Search Channels
 for 
 

Free Diary Software

What Credit Card Should I Get?

Online RSS Preview
(Content viewed with Online RSS Viewer; converting raw RSS feeds into nicely formatted webpages everytime!)
 
 
 
Berita Politik, Hukum, Dunia International - Indonesia News Today
Show/Hide Channel Info RSS Channel Source Add To My Channels | Hide All Content Show All Content
 
Hide Channel Info Channel Info

Berita Politik, Hukum, Dunia International - Indonesia News Today
Author : -
Overview : Liputan6.com Indonesia News Today, menyajikan kabar berita terkini indonesia dan dunia internasional meliputi berita politik hingga hukum dan kriminal
Language : English
Last Updated : 12/28/2014 10:28:43 PM
Website : http://news.liputan6.com


View Channel View Channel

1. Dilengkapi Alat Canggih, Kapal BPPT Diterjunkan Cari AirAsia
Date/Time : 12/28/2014 8:52:50 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2153320/dilengkapi-alat-canggih-kapal-bppt-diterjunkan-cari-airasia
 

Pencarian [Pesawat AirAsia](2153279 "") yang hilang kontak sejak pukul 07.17 terus dilakukan. Menko Maritim Indroyono Susilo telah menugaskan kapal canggih dari BPPT untuk bergerak ke perairan Belitung.

"Saya Sudah tugaskan Kapal Riset BPPT Baruna Jaya IV untuk bergerak ke perairan Belitung guna ikut Operasi Search," demikian pesan singkat dari Menko Maritim Indroyono Susilo kepada Menhub Ignasius Jonan, Minggu (28/12/2014).

Kapal yang dikerahkan itu dinilainya memiliki alat canggih. Selain itu, kapal tersebut telah berpengalaman menemukan pesawat yang hilang.

"Baruna Jaya IV dengan peralatan sensor Multi Beam Echo Sounder dan Side Scan Sonnar. Kapal sudah berpengalaman menemukan KM Gurita yang tenggelam di Sabang tahun 1996, menemukan Boeing 737 Adam Air yang tenggelam di Selat Makassar tahun 2007 dan menemukan KM Bahuga Jaya yang tenggelam di Selat Sunda pada 2012," jelas Indroyono.

Pesawat AirAsia jurusan Surabaya-Singapura dikabarkan hilang kontak dengan Air Traffic Control (ATC) Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 06.17 WIB. Pesawat dengan nomor register QZ 8501 itu berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur pukul 05.20 WIB, dan seharusnya tiba di Bandara Changi, Singapura pukul 08.30 waktu setempat.

Pesawat bertipe Airbus A320-200 PK-AXC itu dipiloti Kapten Iriyanto dan Remi Emmanuel Plesel, serta 4 awak kabin, yakni Wanti Setiawati, Khairunisa Haidar Fauzi, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi, dan 1 teknisi bernama Saiful Rakhmad.

Pesawat itu mengangkut 7 awak dan 155 penumpang yang terdiri atas 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak, dan ‎1 bayi. Penumpang didominasi dari warga negara Indonesia, 1 WN Singapura, 1 WN Inggris, 1 WN Malaysia, dan 3 WN Korea Selatan. (Ali)



Back To Top Go To Bottom

2. 5 Negara Siap Bantu Lacak Jejak AirAsia QZ8501
Date/Time : 12/28/2014 8:09:55 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2153308/5-negara-siap-bantu-lacak-jejak-airasia-qz8501
 

Lima negara tetangga siap membantu mencari jejak pesawat [AirAsia QZ8501](2153281 "") yang hilang kontak pagi tadi. Kelima negara tersebut bahkan telah menawarkan bantuan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Negara Australia, Singapura, Inggris, Korea Selatan, dan Malaysia, mereka sudah siap membantu pencarian," ujar Ketua KNKT Tatang Kurniadi di Kantor Otoritas Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

Dia mengaku menyambut baik tawaran bantuan tersebut. Namun saat ini pihaknya masih berupaya memaksimalkan semua sumber daya yang ada untuk mencari pesawat tersebut.

"Sementara ini semua tenaga masih dari Indonesia. Kita masih coba cari dengan semaksimal mungkin," tutur dia.

Tatang juga belum berani menyebutkan penyebab hilangnya AirAsia. Dia mengatakan, jajarannya masih melacak keberadaan pesawat tersebut lewat sinyal dari Emergency Locator Tramsiter (ELT) maupun sinyal Ping.

"Saya jarang berpikir terburuk, pegangan dari seorang investigator tidak boleh menempatkan spirit dalam posisi negatif. Jadi kita tetap optimis bisa ditemukan," ujar dia.

7 Pesawat

Sementara itu, Plt Dirjen Perhubungan Udara Djoko Murjatmodjo mengatakan, jumlah armada yang dikerahkan untuk mencari AirAsia mencapai 7 pesawat. Di antaranya TNI Angkatan Udara mengirimkan pesawat AI 7303 yang terbang dari Makassar. Kemudian CN 235 callsign P860 yang berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur.

Selain itu ada juga Pesawat Patmar CN 235 callisgn P861 yang berangkat dari Batam, pesawat Heli Dauphin SAR HR 3601 berangkat dari Pondok Cabe, Tangerang, Banten. Sedangkan dari Halim Perdanakusuma meluncur Pesawat A 1323 dan Heli HT 3310.

"Terakhir adalah pesawat Kalibrasi King Air yang take off dari Bandara Budiarto (Curug, Tangerang)" tandas Djoko. Menurut dia, pencarian terus dilakukan di sekitar perairan Belitung, Palembang, dan sekitarnya, serta di darat dari Sampit sampai Pontianak.

"Jika sampai malam hari belum ada hasil, maka akan dilanjutkan besok pagi," tandas Djoko.

Pesawat AirAsia QZ8501 tujuan Singapura itu terbang dari Bandara Juanda Surabaya pada pukul 05.36 WIB. Namun di tengah perjalanan, pesawat [AirAsia](2153265 "") tersebut dinyatakan hilang kontak. Burung besi itu terakhir kali terlacak pada pukul 06.16 WIB dan hilang dari radar pos pemantau Jakarta pukul 06.17 WIB. (Ndy/Sun)



Back To Top Go To Bottom

3. Bali Digoyang Gempa 4,7 SR, Warga Lari dari Rumah
Date/Time : 12/28/2014 8:08:27 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2153307/bali-digoyang-gempa-47-sr-warga-lari-dari-rumah
 

Gempa berkekuatan 4,7 SR mengguncang Denpasar, Bali pada pukul 19.58 Wita. Gempa yang berpusat di Klungkung, Bali dengan kedalaman 114 KM itu dirasakan masyarakat Kuta, Denpasar, hingga Karangasem dan Klungkung.

Kepala Wilayah III BMKG Denpasar I Wayan Suardana mengatakan, pusat gempa ada di Klungkung dengan kedalaman 114 KM. "Gempa dirasakan warga Kuta, Denpasar, Karangasem dan Klungkung," kata dia saat dihubungi Liputan6.com di Denpasar, Minggu (28/12/2014).

Menurut Wayan, gempa ini tidak berpotensi tsunami. "Tidak ada potensi tsunami," tutur dia.

Sementara itu, Adi Warga Denpasar mengatakan, kekuatan gempa yang terjadi lumayan kencang. Ketika gempa berlangsung dia segera keluar rumah.

"Saya berlari keluar rumah karena gempanya cukup berasa sampai saya duduk ikut miring," tandas Adi.



Back To Top Go To Bottom

4. Sosok Pilot AirAsia QZ8501 di Mata Sahabat
Date/Time : 12/28/2014 8:03:34 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2153279/sosok-pilot-airasia-qz8501-di-mata-sahabat
 

Pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 hilang kontak sejak pukul 06.17 WIB. Pesawat itu terbang dari Bandara Juanda, Subaraya, Jawa Timur, menuju Bandara Changi, Singapura.

Pesawat Airbus tersebut dipiloti Kapten Irianto. Kepala Basarnas FH Bambang Soelistyo Marsdya mengaku cukup kenal dengan sang kapten.

Menurut dia, Kapten Irianto adalah sosok pilot yang andal dan profesional dalam menjalankan profesinya. Dalam perbincangan sejenak dengan Liputan6.com, Bambang menyatakan Kapten Irianto yang dikenalnya berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Jam terbangnya sudah banyak. Orangnya smart, orangnya friendly (bersahabat) itu. Irianto orang Yogya," kata Bambang Soelistyo di kantor Basarnas, Jakarta, Minggu (28/12/2014).

Seolah masih tidak percaya identitas pilot AirAsia atas nama Kapten Irianto, Kepala Basarnas itu awalnya enggan komentar lebih jauh terkait sosok Irianto. Berulang kali Bambang menghindari pertanyaan terkait pribadi Irianto. Namun akhirnya, Bambang buka suara. Bambang mengaku mengenalnya sejak bersama-sama masuk TNI Angkatan Udara.

"Tapi bener nggak itu Irianto. Jangan-jangan bukan yang saya kenal. Pilot Irianto itu dulu pernah di Angkatan Udara. Kenalnya sejak masuk TNI AU dulu. Ya itu tadi, ya jam terbangnya sudah banyak sekali. Baik orangnya," ungkap Bambang.

Terkait firasat ataupun soal kenangan di antara mereka berdua, Bambang menolak bercerita. Yang jelas, tegas dia, Irianto sudah keluar dari Angkatan Udara sejak lama. Bambang juga mengaku sudah lama tak bertemu ataupun kontak dengan Irianto.

"Sudah lama sejak dia keluar angkatan udara. Terakhir ketemu itu waktu ada pertemuan mantan-mantan penerbang di AURI kira-kira 5 tahun lalu atau di bawah 5 tahun saya lupa," beber Bambang.

Pesawat AirAsia jurusan Surabaya-Singapura dikabarkan hilang kontak dengan Air Traffic Control (ATC) Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 06.17 WIB. Pesawat itu berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur pukul 05.20 WIB, dan seharusnya tiba di Bandara Changi, Singapura pukul 08.30 waktu setempat.

Pesawat bertipe Airbus A320-200 PK-AXC itu dipiloti Kapten Irianto dan Remi Emmanuel Plesel, serta 4 awak kabin, yakni Wanti Setiawati, Khairunisa Haidar Fauzi, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi, dan 1 teknisi bernama Saiful Rakhmad.

Pesawat itu berpenumpang 155 orang, terdiri atas 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak, dan ‎1 bayi. Penumpang didominasi warga negara Indonesia, 1 WN Singapura, 1 WN Inggris, 1 WN Malaysia, dan 3 WN Korea Selatan. (Ali/Sun)



Back To Top Go To Bottom

5. Permintaan AirAsia QZ8501 Tambah Ketinggian Belum Disetujui ATC
Date/Time : 12/28/2014 7:52:19 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2153303/permintaan-airasia-qz8501-tambah-ketinggian-belum-disetujui-atc
 

Permintaan [Pesawat AirAsia ](2153247 "")QZ8501 rute Surabaya–Singapura yang hilang kontak sekitar pukul 06.17 WIB, untuk naik ke ketinggian 38 ribu kaki ternyata belum disetujui petugas Air Traffic Control (ATC) Bandara Soekarno-Hatta. ATC hanya menyetujui permintaan perpindahan jalur.

"Permintaan untuk naik ke ketinggian 38.000 kaki belum dapat disetujui. Dikarenakan kondisi traffic dan koordinasi dengan adjacent ATS unit, di mana di atas AirAsia masih ada pesawat," ujar Plt Dirjen Pehubungan Udara Djoko Murjatmodjo di Kantor Otoritas Bandara Internasional Soekarno Hatta, Minggu (28/12/2014) petang.

Menurut Djoko, hilangnya kontak dengan pesawat jenis Airbus A320-200 tersebut berselang 5 menit setelah pilot meminta izin naik. ""Permintaan izin pukul 06.12 WIB, sebelum diberikan izin, langsung lost contact pada 06.17 WIB," ungkap dia.

Kemudian, Tim KNKT dan Tim Airnav melakukan ploting dan analisa perkiraan posisi terakhir di mana pesawat tersebut hilang kontak. Yaitu pada koordinat 03.36.31 lintang selatan dan 108.41.46 bujur timur.

"Tim Basarnas langsung melakukan pencarian ke koordinat tersebut. Tapi tidak ditemukan petunjuk mengenai keberadaan pesawat AirAsia ini," kata Djoko.

Dia menegaskan, pihaknya belum bisa berasumsi terkait penyebab hilangnya kontak Pesawat AirAsia. Ini lantaran tidak ada sinyal dari Emergency Locator Tramsiter (ELT) maupun Pinger yang menandakan pesawat tersebut jatuh ke darat atau ke laut.

"Jadi belum ada perkembangan. Kita masih lakukan pencarian di laut sekitar Belitung, Palembang, dan sekitarnya serta di darat dari Sampit sampai Pontianak," ungkap Djoko.

Pilot sebelumnya melapor kepada petugas ATC untuk menyimpang dari rute penerbangan ke arah kiri dan meminta naik dari ketinggian 32 ribu ke ketinggian 38 ribu kaki. Permintaan tersebut untuk menghindari awan kumulonimbus atau awan tumpukan yang berisi hujan besar. (Ali/Sun)



Back To Top Go To Bottom

6. Kebakaran Pasar Klewer Diprediksi Bikin Rugi Rp 10 Triliun
Date/Time : 12/28/2014 7:46:26 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2153302/kebakaran-pasar-klewer-diprediksi-bikin-rugi-rp-10-triliun
 

Kebakaran melanda [Pasar Klewer](2153280 ""), Solo, Jawa Tengah pada Sabtu malam 27 Desember 2014. Para pedagang di pasar itu kini hanya pasrah tokonya dilalap si jago merah.

Kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp 10 triliun. Humas Humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) Kusbani mengatakan, dampak kebakaran menyebabkan para pedagang menanggung kerugian yang tak sedikit.

Hal itu dikarenakan mereka tidak bisa mengevakuasi barang dagangannya saat kebakaran terjadi. Hingga akhirnya dagangan mereka ludes terbakar.

"Karena api menjalar dengan cepat, para pedagang tidak bisa menyelamatkan barang dagangannya. Oleh sebab itu, saya meminta supaya para pedagang keluar saja untuk melepas dagangannya," kata Kusbani di Solo, Jawa Tengah, Minggu (28/12/2014).

"Total kerugian mencapai Rp 10 triliun. Jumlah itu berasal dari perhitungan jika dirata-rata satu kios itu kerugiannya mencapai Rp 2-3 miliar. Bahkan, satu kios ada yang mencapai Rp 5 miliar nilai kerugiannya," tutur dia.

Total kios di pasar tersebut mencapai 2.300. Dari jumlah itu diperkirakan ada 1.532 kios yang terbakar.

"Jumlah itu baru yang dari jumlah kios yang terbakar. Belum nilai dari kerugian para penjual oprokan yang biasanya jualan didalam. Di Klewer sendiri terdapat 825 penjual oprokan," tutur dia.

[Pasar Klewer](2153174 "") telah menjadi pusat perdagangan tekstil dan batik di Solo. Bahkan, berdasarkan pengakuan dari Kusbani jumlah nilai transaksi setiap harinya di pasar tersebut mencapai Rp 17 miliar.

"Itu baru hari-hari biasa. Jika ada liburan panjang jumlah transaksi bisa mencapai Rp 21 miliar per hari," ucap Kusbani. (Ali)

Siang tadi, para pedagang, terlihat sibuk mengamankan barang dagangannya. Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo juga terlihat memantau langsung proses pemadaman api di Pasar Klewer. Mantan wakil Jokowi saat menjabat Walikota Solo itu diketahui telah memantau proses evakuasi kebakaran sejak Sabtu malam 27 Desember 2014.

"Ada 30 mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan api. Mobil-mobil tersebut telah berusaha memadamkan sejak tadi malam," tandas Hadi.



Back To Top Go To Bottom

7. Vanished AirAsia Calls for British Rescue-Search Cooperation
Date/Time : 12/28/2014 7:45:47 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2153300/vanished-airasia-calls-for-british-rescue-search-cooperation
 

An AirAsia plane with the flight number of QZ 8501 bound for Singapore, departing from Surabaya, Indonesia is reported to have lost contact with the Indonesian air- traffic control shortly after take- off on Sunday (12/28/2014). The Airbus A320-200 last contact with the tower was at 06.17 local time when it flew above the west kalimantan area and its presence remains unknown hitherto. This major incident is marked as third unwanted tragedy to occur following the MH17 and MH370.

The low-cost carrier was carrying 162 passengers took off at approximately 05.36 am local time and was expected to land in Singapore at 08.30 am local time. Among the passengers, 155 Indonesians, 1 Singaporean, 1 Malaysian, 3 South Korean and 1 British and 1 French who happens to be the co-pilot of the missing plane. They include 16 children and one 1 infant. The plane initially flew at the normal height of 32 thousand feet or as commonly known as flight level plan 320.

Bad weather is assumed to be the primary impetus to this incident. Due to the presence of victims from various countries apart from Indonesia, representatives from each nation’s victims immediately seek for joint search and rescue cooperation with Indonesia and other Southeast Asian Nations. While search is still under way, the Indonesian government is setting up a missing flight hotline: +62219850801 for those who wish to gain information and remain updated until the carrier is located.

The British Embassy in Jakarta provides a nationwide statement to clarify the United Kingdom intention in joining the search and rescue endeavour. One of the passengers in that flight was British and this only enhances the British’s willingness to involve themselves in finding the currently still missing plane.

"We are aware of reports of Air Asia flight incident QZ 8501. Our thoughts and prayers are with the passengers and the affected families. We are aware of reports of a British national on board and we are liaising urgently with the local authorities to establish further details," stated by the British Embassy in Jakarta, Indonesia this afternoon (12/28/2014). (Akp/Riz)



Back To Top Go To Bottom

8. AirAsia QZ8501 Diduga Hilang di Teluk Kumai
Date/Time : 12/28/2014 7:42:22 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2153301/airasia-qz8501-diduga-hilang-di-teluk-kumai
 

Guna mencari [Pesawat AirAsia QZ8501](2153191 ""), tim SAR Pontianak menerjunkan satu kapal milik mereka. Kapal itu berjenis RB 214. "Sudah diberangkatkan 1 kapal hari ini," kata Kepala Kantor SAR Pontianak, Slamet Riyadi, Minggu (28/12/2014), di Pontianak.

Selain menerjunkan 1 kapal, Tim SAR Pontianak juga mengerahkan puluhan anggotanya. Termasuk di dalamnya 4 anggota Dit Polair Polda Polda Kalbar. "Anggota kita ada 24 orang. Empat orang berasal dari Dit Polair Polda Kalbar berangkat dengan rombongan kita," jelas Slamet.

Dia mengungkapkan, timnya mencari AirAsia QZ 5801 di Teluk Kumai. Tempat itu diduga sebagai lokasi hilangnya pesawat. "Lokasi dugaan atau yang menjadi tempat pencarian kita di Teluk Kumai,” pungkas dia.

Masih kata Slamet, pihaknya belum mengetahui secara pasti keberadaan pesawat AirAsia QZ8501 tersebut. Tapi sesuai instruksi dari pusat, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Pesawat jenis Airbus A320-200 PK-AXC itu terbang dari Bandara Juanda, Surabaya, menuju Singapura. Pesawat tersebut hilang kontak dengan menara pengawas pada pukul 06.17 WIB. Pesawat dipiloti Kapten Iriyanto dan Remi Emmanuel Plesel dan mengangkut 155 penumpang, 4 awak kabin, dan 1 orang teknisi. (Sun)



Back To Top Go To Bottom

9. Pria Ini Ngaku Dapat Kabar AirAsia QZ8501 Mendarat di Pulau Long
Date/Time : 12/28/2014 6:53:13 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2153275/pria-ini-ngaku-dapat-kabar-airasia-qz8501-mendarat-di-pulau-long
 

Di tengah kebingungan pencarian pesawat [AirAsia](2153257 "") QZ8501, seorang pria dengan tergopoh-gopoh mendatangi Crisis Centre Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Pria bernama Henri mengaku mendapat telepon dari kawannya bahwa pesawat [AirAsia](2153218 "") yang hilang kontak tidak jatuh.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Minggu (28/12/2014), menurut Henry, saat ini posisi pesawat sudah mendarat dalam kondisi rescue mission di Pulau Long, Bangka Belitung.

Pihak Angkasa Pura I langsung menghubungi Kodim setempat dan meminta tim penyelamat segera menuju Pulau Long, [Bangka Belitung](2153185 ""). Namun hingga kini belum ada informasi terkait penemuan pesawat ini.

Pesawat AirAsia jurusan Surabaya-Singapura dikabarkan hilang kontak dari Air Traffic Control (ATC) Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 06.17 WIB. Pesawat dengan nomor register QZ 8501 itu berangkat dari Bandara Juanda pukul 05.20 WIB, dan seharusnya tiba di Bandara Changi, Singapura, pukul 08.30 waktu setempat.

Pesawat bertipe Airbus A320-200 PK-AXC itu dipiloti Kapten Iriyanto dan Remi Emmanuel Plesel, serta 4 awak kabin, yakni Wanti Setiawati, Khairunisa Haidar Fauzi, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi, dan 1 teknisi bernama Saiful Rakhmad.

Pesawat tersebut mengangkut 155 orang, terdiri atas 138 [penumpang](2153191 "") dewasa, 16 penumpang anak-anak, dan ‎1 bayi. Penumpang didominasi dari warga negara Indonesia, 1 WN Singapura, 1 WN Inggris, 1 WN Malaysia, dan 3 WN Korea Selatan. (Nfs/Mut)



Back To Top Go To Bottom

10. Mencekamnya Terbang di Rute AirAsia QZ8501
Date/Time : 12/28/2014 6:50:27 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2153281/mencekamnya-terbang-di-rute-airasia-qz8501
 

Pesawat [AirAsia](2153265 "") QZ8501 rute Surabaya-Singapura yang dikemudikan Kapten Pilot Irianto hingga kini masih belum ditemukan keberadaannya. Badai dan petir sedang terjadi saat pesawat itu hilang kontak di lintasan antara Pulau Belitung dan Kalimantan.

Pengalaman Liputan6.com saat melakukan perjalanan dari Pontianak, Kalimantan Barat, menuju Jakarta sekitar pukul 13.00 WIB menggunakan maskapai Garuda Indonesia, atau beberapa jam setelah AirAsia resmi diumumkan hilang kontak, cuaca ekstrem kerap terjadi di rute penerbangan itu.

Penerbangan pertama dari Pontianak menuju Jakarta setelah peristiwa AirAsia hilang kontak tak kalah mencekam. Hampir setiap penumpang di pesawat Garuda itu telah mengetahui kabar hilangnya AirAsia QZ8501 di jalur yang bakal mereka lalui.

Dengan diiringi rintik hujan, mesin pesawat Garuda GA513 dinyalakan sekitar pukul 13.00 Wita. Seperti biasa, seorang pramugari pun menjelaskan prosedur penggunaan alat keselamatan penerbangan.

Menunduk dan Berdoa

Saat take off, tidak ada hal-hal yang membuat khawatir sebagian penumpang selain masih teringat kabar mengenai hilangnya pesawat [AirAsia](2153255 ""). Pesawat pun mulai terbang meninggi dengan sempurna.

Namun 20 menit pasca-mengudara, penumpang dibuat risau. Pesawat Garuda yang mereka tumpangi mengalami turbulensi atau guncangan selama 15 detik. Saat itu pilot mengumumkan lintasan yang mereka lalui sedang menghadapi cuaca buruk.

Sekitar 30 menit kemudian turbulensi lanjutan kembali terjadi. Selain meminta penumpang yang sedang berada di toilet kembali ke tempat duduknya, pilot juga memerintahkan penumpang agar tetap mengenakan sabuk pengaman.

Penumpang kembali risau. Seperti yang dirasakan seorang penumpang, Nanda Prananda.

"Mudah-mudah tidak terjadi apa-apa. Tapi kalaupun terjadi, ini takdir kita," kata Nanda kepada Liputan6.com sambil menunduk dan berdoa.

Beruntung, keadaan itu tidak berlangsung lama. Pilot mengumumkan bahwa dalam beberapa saat lagi pesawat akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten. Dan tepat pukul 14.17 WIB, pesawat dari Bandara Supadio Pontianak ini landing dengan sempurna. Dan wajah para penumpang pun lega. (Ndy/Mut)



Back To Top Go To Bottom