? Jadi nggak mungkin besanan kan," ujar Budi Waseso saat dikonfirmasi di Komnas HAM, Jakarta, Jumat (30/1/2015).

Dia juga menegaskan bahwa hubungan dekat anaknya dengan anak Budi Gunawan tak terkait dengan penangkapan Bambang Widjojanto yang dilakukan setelah KPK menetapkan Budi Gunawan tersangka.

"Kan sudah dijelakan oleh pengacara Budi Gunawan ya. Jadi tolong jangan dicampur adukan dengan masalah itu," tegasnya.

Saat ditanya perihal Budi Gunawan yang dilaporkan Forum Advokat Pengawal Konstitusi (Faksi) ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri terkait dugaan ikut berpatisipasi dalam Pilpres 2014, Budi Waseso enggan menjelaskan.

"Itu kan dilaporkan ke Propam. Jangan tanya saya, tanya ke Propam," pungkas Budi Waseso. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

89. Bus Transjakarta Nyaris Terbakar di Halte Senen
Date/Time : 1/31/2015 5:11:55 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168921/bus-transjakarta-nyaris-terbakar-di-halte-senen
 

Bus Transjakarta koridor 2 jurusan Harmoni-Pulogadung mengeluarkan asap tebal dan nyaris terbakar di halte Senen, Jakarta Pusat Jumat malam (30/1/2015).

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Sabtu (31/1/2015), kejadian bermula ketika bus Transjakarta berplat B7515ZX sedang berhenti menurunkan penumpang.

Dan secara tiba - tiba bus Transjakarta itu mengeluarkan asap tebal dari bagian belakang bus. Asap hitam pekat yang keluar dari mesin membuat panik calon penumpang yang ada di halte Senen sehingga para calon penumpang berhamburan menjauh dari bus.

1 jam kemudian, petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan penyemprotan pada bagian mesin yang sudah dalam kondisi hangus. Diduga kondisi turbo yang ada di bagian mesin panas atau overheat sehingga terbakar.

Bus Transjakarta yang nyaris terbakar itu kemudian dibawa ke pool bus Transjakarta terdekat untuk dilakukan pemeriksaan. (Vra/Riz)



Back To Top Go To Bottom

90. Presiden Prancis Terkesan Gebrakan Jokowi Pimpin Indonesia
Date/Time : 1/31/2015 4:54:28 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168915/presiden-prancis-terkesan-gebrakan-jokowi-pimpin-indonesia
 

Presiden Prancis Francois Hollande terkesan dengan inovasi Presiden Joko Widodo atau Jokowi di bidang kebijakan (policy-making), pendidikan, dan lingkungan serta mengharapkan dapat menjajaki lebih lanjut kerja sama di bidang kemaritiman.

Hal itu diungkapkan Presiden Francois Hollande saat menerima Duta Besar RI untuk Prancis Hotmangaradja Pandjaitan yang menyerahkan Surat-surat Kepercayaan kepada Kepala Negara Perancis, di Istana Elysees, Jumat 30 Januari 2015 waktu setempat.

Minister Councellor KBRI Paris, Henry R W Kaitjily kepada Antara London mengatakan, Dubes Hotmangaradja Pandjaitan diterima Presiden Hollande dalam prosesi penyerahan Surat-surat Kepercayaan bersama dengan sejumlah dubes lainya, yaitu dubes Zimbabwe, Ukraina, Vietnam, Nepal, Polandia, Afrika Selatan, UAE, Gambia, Hungaria, Republik Afrika Tengah dan Kosta Rika.

Acara penyerahan dilaksanakan secara khidmat dan dilanjutkan audiensi dengan Presiden Francois Hollande secara singkat yang pada kesempatan itu Dubes menyampaikan salam hangat dari Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia kepada Presiden Francois Hollande dan rakyat Prancis.

Presiden Hollande menyambut baik kedatangan Dubes Hotmangaradja Pandjaitan dan menyampaikan harapannya agar kemitraan strategis Indonesia-Perancis dapat diperkuat pada tingkatan dan intensitas yang lebih tinggi (high level), termasuk bidang kemaritiman.

Kerja sama kedua negara telah mencapai tahap Kemitraan Strategis pada tahun 2011 yang mencakup strategi peningkatan kerja sama di bidang politik, pertahanan dan keamanan, ekonomi pembangunan, lingkungan, pendidikan, kebudayaan dan kerja sama antarmasyarakat.

Sebagai upaya tindak lanjut kemitraan tersebut, telah berlangsung sejumlah pertemuan tingkat pejabat tinggi, di antaranya pertemuan Menteri Luar Negeri kedua negara pada bulan Agustus 2013 di Jakarta dan Januari 2014 di Paris, serta pertemuan tingkat Kepala Negara pada kesempatan pertemuan G-20 di Brisbane, Australia bulan November 2014.

Dalam bidang perdagangan dan investasi, neraca perdagangan Pranci dengan Indonesia periode Januari sampai dengan Juni 2014 menunjukkan angka surplus bagi Indonesia sebesar 45,6 juta Euro, yang meliputi ekspor Indonesia ke Perancis mencapai 515,2 juta Euro dan impor senilai 469,6 juta Euro.

Sementara realisasi investasi Prancis di Indonesia pada tahun 2013 sebesar 102 juta dolar AS dengan jumlah proyek sebesar 124 proyek. Nilai investasi tertinggi tercatat pada tahun 2012 sebesar US$ 158,7 juta (52 proyek). Untuk tahun 2014, nilai investasi selama semester pertama sebesar US$ 69,88 juta untuk 59 proyek.

Beberapa perusahaan Prancis yang berinvestasi di Indonesia antara lain TOTAL E&P, Schneider Electric, Lafarge Cement, LOreal, Alstom, Danone, Louis Vuitton, Carrefour, Galeries Lafayette, Bourbon, dan Weda Bay Nickel. (Ant/Riz)



Back To Top Go To Bottom

91. Lapan Kembangkan Pesawat Drone Awasi Perairan Indonesia
Date/Time : 1/31/2015 4:17:12 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168913/lapan-kembangkan-pesawat-drone-awasi-perairan-indonesia
 

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek) M Nasir menyebutkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) tengah mengembangkan "drone" untuk mengawasi perairan Indonesia.

"Mendukung program Presiden Joko Widodo, riset tengah dilakukan untuk membantu mengawasi perairan dari masuknya kapal-kapal asing. Riset ini dilakukan Lapan," katanya di Semarang, Jumat 30 Januari 2015 malam.

Hal itu diungkapkannya di sela peluncuran buku berjudul "100 Tokoh Jawa Tengah", sebuah buku berisi profil tokoh-tokoh berpengaruh dari berbagai bidang di provinsi itu, di Hotel Santika Premiere, Semarang.

Nasir termasuk salah satu dari 100 tokoh berpengaruh di Jateng versi buku yang penerbitannya diprakarsai oleh tokoh Jateng Bambang Sadono, yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Dia menjelaskan riset yang dilakukan memang pada pembuatan peralatan pendukung, yakni "drone" atau pesawat tanpa awak untuk membantu mengawasi perairan Indonesia dari masuknya kapal-kapal pencuri ikan.

Menurut Nasir, pengembangan riset itu sudah mampu menciptakan prototipe "drone" yang bisa melaju sejauh 200 kilometer dari daratan sehingga bisa membantu mengawasi jika ada kapal-kapal pencuri ikan yang masuk.

"Sekarang ini sedang dikembangkan. Pesawat tanpa awak itu akan dilengkapi kamera, bisa membantu mengawasi jika ada illegal fishing di perairan Indonesia," kata Guru Besar Universitas Diponegoro Semarang itu.

Tentunya, kata dia, pengawasan perairan Indonesia yang sangat luas membutuhkan "drone" dengan kapasitas tempuh yang lebih jauh sehingga hasil riset yang ada akan terus dikembangkan dan disempurnakan.

"Kan tidak cukup hanya 200 km (daya tempuh, red.). Paling tidak, ya, lebih besar lagi daya tempuhnya, sampai 600-800 kilometer. Makanya, riset ini akan terus dikembangkan oleh Lapan," pungkas Nasir.

Nasir termasuk salah satu dari 100 tokoh berpengaruh di Jateng versi buku yang diprakarsai penerbitannya oleh tokoh Jateng Bambang Sadono, yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). (Ant/Riz)



Back To Top Go To Bottom

92. Kisah Para Transgender yang Memutuskan Kembali Jadi Pria
Date/Time : 1/31/2015 3:36:48 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168882/kisah-para-transgender-yang-memutuskan-kembali-jadi-pria
 

Merasa terjebak di badan yang salah, atau karena alasan pribadi lainnya, sejumlah orang akhirnya memutuskan untuk menjalani operasi ganti kelamin.

Seiring waktu berlalu, sebagian dari mereka memutuskan untuk kembali, ke jenis kelamin yang ditentukan saat mereka dilahirkan. Ada banyak alasan yang melatarbelakangi.

Berikut kisah 8 pria transgender yang menjalani operasi ganti kelamin, namun akhirnya memutuskan kembali menjadi pria, seperti Liputan.com kutip sebagian dari Oddee.com. Simak kisahnya, dan dengan segala hormat, tanpa merasa harus menghakimi:

1. Permintaan terakhir sang ayah

"The only thing that is constant is change"... "Tak ada yang abadi, kecuali perubahan itu sendiri."

Ungkapan dari filsuf kuno Herakleitos mungkin cocok mengambarkan kisah hidup Mark Marzo -- pria yang mengalami banyak perubahan dalam hidupnya.

Ia yang mengaku penyuka sesama jenis sejak lahir pernah menjalani operasi ganti kelamin, untuk menjadi perempuan.

Namun, pesan terakhir dari sang ayah yang tak lagi panjang umurnya, yang ingin mendapatkan cucu darinya, mengubah segalanya. Mark pun kembali menjadi lelaki.

Meski punya preferensi seksual tak biasa, Mark yang merupakan anak bungsu dari 13 bersaudara, adalah anak kesayangan sang ayah.

Karena keluarganya tak mampu membiayai hidupnya, Mark tinggal bersama tantenya yang mencurahkan kasih sayang tanpa syarat untuknya.

Tumbuh besar, Mark yang suka dunia hiburan, memutuskan bekerja menjadi Mama-san di sebuah bar untuk kaum homoseksual di Jepang pada 1989.

Seperti dikutip dari situs The Dailypedia, dari penghasilannya itu, ia mengumpulkan banyak uang untuk menjalani operasi ganti kelamin.

Mark Marzo pun menjadi Maria Corazon Marzo dan menikah dengan seorang pria.

"Hal tak disangka lalu terjadi, ayahnya yang sakit parah meminta cucu darinya. Dan yang mengejutkan, ia bersedia mewujudkannya dan mengubah kembali jenis kelaminnya. Balik ke asal," demikian dimuat Oddee.com.

Dengan bantuan Sheryl Ocampo, teman sekaligus kolega yang bersedia hamil lewat pembuahan in vitro atau bayi tabung. Pada 2001 putra mereka Andrei lahir.

Kini, Mark bekerja sebagai manajer area di sebuah salon di Ortigas, Filipina. Ia kini memilih sendiri, fokus pada pekerjaaannya.


2. Jadi perempuan terlalu melelahkan...

Pada tahun 2007, Matthew menjalani operasi ganti kelamin dengan biaya US$15 ribu. Ia pun menjadi Chelsea Attonley.

Namun, belakangan ini, ia berubah pikiran. Warga Inggris tersebut meminta para pembayar pajak di Britania Raya membiayai operasi senilai US$ 22 ribu agar ia bisa kembali menjadi pria lewat layanan kesehatan nasional atau National Health Service (NHS). Alasannya, hidup sebagai wanita sangat melelahkan.

"Aku selalu ingin menjadi perempuan. Namun, sebanyak apapun operasi yang dilakukan tak akan menjadikanku memiliki tubuh perempuan. Aku seperti menjalani hidup dalam kebohongan," kata dia, seperti dikutip dari Washington Times.

"Aku membutuhkan operasi ini demi kesehatan mentalku. Aku beruntung hidup di negara yang memiliki layanan kesehatan gratis," kata warga London berusia 30 tahun itu. 



Untuk kembali jadi pria, Attonley harus meniadakan implan payudara dan menjalani operasi rekonstruksi penis.

Namun, tak semua sepakat dengan rencananya itu.  Alex Wild, direktur The TaxPayers’ Alliance (TPA) mengatakan, NHS harus memprioritaskan penanganan medis yang krusial. 

3. Transgender termuda yang ingin kembali jadi pria

Ria Cooper menjadi pusat pemberitaan pada 2011 saat ia menjadi pasien operasi ganti kelamin termuda di Inggris.

Pada usia ke-17 -- setelah bertahun-tahun memohon pada keluarga dan NHS untuk mengubahnya menjadi seorang gadis.

Namun, belum setahun menjadi perempuan, pada usia 18 tahun ingin kembali menjadi pria, setelah mengalami penderitaan mental sebagai kaum hawa.

Cooper membatalkan operasi ganti kelamin penuh yang dijadwalkan dan membatalkan terapi hormon perempuan yang memungkinkannya mengembangkan payudara. Ia merasa, perubahan yang ia alami sangat berlebihan dan membuatnya tak bahagia.



Terlahir sebagai Brad Cooper, ia mulai berpakaian seperti perempuan pada usia 12 tahun. Tiga tahun kemudian, pada 15 tahun, Cooper memohon pada dokter untuk mengubahnya jadi perempuan.

Meski menjalani penilaian psikologis menyeluruh dan konseling di Hull Royal Infirmary sebelum memulai terapi perubahan seks, Cooper mengaku sangat menderita. Ia sempat mencoba bunuh diri 2 kali.

"Di malam ketika saya berusaha mengiris nadi, saya minum sebotol penuh Jack Daniel’s dan merasakan betapa kesepiannya diriku. Keputusanku telah mengasingkan keluargaku. Dan aku harus menjadi pria lagi untuk mengakhirinya," kata dia seperti dimuat Daily Mail.

4. Maaf, saya amnesia...

Pada 2013, Don Ennis, seorang editor ABC News  menjalani operasi ganti kelamin. Hanya 3 bulan. Ayah 3 anak itu memutuskan untuk kembali menjadi pria.

Awalnya, Don Ennis masuk kerja menggunakan gaun hitam pendek dan wig. Pada para koleganya, ia minta dipanggil Dawn. Kala itu, ia mengaku mengalami 'ketidakseimbangan hormon tak biasa' dan lebih nyaman hidup sebagai perempuan.

Ia juga mengganti gambar profilnya, mengganti jenis kelamin dari pria menjadi wanita. Apa yang ia lakukan menimbulkan kegemparan sekaligus kebingungan di kalangan rekan dan keluarganya.



Tiga bulan kemudian, Ennis yang sudah bercerai dengan istrinya selama 17 tahun, datang ke kantornya sebagai lelaki.

Ia mengklaim menderita amnesia dan menuduh istrinya memakaikannya wig, mendandaninya sebagai wanita, dan membuat kartu identitas palsu dengan nama 'Dawn'.

Jurnalis asal Danbury, Connecticut menjelaskan,  kenangannya selama 14 tahun telah kembali.

Setahun kemudian, Ennis kembali menjadi Dawn. Untuk kali itu, ia dipecat dari pekerjaannya.

5. Menyesal setelah 8 tahun

Pada usia 42 tahun, Walt Heyer adalah pria beristri yang bahagia. Ia dan pasangannya memiliki 2 anak.

Namun, ia kemudian memutuskan untuk ganti kelamin menjadi perempuan -- sebuah keputusan yang belakangan ia sebut sebagai "luar biasa dan destruktif" dalam hidupnya.

Dan, 8 tahun kemudian ia memutuskan untuk kembali jadi laki-laki.

Kini, pada usia 74 tahun, warga Los Angeles itu mengklaim, ia seharusnya tak pernah diizinkan menjalani operasi ganti kelamin.

Awalnya, ia ingin jadi perempuan. Sejak kecil, usia 5 tahun, ia merasa terjebak di tubuh yang salah. Namun, perasaan gembira bisa berubah sesuai yang dia inginkan tak bertahan lama.

Alat kelamin Walt dipotong sebagai bagian dari transformasinya. Ia juga mendapatkan implan payudara, perawatan untuk mengurangi rambut pada wajahnya, juga mendapatkan terapi hormon estrogen.



Pada pertengahan 1980-an, Walt mulai menyadari, keinginannya untuk ganti kelamin berakar dari trauma masa kecilnya. Bukan kelainan genetik. Namun, penyesalan datang terlambat.

Hanya 8 tahun setelah mengabiskan uang 200 ribu poundsterling, ia kembali menjadi Walt Heyer.

Kini, melalui situsnya  "Sex Change Regret", ia berperan sebagai penasihat tak resmi untuk mereka yang mempertimbangkan untuk menjalani operasi ganti kelamin.

"Awalnya setelah menjalani prosedur ganti kelamin, seseorang mengalami euforia, merasa mendapatkan apa yang diperjuangkan sekian lama," kata dia seperti dikutip dari Daily Mail.

"Lalu orang itu akan merasa indah dan luar biasa, awalnya merasa bahwa hidup akan menjadi lebih baik. Lalu, waktu berlalu, dan hal-hal tak menyenangkan terjadi dalam hidup. Itulah kenyataan." 


6. Konglomerat yang ganti kelamin dua kali

Ia dikenal sebagai Charles Kane. Seorang pengusaha properti yang kaya raya. Dan sukses dalam segi apapun.

Pria itu punya properti senilai jutaan poundsterling, gelar sarjana hukum, yacht mahal, jajaran mobil Mercedes teranyar, dan lemari pakaian yang dipenuhi karya desainer. Namun, ia tak bahagia.

Meski dikelilingi perempuan, namun hubungannya tak pernah awet. Kebanyakan kisah cinta berakhir setelah kencan pertama, saat para kekasihnya mengetahui rahasia masa lalunya.  

Ini rahasianya itu: terlahir sebagai Sam Hashimi, ia pernah menjalani operasi ganti kelamin pertamanya pada tahun 1997, lalu yang kedua, bertransformasi menjadi Samantha Kane yang glamor dan pirang. 



Lalu, pada 2004, setelah 7 tahun hidup sebagai perempuan, ia memutuskan kembali menjadi pria.

Implan payudaranya diangkat, 3 operasi di bagian intim dilakukan di klinik London's Charing Cross Hospital untuk merekonstruksi alat kelamin prianya, menggunakan jaringan dari perutnya.

Kini, Charles yakin ia menderita penurunan mental, ia mulai mempertanyakan apapun, termasuk seksualitasnya.

"Setelah apa yang saya lalui, saya sekarang berpikir bahwa operasi ganti kelamin seharusnya tidak diperbolehkan. Harus dilarang," kata dia seperti dimuat Daily Mail.

"Kita hidup dalam masyarakat yang konsumtif di mana kita semua percaya kita bisa memiliki semua yang kita inginkan. Tapi,  terlalu banyak pilihan bisa jadi berbahaya." 

7. Kembali jadi pria setelah 32 Tahun

Pada 2013, warga asli Texas, Philip Porter memutuskan kembali ke jenis kelamin aslinya: pria. Sebelumnya, ia telah hidup 32 tahun sebagai transgender perempuan.

Tumbuh besar di dekade 1970-an, Porter menghadapi skeptisisme dan penghinaan dari dokter dan psikolog ketika ia pertama kali mengungkapkan niatnya ingin menjadi perempuan.

"Pada masa itu, tak ada Google. Kita tak punya internet. Sulit untuk menemukan dokter atau psikolog yang bersedia mendengar kisahku," kata dia.



Akhirnya, Porter menemukan dokter di Dallas, Texas yang bersedia membantunya. Akhirnya, ia bertemu dokter di Dallas, Texas yang membantunya.

"Saya berada di kantornya pada hari berikutnya, setelahnya, aku memulai hidup sebagai perempuan. Aku sukses melakukannya dan bahagia selama 32 tahun -- aku adalah seorang cheerleader NFL dan penari topless selama bertahun-tahun."

Namun 32 tahun hidup sebagai Phoebe, Porter mulai gelisah, ia mempertimbangkan kembali ke masa lalunya. Sebagai pria.

Pada 2009, ia berhenti mengonsumsi hormon dan memulai perjalanan untuk kembali menjadi lelaki.


8. Kembali menjadi pria sebelum bunuh diri

Pada akhir April 2007, penulis olahraga Mike Penner mempublikasikan artikel yang lain daripada yang lain, berbeda dengan ribuan tulisan yang pernah ia buat untuk Los Angeles Times.

Judulnya, "Old Mike, new Christine," di dalamnya ia mengumumkan identitas barunya. Sebagai perempuan.

"Hatiku sakit dan tak nyaman, perasaan yang tak tertahankan ketika aku menjadi pria," kata dia. "Menjadi perempuan adalah sebuah sukacita dan pemenuhan."

Artikel berakhir dengan catatan yang penuh harapan: "Ini bisa menjadi awal dari hubungan yang indah."

Mike Pener sontak terkenal mendadak. Sebagai Christine Daniels.



Ia menceritakan kisahnya dalam konferensi transeksual di seluruh negeri, menjadi simbol keberanian bagi komunitas transgender.

Setahun kemudian, Christine Daniels menghilang. Mike Penner kembali bekerja, hidup sebagai pria, dan menulis artikel dengan nama prianya.

Ia yang sebelumnya vokal tentang alasan untuk menjadi Christine, memilih diam soal latar belakangnya untuk kembali menjadi pria. Kali itu, tidak ada esai, tidak ada penjelasan.

Satu tahun setelah itu, dia bunuh diri. Jasadnya ditemukan di garasi parkir kompleks apartemen di mana ia tinggal sendirian, Penner bunuh diri. Mike Penner meninggal dunia pada usia 52 tahun.

Rekan dan kerabat berduka untuk kepergian dua orang. Upacara pelepasan dilakukan terpisah: satu untuk Mike dan satu untuk Christine. (Ein/Riz)



Back To Top Go To Bottom

93. Konsumsi dan Jual Sabu, PNS di Pasuruan Dibekuk
Date/Time : 1/31/2015 2:43:23 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168910/konsumsi-dan-jual-sabu-pns-di-pasuruan-dibekuk
 

MTH, seorang pegawai negara sipil (PNS) di Dinas Perhubungan Kota Pasuruan, Jawa Timur ditangkap petugas dari Mapolres Malang Kota lantaran kedapatan memiliki 2 gram sabu-sabu.

Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni, mengatakan, MTH (32) yang tinggal di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul, Pasuruan itu ditangkap bersama seorang rekannya yakni MS (35)  yang berprofesi sebagai pegawai koperasi saat menunggu calon pembelinya di Jalan Raden Intan Kota Malang pada 19 Januari sekitar pukul 18.00.

"Keduanya adalah pemakai sekaligus pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Untuk MTH yang seorang PNS ini mengaku sudah 5 bulan memakai sabu-sabu," urai Nunung, Jumat (30/1/2015).

Nunung mengatakan, MTH dan MS menyimpan sabu-sabu di dalam tempat minyak master rem motor yang dikendarai keduanya secara  berboncengan. Sabu seberat 2 gram itu dibeli oleh keduanya seharga Rp 2,9 juta dan dijual lagi seharga Rp 3 juta. Ada sebagian kecil dari sabu-sabu itu yang sudah dikonsumsi oleh kedua pelaku.

"Dari aktivitas itu, keduanya mengaku bisa mengonsumsi sabu secara gratis sekaligus mendapat keuntungan dari penjualan itu," ungkap Nunung.

Kepolisian saat ini masih memburu calon pembeli sabu-sabu tersebut. Serta memburu bandar besar tempat kedua pelaku membeli narkotika itu. Namun, kepolisian juga berhasil menangkap MN, warga Pohjentrek Kabupaten Pasuruan. MN ditangkap selang beberapa jam setelah penangkapan MTH dan MS.

"MN ini pemakai dan pengedar, kami menemukan 2 gram sabu-sabu yang disimpan oleh MN ini," ungkap Nunung.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam dihukum 5 tahun-20 tahun penjara. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

94. Kisruh KPK Vs Polri, Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi
Date/Time : 1/31/2015 2:15:07 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168905/kisruh-kpk-vs-polri-masyarakat-diminta-tidak-terprovokasi
 

Presiden Joko Widodo atau Jokowi membentuk Tim Independen untuk membantu menyelesaikan perselisihan antara KPK dan Polri. Selain meminta pendapat Tim Independen yang juga disebut Tim 9, Presiden juga tetap meminta masukan dari Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Terkait hal itu, pengamat politik Emrus Sihombing menyarankan Jokowi berhati-hati mengambil keputusan dalam menyelesaikan kisruh KPK dan Polri. Jika tidak, posisi Jokowi dinilai akan semakin semakin sulit.

"Jika presiden salah mengolah masalah ini, Jokowi akan semakin ditekan banyak pihak. Kalau jadi presiden, saya akan memilih jalur tengah dengan mengumpulkan pakar hukum tata negara dan mengambil keputusan yang normatif."

Dalam situasi politik yang memanas, Emrus juga berharap agar masyarakat menyikapinya dengan dewasa dan tak mudah terprovokasi tanggapan isu liar yang kebenarannya belum terkonfirmasi.

"Jangan terbawa agenda kepentingan mereka (politisi). Panggung belakang politik bermasalah karena pasti menunggangi kepentingan golongan," tandas Emrus.

Kisruh antara KPK dan Polri bermula sejak penetapan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri. KPK kemudian menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka kasus dugaan rekening mencurigakan. Tak lama kemudian, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan keterangan palsu. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

95. Oso Prihatin Kebutuhan Warga Perbatasan Dipenuhi Negara Tetangga
Date/Time : 1/31/2015 2:05:44 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168895/oso-prihatin-kebutuhan-warga-perbatasan-dipenuhi-negara-tetangga
 

Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang menilai kondisi pembangunan di wilayah-wilayah perbatasan masih memprihatinkan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat.

"Kondisi pembangunan di wilayah perbatasan kita saat ini masih cukup memprihatinkan. Hal tersebut akibat dari konsep pembangunan lama, yang memandang bahwa daerah perbatasan merupakan 'pagar pembatas daerah terluar' dari Indonesia," kata Oesman, Jumat (30/1/2015).

Yang lebih miris, menurut dia, kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah perbatasan lebih sering dipenuhi oleh negara tetangga. Seperti bahan-bahan pokok. Bahkan, siaran televisi yang ditonton warga hanya siaran yang dapat ditangkap dari stasiun televisi negara tetangga.

"Dengan berbagai hal dari negara tetangga yang diterima tiap hari dengan jangka waktu lama inilah yang kemudian menumbuhkan rasa 'nyaman' mereka terhadap negara tetangga. Hingga kemudian sempat muncul istilah 'Indonesia tetap di dadaku, tapi demi perutku aku nyaman dengan negara tetangga'," tambah Oesman.

Pria yang akrab disapa Oso ini mengatakan konsep pembangunan yang lama tersebut saat ini telah ditinggalkan. Dalam paradigma pembangunan sekarang, daerah perbatasan merupakan beranda depan NKRI. Meskipun keamanan dan kedaulatan negara penting, namun paradigma pembangunan harus lebih mengedepankan pendekatan kesejahteraan dibanding pendekatan keamanan. Wilayah Perbatasan harus menjadi 'etalase pembangunan  kesejahteran di Indonesia'.

"Artinya bahwa negara harus menjadikan wilayah perbatasan sebagai Wajah Pembangunan di Indonesia. Jadi potret pembangunan dan tingkat kesejahteraan Rakyat Indonesia tergambar dan terukur dari kondisi yang ada di wilayah-wilayah terdepan Indonesia," sambungnya.

Untuk itu, lanjut Oso, pembangunan infrastruktur dan segala hal yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Beranda Depan Indonesia mutlak diprioritaskan. Salah satu solusinya, adalah pemekaran Kabupaten. Contohnya di Kabupaten Sanggau. "Semuanya butuh pengawalan dan dukungan dari seluruh stakeholder, termasuk di dalamnya para Mahasiswa Indonesia," tutup Oesman.

Mahasiswa Turun ke Perbatasan

Selain itu, Oesman Sapta juga menantang para mahasiswa untuk juga berperan aktif memantau keberadaan masyarakat di wilayah perbatasan.  "Jangan hanya rapat-rapat. Tapi turun ke lapangan, turun perbatasan," kata Oso.

Menurut, jika para mahasiswa berani dan mau turut serta aktif memantau perbatasan, maka pihak MPR akan membantu menyiapkan akomodasi bagi para mahasiswa tersebut.

"Kalau perlu kita sharing ongkosnya. Jadi kita bisa share. Rektor dengan MPR dan BEM juga bisa share. Jadi kalau rapat turun ke lapangan. Bikin pengalaman bagaimana situasi di perbatasan," tambah Oesman.

Tak tanggung-tanggung, pria yang akrab disapa Oso ini juga siap menyediakan transportasi berupa bus bagi membantu para mahasiswa memantau perbatasan. "Saya bersedia sediakan bus. Dan Pak Rektor sediakan makanan," ucap Oso.

Jika rencana itu terwujud, kata Oso, mahasiswa nantinya harus membuat laporan mengenai kondisi masyarakat di daerah perbatasan. Laporan itu nantinya akan di bahas oleh MPR dan langsung diserahkan ke Presiden. "Hasilnya nanti dirumuskan, dan untuk memperjuangkan kepentingan-kepentingan masyarakat di perbatasan itu sendiri," tutup Oesman Sapta. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

96. Kabareskrim: Pemeriksaan BW Terus Dilanjutkan
Date/Time : 1/31/2015 1:26:04 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168900/kabareskrim-pemeriksaan-bw-terus-dilanjutkan
 

Proses hukum terhadap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Polri diprotes sejumlah pihak lantaran adanya dugaan upaya kriminalisasi petinggi lembaga antirasuah tersebut.

Sementara itu, usai mengajukan surat pengunduran diri dari pimpinan KPK atas posisinya sebagai tersangka kasus dugaan keterangan palsu, pihak Bambang melaporkan penangkapan oleh Bareskrim ke Komnas HAM lantaran prosedur penangkapan dinilai melanggar aturan.

Meski demikian, Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Irjen Pol Budi Waseso memastikan proses hukum terhadap Bambang terus dilanjutkan.

"Pemeriksaan terhadap BW (Bambang Widjojanto) akan terus dilanjutkan," ujar Budi Waseso usai bertemu pimpinan Komnas HAM, Jakarta, Jumat (30/1/2015).

Namun demikian, Budi Waseso mengaku belum bisa memastikan kapan pemeriksaan terhadap BW tersebut dilakukan. Kata dia, hal itu diputuskan penyidik Bareskrim.

"Nanti penyidik yang lihat. Mereka akan buat jadwal untuk pemeriksaan selanjutnya. Itu penyidik (yang tentukan jadwal) bukan Kabareskrim. Mereka independen, tidak boleh diintervensi," jelasnya.

Selain itu, Budi Waseso mengaku telah melaporkan kasus ini ke Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti. Untuk itu, dia menepis tidak berkoordinasi dengan pemimpinnya. "Kita laporkan. Biasanya melaporkan terkait perkembangan kasusnya," jelas Budi Waseso.

Dia juga menegaskan bahwa tak benar bahwa ada upaya kriminalisasi terhadap Bambang Widjojanto. "Tidak ada. KPK harus dibesarkan, Polri juga harus dibesarkan. Kita semua institusi harus diamankan," tandasnya.

Tak hanya itu, Budi Waseso mengaku tak setuju dengan anggapan sejumlah pihak yang menyebut penangkapan terhadap BW setelah penetapan tersangka calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK merupakan Cicak Vs Buaya Jilid III.

"Lain itu, beda. Yakinlah hal tersebut tidak ada (seperti Cicak vs Buaya Jilid II). Nggak ada seperti itu," pungkas Budi Waseso.

Bambang Widjojanto sebelumnya ditangkap Bareskrim Polri pada Jumat 23 Januari lalu. Usai ditangkap, mantan pengacara tersebut langsung diperika penyidik Bareskrim. Penangkapan tersebut memicu gelombang protes masyarakat untuk meminta Bambang dibebaskan. Kemudian, tepat pada Sabtu 24 Januari, BW pun dibebaskan. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

97. Bom Meledak di Masjid Pakistan, 40 Orang Tewas
Date/Time : 1/31/2015 1:04:22 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168898/bom-meledak-di-masjid-pakistan-40-orang-tewas
 

Sekitar 40 orang tewas akibat ledakan bom di masjid di Pakistan bagian selatan. Selain itu, puluhan orang lainnya terluka.

"Sebanyak 4 orang di antaranya adalah anak-anak," ujar pejabat kepolisian setempat, Abdul Qudoos Kalwar, seperti dimuat BBC, Jumat (30/1/2015). Korban tewas diperkirakan bertambah.

Insiden tersebut terjadi di masjid milik kaum Syiah di Distrik Shikarpur, Provinsi Sindh.

Seorang saksi mata mengatakan, Zahid Zoon menuturkan, usai ledakan, tempat ibadah itu runtuh. Banyak orang yang terjebak di puing reruntuhan.

"Situasi saat itu sangat kacau. Ribuan orang berlarian," ujar Zahid.

Serangan tersebut diduga dilakukan oleh seorang pelaku yang melancarkan aksi bom bunuh diri. Namun polisi masih menginvestigasi kejadian tersebut.

Beberapa jam setelah ledakan, kelompok militan Jundallah mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Jundallah diketahui merupakan kelompok jaringan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) yang juga punya relasi dengan ISIS.

Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif mengecam serangan bom tersebut. Dia memerintahkan jajarannya untuk melakukan penanganan secara cepat. (Riz)






Back To Top Go To Bottom

98. Dikecam Eks Wakapolri, Ini Tanggapan Kabareskrim
Date/Time : 1/31/2015 12:46:43 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168897/dikecam-eks-wakapolri-ini-tanggapan-kabareskrim
 

Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno mengecam Kabareskrim Polri Irjen Pol Budi Waseso terkait penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Apa tanggapan Budi Waseso?

"Tanya saja ke Pak Oegroseno. Saya nggak mau nanggapi. Silakan orang menilai," ujar Budi di kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (30/1/2015).

Saat ditanya apakah dia sakit hati mendengar kecaman yang dilontarkan Oegorseno, Budi Waseso berkelakar. "Nggak (sakit). Nanti jadinya lagu lagi, 'Sakitnya Tuh di Sini'," sambil memegang dadanya dan tertawa.

Terkait tudingan Oegroseno yang menyebut adanya kejanggalan terhadap penangkapan Bambang Widjojanto dan membuat nama baik instansi Polri menjadi tercemar, Budi mengaku yakin bahwa segala sesuatu yang dilakukan pihaknya sudah sesuai dengan prosedur.

"Saya yakin-seyakinnya yang saya lakukan dasarnya adalah Undang-Undang. Terus terang saya kan 8 tahun di Propam. Saya nggak mungkin melanggar aturan. Insya Allah saya nggak akan melanggar aturan," tandas Budi Waseso.

Oegroseno sebelumnya menilai proses hukum terhadap Bambang oleh Bareskrim terkesan liar. Sebab tidak adanya koordinasi dengan Plt Kapolri Badrodin Haiti. "Ini bukti kalau Wakapolri tidak dianggap oleh perwira berbintang tiga," ujar dia, beberapa waktu lalu. (Riz)



Back To Top Go To Bottom

99. Jumat yang Tidak Keramat di KPK
Date/Time : 1/31/2015 12:29:04 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168845/jumat-yang-tidak-keramat-di-kpk
 

Buyar sudah harapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan. Sebab hingga sore hari, calon tunggal kepala Polri itu tidak menampakkan batang hidungnya di Gedung KPK. Padahal hari itu, Jumat 30 Januari 2015, merupakan jadwal pemeriksaannya setelah 13 Januari 2015 lalu KPK menetapkannya sebagai tersangka.

KPK menetapkan Budi Gunawan (BG) sebagai tersangka atas dugaan menerima hadiah atau janji terkait transaksi mencurigakan atau tidak wajar. Diduga hal itu dilakukan mantan ajudan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri tersebut saat menjabat Kepala Biro Pembinaan Karir (Binkar) Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Markas Besar Polri 2003-2006 dan jabatan lainnya.

Meski sebelumnya banyak yang berharap BG muncul di KPK, namun sang pengacara, Rizman Arif Nasution, jauh-jauh waktu sudah mengungkapkan kemungkinan ketidakhadiran kliennya dalam pemeriksaan.

"Sepertinya belum (akan datang)," kata Razman saat dihubungi, Kamis 29 Januari 2015 malam. Razman mengatakan, pihaknya belum menerima surat‎ panggilan dari KPK. Justru dia mengetahui panggilan pemeriksaan itu dari media, bahwa KPK akan memeriksa Budi Gunawan pada Jumat keramat. "Saya ada info seperti itu dari media," ucap Razman.

Pada Jumat pagi, Razman menegaskan, kliennya menolak panggilan penyidik KPK. Menurut Razman, ada 3 alasan mengapa BG menolak diperiksa. Pertama, semenjak ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, BG mengaku tidak pernah mendapatkan surat penetapan tersangka itu.

"Pak BG belum dapat surat pemberitahuan resmi sebagai tersangka dari KPK. Kita mau surat resmi ya, bukan dari surat kabar atau media sosial," kata Razman di Jakarta.

Kedua, lanjut dia, pihak Budi protes terhadap mekanisme penyerahan surat pemanggilan oleh KPK. Sebab, surat pemanggilan tersebut hanya ditaruh begitu saja di kediaman BG tanpa tanda terima.

"Surat itu siapa yang mengirim, siapa yang menerima, tidak jelas. Bisa dibilang surat itu tiba-tiba ada di rumah dinas Budi di Jalan Tirtayasa 28. Tanpa tanda terima pula," ujar Razman.

Pada surat berlambang KPK itu, ungkap dia, memang tertera pemanggilan atas nama Budi Gunawan. Namun, ada beberapa bagian yang tidak diisi, yakni tanggal pengiriman surat, siapa yang menerima dan siapa yang menyerahkan. Surat itu hanya ditandatangani Kepala Satgas Penyidik atas nama Budi A Nugroho.

Alasan ketiga, pemanggilan itu dianggap mengangkangi proses praperadilan yang tengah ditempuh BG di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Rencananya, sidang praperadilan itu akan digelar pada Senin 2 Februari 2015.

"Tolong KPK hormati proses praperadilan kita dong. Jangan tiba-tiba main panggil saja," cetus Razman. Dia menegaskan, pihaknya akan taat pada proses hukum. Namun, harus sesuai prosedur dan memenuhi etika. Pemanggilan kliennya adalah persoalan serius sehingga proses pemeriksaannya pun harus sesuai aturan dan etika.

"Kalau ini, bagaimana mau datang jika surat pemberitahuan tersangka saja tidak ada. Bagaimana mau datang kalau surat panggilan tidak jelas. Kami tidak menghindar, kami taat konstitusi," ucap Razman.

Bersiap Dilantik Jadi Kapolri

Dia mengungkapkan, saat ini kondisi kliennya dalam keadaan sehat wal afiat. Bahkan, kata Razman, Budi tengah konsentrasi melihat masalah yang menjeratnya. Budi juga tengah bersiap jika sewaktu-waktu Presiden Jokowi melantiknya sebagai kapolri.

"Ada yang bilang BG sakit. Beliau sehat, nggak ada masalah," ucap Razman. "Beliau menyampaikan, saya (BG) masih konsentrasi menghadapi kasus yang ditimpakan kepada saya, saya (BG) juga konsentrasi jika sewaktu-waktu misalnya Pak Presiden melantik jadi kapolri. Beliau bersiap untuk itu," imbuh Razman.

Meski sehat, tapi Razman mengatakan, kliennya sangat galau mengetahui rekomendasi Tim Independen atau Tim 9 yang meminta Presiden Jokowi tidak melantik Budi Gunawan sebagai kapolri untuk menggantikan Jenderal Polisi Sutarman.

Menurut Razman, BG menyebut tim yang dipimpin Syafii Maarif itu tidak fair. Apalagi sampai saat ini, Tim 9 belum sama sekali mendatanginya.

"Tentu beliau kecewa. Pak BG belum didatangi. Bagaimana mau didatangi, kan SK Tim Independen yang dibentuk Jokowi itu, setahu saya ya sampai hari ini belum ada," kata Razman di Mabes Polri.

Kuasa Hukum Budi Gunawan itu menekankan, harusnya Tim 9 lebih dulu bertemu kliennya. "Ini yang paling serius. KPK super cepat, dan Polri super cepat tetapkan tersangka. Kenyataannya, Tim Independen jauh lebih super cepat," tambah Razman.

Razman mengkritik Tim 9 yang dinilainya tidak jelas. Tim Independen, ujar dia, harusnya diisi oleh orang-orang yang tidak terkooptasi dan tidak menyampaikan statemen sebelum menjadi anggota atau sebelum ada putusan dari tim.

"Misal Pak Oegro (Oegroseno). Pak Oegro sebelum beliau menjadi Tim Independen, dia itu sudah bicara situasi yang berkembang, bahwa seolah-olah ada yang tak lazim dalam pengangkatan kapolri. Pak Oegro sudah bicara miring," terang Razman.

Dari dasar itulah, Razman menilai Tim Independen ini tidak independen. "Kemudian Jimly (Jimly Asshiddiqie), dia ketua DKPP. Paling aneh lagi, sebelum keluar putusan Tim Independen kemarin, sudah ada yang menyatakan imbauan untuk undurkan diri. Inikan organisasi yang dibentuk tidak main-main. Jadi sebelum ada putusan tim sudah ada orang yang berbicara. Ini apa?" tutup Razman.

KPK sendiri sebelumnya yakin BG akan hadir dalam pemeriksaan perdananya. Sebab, kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, pemeriksaan ini akan menjadi kesempatan emas bagi BG menjelaskan segala alibi yang ada pada dirinya.

"Inilah kesempatan emas bagi BG menunjukan bukti-bukti otentik miliknya guna mengcounter seluruh sangkaan seperti tersebut dalam sprindik (surat perintah penyidikan). Bukankah di depan fit and proper di DPR hal itu sudah dilakukannya?" kata Bambang.

Dia juga yakin BG akan hadir dalam pemeriksaan, karena BG dinilai sebagai penegak hukum sejati. Di mana Budi akan menunjukkan sosok profesionalitasnya karena patuh pada hukum. KPK pun berharap, Budi menjadi teladan bagi‎ penegak hukum lainnya.

"Kehormatan penegak hukum terletak pada kemauan dan kemampuannya untuk menghormati hukum yang ditujukan bagi kemaslahatan publik," ujar Bambang.

Imbauan Istana



Tapi Jumat Keramat ternyata tidak terjadi. Terkait ketidakhadiran BG, penyidik KPK mengatakan akan menelaah alasan yang disampaikan pihak Budi.

"Alasan atau cara yang dilakukan untuk mengonfirmasi ketidakhadiran BG ini sedang dipertimbangkan penyidik, apakah tergolong patut atau tidak," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di Gedung KPK.

Menurut Priharsa, jika penyidik menyatakan konfirmasi ketidakhadiran BG tergolong tidak patut, pihaknya akan melayangkan surat panggilan kedua. Sebaliknya, jika dinyatakan patut, KPK akan melayangkan panggilan ulang.

Priharsa menjelaskan, secara hukum tidak ada alasan bagi seorang saksi untuk tidak memenuhi panggilan penyidik dengan alasan masih menunggu proses praperadilan. Disebutkan Priharsa, KPK sudah mengirim surat panggilan untuk BG ke 4 lokasi sekaligus.‎ Selain ke Kantor Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol) di mana Budi berkantor saat ini, KPK juga mengirim surat panggilan ke Mabes Polri, rumah dinas, dan rumah pribadi Budi.

Semua surat panggilan tersebut diterima oleh pihak Budi dengan ditandai tanda terima. Hal ini disampaikan Priharsa sekaligus membantah pernyataan kuasa hukum Budi Gunawan, Razman yang menyebut tidak ada yang menerima surat panggilan KPK. "Ada tanda terimanya," kata Priharsa.

Melihat perkembangan yang terjadi Istana Presiden angkat suara. Melalui Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, pemerintah mengimbau agar BG mengikuti proses hukum yang benar dengan memenuhi panggilan KPK.

"Imbauannya, mengikuti proses hukum yang seharusnya berjalan," kata Andi di Istana Kepresidenan, Jakarta. Meski begitu, kata Andi, Istana tetap menghormati langkah hukum BG yang menolak diperiksa.

"Ada hak dari individual untuk melakukan beberapa proses hukum terkait dengan pemanggilan seperti ini. Kuasa hukumnya adalah yang kemudian memberikan pertimbangan hukum kepada Pak Budi Gunawan. Dan itu bagian dari proses hukum yang dihormati oleh istana," ujar Andi.

Budi Gunawan sebelumnya ditetapkan menjadi tersangka karena diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b, Pasal 5 ayat 2, Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHPidana.

Karena mangkir dalam pemeriksaan pertamanya, KPK akan memanggil kembali Budi Gunawan pekan depan. (Sun/Riz)



Back To Top Go To Bottom

100. Oesman Sapta: Saya Berontak Kalau Mahasiswa Dibungkam
Date/Time : 1/31/2015 12:21:41 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2168893/oesman-sapta-saya-berontak-kalau-mahasiswa-dibungkam
 

Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang mengingatkan kepada mahasiswa untuk tetap menjadi pengawas dan pengawal pemerintahan yang kini dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ia pun meminta kepada seluruh mahasiswa untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

"Saya berontak kalau masyarakat dibungkam. Mahasiswa nggak bisa ditunggangi, mahasiswa punya dignity dan bersama rakyat," tegas Oesman di depan puluhan mahasiswa saat menjadi narasumber Munas Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia di Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (30/1/2015).

Menurut pria yang akrab disapa Oso ini, pemuda khususnya para mahasiswa mempunyai peran penting dalam perubahan politik di Indonesia.

"Pemuda itu kemudian jadi mahasiswa. Perubahan politik di negara ini tidak pernah diubah oleh partai politik. Tetapi perubahan di Indonesia dilakukan mahasiswa dan pemuda," ucap Oso.

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ini menambahkan MPR tidak akan menutup diri jika ada dari perwakilan BEM SI yang ingin menyampaikan pendapatnya kepada pemerintah. Bahkan, Oso menjamin akan menyampaikan aspirasi mahasiswa ke pemerintah.

"Kalau BEM mau ketemu dan bicara dengan MPR, saya duluan yang terima kalian. Kalau saya ditunjuk sebagai perwakilan BEM saya terima. Lembaga MPR menerima BEM," tandas Oso. (Ado)



Back To Top Go To Bottom