Search Channels
 for 
 

Free Diary Software

What Credit Card Should I Get?

Online RSS Preview
(Content viewed with Online RSS Viewer; converting raw RSS feeds into nicely formatted webpages everytime!)
 
 
 
Berita Politik, Hukum, Dunia - Indonesia News Today
Show/Hide Channel Info RSS Channel Source Add To My Channels | Hide All Content Show All Content
 
Hide Channel Info Channel Info

Berita Politik, Hukum, Dunia - Indonesia News Today
Author : -
Overview : Liputan6.com Indonesia News Today, menyajikan kabar berita terkini indonesia dan dunia internasional meliputi berita politik hingga hukum dan kriminal
Language : English
Last Updated : 4/24/2014 7:28:06 AM
Website : http://news.liputan6.com/


View Channel View Channel

1. Demi Keutuhan NKRI, Seni dan Budaya Papua Segera Dipatenkan
Date/Time : 4/24/2014 5:21:02 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2040872/demi-keutuhan-nkri-seni-dan-budaya-papua-segera-dipatenkan
 

Kekayaan seni dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia membuat pemerintah harus betul-betul mendata dan menata dengan baik kekayaan bangsa ini, khususnya pemerintah daerah. Hal ini penting dilakukan agar seni dan budaya yang dimiliki Indonesia tidak diklaim oleh negara lain yang masih serumpun. Untuk menghindari hal tersebut, Gubernur Papua Lukas Enembe memiliki program mematenkan seni dan budaya yang dimiliki Bumi Cenderawasih.

Seperti yang tercantum dalam laman resmi Provinsi Papua, dalam acara pelantikan Dewan Kesenian Tanah Papua (DKTP) yang baru periode 2014-2019, Gubernur Papua Lukas Enembe menugaskan DKTP untuk mematenkan seluruh seni dan budaya yang ada di Bumi Papua.

"Jadi, hari ini (15/4/2014) saya tugaskan kepada Dewan Kesenian untuk segera menata potensi kekayaan budaya kita, baik seni pahat, seni tari atau seni apa saja, termasuk sanggar-sanggar yang dimilik kelompok dan keluarga agar ditata dengan baik. Dan saya tugaskan untuk dipantenkan segera jangan sampai diklaim orang lain," kata Lukas Enembe.

Untuk mendukung Dewan Kesenian Tanah Papua, lanjut Lukas, pihaknya akan berupaya memfasilitasi kebutuhan kantor DKTP, agar dapat bekerja dengan baik. "Untuk melakukan tugas besar itu maka para pengurus harus memiliki sarana penunjang yang baik pula,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Gubernur menyampaikan pesan penting kepada Dewan Kesenian untuk membuat aksesori cendrawasih imitasi, sehingga tidak membunuh burung cendrawasih yang merupakan burung `surga` serta habitat aslinya di Provinsi Papua.

Mendengar arahan dan penjelasan Lukas Enembe, Ketua Umum DKTP, Nomensen Mambraku menyatakan kesiapannya untuk melakukan langkah-langkah strategis guna mengupayakan penggalian, pengembangan dan perlindungan terhadap potensi seni budaya Papua.

"Kami akan mensinergikan berbagai program dan kegiatan organisasi dengan kebijakan pemerintah saat ini, yaitu Papua bangkit, mandiri dan sejahtera,” ujarnya.

Lebih lanjut Nomensen mengatakan, seni dan budaya Papua adalah pilar terakhir yang mengindikasikan bahwa Papua ada dan hidup di atas bumi persada Nusantara. Oleh sebab itu, seni dan budaya merupakan pertahanan terakhir dari identitas orang Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (papua.go.id/Gil)



Back To Top Go To Bottom

2. Penyelundupan Sabu, Bea Cukai Juanda Cokok 5 WNA dan 2 WNI
Date/Time : 4/24/2014 4:01:02 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2041067/penyelundupan-sabu-bea-cukai-juanda-cokok-5-wna-dan-2-wni
 

Jajaran Bea Cukai Bandar Udara Juanda dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kanwil Jawa Timur terus meningkatkan pencegahan penyelundupan narkotika. Sejak awal tahun hingga April ini, mereka menggagalkan penyelundupan sabu dengan total keseluruhan 5.090 gram.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Bandara Juanda Iwan Hermawan yang mengatakan bahwa dalam upaya penggagalan tersebut pihaknya juga menangkap 5 tersangka. Terdiri dari 3 warga negara asing (WNA), dan 2 warga negara Indonesia (WNI).

"Terakhir kali, kami berhasil mengamankan 2 WNA asal China dan Nigeria," tutur Iwan Hermawan di Surabaya, Rabu (23/4/2014).

Terakhir kali Tim Anti-Narkotika KPPBC Bandara Juanda dan Ditjen Bea Cukai Kanwil Jatim kembali menggagalkan penyelundupan sabu seberat 1.840 gram sabu di terminal kedatangan internasional Bandara Juanda.

Narkotika jenis methamphetamine itu disita dari wanita WNA Lu  Xumei (27) no paspor G 43811202 berkebangsaan China. Pelaku yang menaiki pesawat Cathay Pasific nomor penerbangan CX 781 dari Hong Kong itu ditangkap usai menjalani pemeriksaan tubuh dan pemindaian sinar X.

Iwan Hermawan mengungkapkan, modus dalam penyelundupan ini, pelaku menyembunyikan barang haram itu di dalam tas punggung yang dikemas dalam 8 bungkus yang dilakban dan dimasukkan dalam 4 tas tangan.

Gagalnya penyelundupan sabu ini berkat kerja sama antar-petugas. Mulai pihak Bea Cukai, Pomal Lanudal, Direktorat Narkoba Polda Jatim, BNN Jatim, hingga petugas otoritas bandara.

Dalam pengembangan kasus, selain mencokok penyelundup, petugas berhasil menangkap penjemput pelaku berinisial OCF warga Nigeria. "Mudah-mudahan ke depannya, jaringan sabu bisa diungkap sampai ke akar-akarnya," tegas Kepala BNN Jatim Brigjen Pol. Iwan A. Ibrahim.

Dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 113 ayat 1 dan 2 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, pidana seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun.



Back To Top Go To Bottom

3. [FOTO] Tanpa SDA, Mukernas PPP Tetap Berjalan
Date/Time : 4/24/2014 3:51:04 AM
Direct link : http://foto.liputan6.com/show/1/2041066/0/foto-tanpa-sda-mukernas-ppp-tetap-berjalan
 

Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali (SDA) tak terlihat dalam pembukaan Mukernas PPP di Hotel Seruni III, Bogor, Rabu (23/4/2014) (Liputan6.com/Johan Tallo).



Back To Top Go To Bottom

4. News Flash : Panglima TNI Banting Jam - Edis Edilia Hadiri Sidang
Date/Time : 4/24/2014 3:49:23 AM
Direct link : http://video.liputan6.com/main/read/187/2041065/0/news-flash-panglima-tni-banting-jam-edis-edilia-hadiri-sidang
 

Panglima TNI Banting Jam `Rp 1 Miliar` Miliknya, Edis edilia menghadiri sidang suami  di Pengadilan negeri  Jakarta Selatan.



Back To Top Go To Bottom

5. 3 WNI Diduga Diculik, TNI AL Koordinasi dengan Otoritas Malaysia
Date/Time : 4/24/2014 3:05:50 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2041055/3-wni-diduga-diculik-tni-al-koordinasi-dengan-otoritas-malaysia
 

Kapal tanker Jepang Naninwa Maru 1 dirompak di Selat Malaka, selat yang terletak antara Pulau Sumatera dan Semenanjung Malaysia. Diduga, 3 anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia diculik saat kerjadian tersebut.

Menanggapi informasi penculikan tersebut, pihak TNI Angkatan Laut pun langsung berkoordinasi dengan International Maritime Bureau (IMB) yang bertempat di Kuala Lumpur, Malaysia. Namun sampai saat ini pihak TNI AL belum bertindak karena kejadiannya berada di wilayah yuridiksi Malaysia.

"Kalau dari TNI AL nunggu laporan dari sana. Karena TNI AL punya Atase Pertahanan di sana karena bukan wilayah yuridiksi kita. Jadi kita nggak bisa berbuat, kita cuma koordinasi," ucap Kasubdis Penerangan Umum Dispen AL Kolonel Laut Suradi Agung Slamet kepada Liputan6.com, Jakarta Rabu (23/01/2014).

"Kita dapat informasi bahwa ada warga Indonesia yang disandera, sekarang otoritas Malaysia yang melakukan pelacakan itu," imbuhnya.

Menurut sumber Liputan6.com di Badan Keamanan Laut, kejadian itu berlangsung di sekitar 30 mil laut sebelah barat Port Klang Malaysia. Para perompak ini melakukan pencurian bahan bakar minyak (BBM) yang dibawa kapal berbendera St. Kitts dan Nevis ini.

"Para perompak mengambil BBM sebanyak 3 juta liter MDO (diesel). Lalu 3 ABK dibawa perompak. Bukan hanya membawa ketiga kru, tapi juga membawa barang pribadinya dan paspor ketiga ABK. Para perompak menggunakan 2 kapal dan memindahkan pencurian mereka ke kapal mereka," imbuhnya.

Naninwa Maru 1 mulai berlayar dari Pulau Ketam, Selangor, Malaysia, Selasa 22 April silam sekitar pukul 01.00 waktu setempat. Kapal tersebut dirompak dalam perjalanan menuju Myanmar.

Komandan polisi Port Klang, Norzaid Muhammad Said, menjelaskan awalnya seorang awak kapal melihat kawanan perompak datang. Para pelaku membawa pistol dan parang. Para awak kapal diserang dan diikat.

Saat perampokan terjadi, 2 kapal tanker lain datang mencoba menolong. Hingga pada akhirnya salah satu awak berhasil melepaskan ikatan dan membebaskan diri.

Para awak kapal yang dibantu awak kapal tanker lain mulai bangkit dan menyerang perompak. Para pembajak laut itu kemudian kabur, namun ada 3 WNI menghilang. Mereka diduga diculik perompak tersebut.



Back To Top Go To Bottom

6. Dubes Rusia: Kesepakatan Jenewa Ujian Pemerintah Ukraina
Date/Time : 4/24/2014 2:05:02 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2041054/dubes-rusia-kesepakatan-jenewa-ujian-pemerintah-ukraina
 

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Yurievich Galuzin menyatakan bahwa Kesepakatan Jenewa adalah ujian bagi pemerintah Ukraina yang harus segera diselesaikan dengan baik.

"Pihak yang seharusnya melaksanakan Kesepakatan Jenewa itu adalah mereka yang menyebut dirinya sebagai pemerintah Ukraina. Ini adalah ujian untuk mereka dan sampai saat ini mereka belum lulus dari ujian tersebut," ujar Galuzin pada saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (23/4/2014).

Kesepakatan Jenewa yang dimaksud dilaksanakan pada 17 April 2014 dan telah disetujui serta disetujui Menteri Luar Negeri Rusia Sergey V. Lavrov, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry, Kepala Bidang Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton, dan pejabat Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Deshchytsia.

Dokumen kesepakatan tersebut antara lain berisi tentang langkah-langkah konkrit yang harus dilakukan untuk menurunkan ketegangan dan mengembalikan keamanan nasional di seluruh pelosok Ukraina.

Dalam dokumen itu disebutkan 4 poin penting seperti pelucutan senjata dari kelompok bersenjata ilegal; seluruh gedung yang dikuasai secara tidak sah harus dikembalikan kepada pemilik yang sah; alun-alun, jalan besar, serta fasilitas umum yang diduduki kelompok bersenjata harus dibebaskan; dan pemberian amnesti bagi para demonstran, kecuali mereka yang melakukan kejahatan.

"Harus ada reformasi konstitusi di Ukraina yang dilakukan secara terbuka dan transparan," tegas Galuzin.

Galluzin beberapa kali juga menekankan bahwa hingga saat ini pihak Ukraina belum melaksanakan poin penting sebagaimana yang sudah disepakati dalam Kesepakatan Jenewa.

"Menurut saya tindakan mereka yang mengaku sebagai pemerintah Ukraina sangatlah kejam, karena mereka menyerang rakyat mereka yang berada di wilayah selatan dan tenggara Ukraina. Tapi mereka tidak melakukan tindakan apa pun atas kelompok bersenjata ilegal yang membunuh warga sipil," tegas Galuzin. (ant)



Back To Top Go To Bottom

7. [VIDEO] Prospek Investasi Kabupaten Banyuasin dan Bandung Barat
Date/Time : 4/24/2014 1:20:56 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2040948/video-prospek-investasi-kabupaten-banyuasin-dan-bandung-barat
 

Pada pameran Apkasi International Trade and Investment Summit (AITIS) pertengahan April lalu terdapat salah satu forum penting yang bertajuk `Prospek Investasi Infrastruktur di daerah Kabupaten`.

Dalam forum ini, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek dan Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan, Yan Anton Ferdian berkesempatan mempresentasikan potensi daerahnya. Saat ditemui Liputan6.com, Yan Anton mengatakan pameran dan forum seperti AITIS sangat penting untuk membangun daerah.

"Tadi kami sudah bicara mengenai infrastruktur daerah, khususnya rencana Pelabuhan Tanjung Api-api dan banyak sekali dapat masukan dan sharing dari narasumber lainnya, "ujar Yan Anton kepada Liputan6.com di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, belum lama ini.

Lebih lanjut Yan Anton juga menjelaskan rencana pembangunan di Kabupaten Banyuasin, salah satunya melalui Program 500 Juta 1 Desa. Untuk pembangunan infrastruktur Bupati Banyuasin ini ingin selaras dengan program pemerintah dan mengharapkan adanya kerja sama dari kalangan pengusaha dan forum CSR.

Dalam pameran AITIS yang diikuti 176 kabupaten ini, Liputan6.com juga mewawancarai Bupati Kabupaten Bandung Barat, H. Abubakar mengenai program prioritas daerah dan hambatan yang dihadapi dalam menjaring investor.

Pemda Kabupaten Bandung Barat ingin mempromosikan wisata alam Curug Malela, hendak meningkatkan nilai perdagangan kopi hingga menceritakan masalah perizinan yang menjadi kendala pemerintah daerah untuk menarik investor.

Selengkapnya saksikan wawancara Liputan6.com dengan kepala daerah Banyuasin dan Bandung Barat serta pejabat lainnya pada video di bawah ini:



Back To Top Go To Bottom

8. Disebut Pakai Jam Mewah, Politisi Gerindra: Ahok Bercanda
Date/Time : 4/24/2014 1:10:04 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2041050/disebut-pakai-jam-mewah-politisi-gerindra-ahok-bercanda
 

Jam tangan mewah bermerk Richard Mille RM 011 Felippe Massa Flyback Chronograph tak hanya digunakan oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Ternyata jam tangan yang ditaksir berharga US$ 100 ribu itu juga diduga melingkar di tangan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohammad Sanusi.

Hal itu diketahui dari ucapan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Bahkan mantan Bupati Belitung Timur itu meyakini jam tangan yang digunakan Sanusi adalah barang asli, bukanlah barang palsu.

Menanggapi hal itu, politisi Partai Gerindra ini menampik ucapan Ahok yang menyebut dirinya memiliki arloji mewah tersebut. Menurut Sanusi, pernyataan Ahok kepadanya hanyalah sebuah candaan.

"DPRD ini kan bukan pejabat, apalagi saya ini cuma ketua fraksi. Pak Wagub lagi bercanda kali," kata Sanusi di Jakarta, Rabu (23/4/2014).

Sanusi menjelaskan, jam tangan yang digunakannya saat ini adalah barang palsu atau KW. Selain itu, Sanusi juga membantah pernyataan Basuki yang menyebutkan kalau jam tangan miliknya senilai Rp 1,4 miliar, melainkan seharga Rp 1,4 juta.

"Sayang benar kalau beli jam semahal (Rp 1,4 miliar) itu, mending dipakai buat bangun rumah. Kalau saya pakai barang KW memang jadi seperti barang asli, tergantung siapa yang pakai saja," ucapnya mengelak.

Sebelumnya, Ahok mengungkapkan Sanusi memakai jam tangan bermerek Richard Mille, merek yang sama dengan yang digunakan Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Ia meyakini, jam tangan yang digunakan Sanusi adalah barang asli, bukanlah barang palsu.

"Pasti aslilah, mana mau dia pakai yang palsu, dia kan kaya banget. Itu harganya di atas Rp 1,4 miliar," ucap Ahok.

Sementara, kabar jam tangan super mahal Moeldoko mencuat tak lama setelah kontroversi permintaan maaf Moeldoko kepada Singapura di Channel News Asia terkait penamaan kapal perang KRI Usman-Harun yang diprotes Pemerintah Singapura. Moeldoko pun disorot oleh media Singapura.

Dalam artikel Mothership.sg itu, harga jam tangan Moeldoko ditaksir mencapai US$ 100 ribu atau Rp 1,16 miliar. Hanya ada 30 jam yang terjual di Amerika Utara dan Selatan. Namun Moeldoko mengklaim, mendapatkan jam tangannya dengan harga murah. Dari US$ 100 ribu, jam tangan itu bisa dikantonginya hanya dengan Rp 5 juta.



Back To Top Go To Bottom

9. Gerilya Predator Seksual Lintas Benua
Date/Time : 4/24/2014 12:07:07 AM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2040983/gerilya-predator-seksual-lintas-benua
 

Oleh: Rizki Gunawan, Aditya Eka Prawira, Melly Febrida, Shinta NM Sinaga

Ibukota sedang berduka dengan kasus asusila terhadap bocah A, salah satu murid TK di sekolah Jakarta International School (JIS). Kasus tersebut belum kelar, tiba-tiba saja muncul nama William James Vahey yang dikait-kaitkan dengan kasus yang mendera sekolah bertaraf internasional itu.

Nama Vahey pertama kali mengemuka di media CNN, tertanggal Rabu 23 April 2014. Ia disebutkan menjadi terdakwa kasus tindak asusila terhadap banyak anak laki-laki.

Dan mengejutkannya, ia dikabarkan pernah menjadi guru di JIS yang terletak di kawasan elite Pondok Indah, Jakarta Selatan. Benarkah? Jika benar demikian, maka Vahey telah bergerilya menjadi predator seksual lintas dunia.

Menurut data dari FBI yang dimuat CNN, ia tercatat pernah mengajar di Jakarta International School, Jakarta, Indonesia pada 1992-2002. Atau dengan kata lain selama 10 tahun.

Berikut daftar sekolah-sekolah tempat William mengajar:

- Passargad School di Ahwaz, Iran (1976-1978)

- American Community School di Athena, Yunani (1978-1980)

- Saudi Aramco School di Dhahran, Saudi Arabia (1980-1992)

- Jakarta International School di Jakarta, Indonesia (1992-2002)

- Escuela Campo Alegre di Caracas, Venezuela (2002-2009)

- Southbank International School di London, Inggris (2009-2013)

- Amerika Nikaragua School di Managua, Nikaragua (2013-2014)

Berdasarkan laporan televisi lokal Houson, KPRC, kasus pelecehan seksual terhadap anak yang dilakukan Vahey pertama kali terendus polisi sejak ia memecat pembantunya yang mencuri barang-barang pribadi miliknya. Termasuk flash disk yang berisi foto pelecehan seksual terhadap murid.

William kemudian ditangkap. Kepada FBI, guru tersebut mengaku telah melakukan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap murid hampir sepanjang hidupnya. Ia juga mengaku memberi obat tidur sebelum melakukan perbuatannya.

"Dia punya rumah di London dan di Pulau Hilton Head, Carolina Selatan. Dia pernah bekerja di sekolah swasta di 9 negara, mengajar berbagai mata pelajaran dan ekstrakurikuler basket khusus laki-laki. Ia juga rutin berkumpul dengan para siswi di lapangan pada malam hari," demikian pernyataan FBI.

Tipu Daya Predator Seksual

FBI kini juga tengah menggali lebih dalam kasus asusila yang dilakukan Vahey, termasuk mencari para korbannya.

Pria berusia 64 tahun itu menjadi perhatian serius FBI, lantaran jumlah korban diduga mencapai ribuan orang. Sejauh ini, FBI baru menemukan beberapa foto murid berusia 12 hingga 14 tahun yang diduga menjadi korbannya. Foto tersebut terungkap dari flash disk William yang dicuri pembantunya.

Namun kini William sudah tiada. Guru yang pernah mengajar di 9 negara tersebut bunuh diri Maret lalu, 2 hari setelah penyidik memegang bukti foto pelecehan seksual yang dilakukan dirinya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, seperti dimuat situs resmi FBI, Fbi.gov, Vahey kerap melakukan tipu daya kepada murid yang diduga menjadi korbannya dengan mengajak bertamasya hingga malam.

Saat momen dirasa tepat, predator paedofil itu memberi muridnya obat tidur dan melancarkan aksinya. FBI kini juga tengah menelusuri jenis obat tidur yang diberikan William kepada korban.

Pelaku Sekaligus Korban

Kejahatan seksual pria yang mulai mengajar di sekolah swasta internasional Tehran American School di Iran pada 1972 itu, ternyata dilatarbelakangi kehidupan masa kecilnya yang kelam. Vahey yang menjadi penjahat seksual terhadap anak-anak ternyata juga korban di masa kecil.

Guru berkewarganegaraan AS itu mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual sewaktu kecil. Atas dasar itulah, Vahey kemudian melakukan tindak asusila kepada anak muridnya hampir sepanjang hidupnya.

Vahey diketahui bertempat tinggal di 2 kota, yakni di London, Inggris, dan Hilton Head Island, Carolina Selatan, AS. Selama hampir 4 dekade, ia mengajar mata pelajaran Sejarah, Geografi, dan ilmu sosial lannya, serta ekstrakurikuler basket di sekolah internasional di 9 negara. [Baca : Profil Mantan Guru JIS `Predator Paedofil`]

Vahey juga pernah dipenjara di California pada tahun 1969 dengan tuduhan penganiayaan anak.

Agen Khusus Patrick Fransen menjelaskan, setidaknya ditemukan ada 90 foto korban Vahey. Di foto-foto itu tercantum tanggal dan lokasi saat Vahey mendampingi field trip siswa mulai tahun 2008. Dari penyelidikan memang terungkap Vahey menemani murid-murid dalam perjalanan yang sama di sepanjang kariernya.

Fransen yang merupakan pensiunan FBI selama 16 tahun, mengkhususkan diri dalam kejahatan anak-anak. Ia mencatat Vahey telah mengajar di sekolah AS sejak 1970an. "Saya khawatir ia sudah `memangsa` banyak siswa lainnya sebelum tahun 2008,

"Saya belum pernah melihat kasus lain di mana seorang individu sudah mencabuli banyak anak selama jangka waktu yang panjang."

Vahey sudah tewas. Ia bunuh diri di Luverne, Minnesota, Amerika Serikat, Maret lalu, 2 hari setelah hakim federal di Houston mengatakan bahwa penyidik tengah mencari flash disk milik guru tersebut yang diduga berisi foto-foto pelecehan seksual terhadap muridnya.

Meski pengusutan hukum terhadap William dihentikan, FBI mengumumkan kepada siapapun yang menjadi korban untuk melaporkannya kepada mereka melalui HOvictimassistance@ic.fbi.gov atau dapat menghubungi kantor FBI atau Kedutaan Besar Amerika Serikat terdekat.

Doa untuk Korban Asusila Anak

JIS saat ini sedang digemparkan oleh kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh 2 petugas kebersihan terhadap seorang murid TK. Polisi telah menetapkan 2 pria sebagai tersangka. Mereka masing-masing bernama Agun dan Frizkiawan.

Satu orang lainnya yang diduga terlibat adalah wanita bernama Afriska. Untuk saat ini, perempuan yang menjadi petugas kebersihan itu berstatus sebagai saksi untuk Agun dan Frizkiawan.

Kapolri Jenderal Polisi Sutarman mengatakan, pihaknya hingga kini masih terus menyelidiki adanya peran pihak lain, termasuk Afriska. Polisi tengah menelusuri apakah benar Afriska terlibat atau tidak.

"Sudah proses 2 tersangka, yang orang ketiga masih proses apakah dia ikut melakukan. Sedang kita lakukan pembuktian secara ilmiah apakah dia terlibat atau tidak," ujar Sutarman di Istana Negara, Jakarta, 22 April.

Doa pun dipanjatkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, untuk bocah A. Nuh berharap korban segera pulih dari trauma.

"Dari lubuk yang terdalam, kami menyampaikan empati terhadap adik kita, ananda korban di TK JIS," ucap Nuh kepada ayah korban, MK.

Atas nama Kemendikbud, Nuh menyatakan turut sedih dan prihatin. Oleh karena itu, Kemendikbud ingin menyelesaikan dengan baik persoalan ini.

"Hal yang paling perlu diperhatikan adalah masalah traumatik anak. Kami doakan semoga ananda dapat segara pulih dari traumatiknya. Seandainya nanti diperlukan dukungan dalam memilih sekolah selanjutnya, kami terbuka untuk memberikan dukungan tersebut," ujar Nuh.

Kemendikbud, jelas Nuh, telah mengambil tindakan tegas kepada JIS dengan menutup kegiatan belajar-mengajar pendidikan anak usia dini (PAUD) sekolah tersebut. Penutupan tersebut sesuai hasil investigasi yang menemukan PAUD di JIS belum memiliki izin. Meski demikian, untuk sementara, siswa tetap diizinkan belajar hingga tahun ajaran 2013/2014 berakhir. (Anri Syaiful)



Back To Top Go To Bottom

10. Eksekutor Holly Angela: Saya yang Tawarkan Pembunuhan
Date/Time : 4/23/2014 11:23:09 PM
Direct link : http://news.liputan6.com/read/2041042/eksekutor-holly-angela-saya-yang-tawarkan-pembunuhan
 

Fakta mengejutkan terkuak dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Holly Angela Hayu dengan terdakwa Gatot Supiartono, mantan pejabat eselon 1 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang membidangi pemeriksaan di lingkungan Polhukam, termasuk Polri.

Dalam sidang yang menghadirkan para eksekutor Holly itu terungkap bahwa otak pembunuhan terhadap Holly adalah Surya Hakim. Hal itu diketahui ketika Surya tidak bisa mengelak saat dicecar majelis hakim mengenai siapa inisiator rencana pembunuhan Holly.

"Sebenarnya beliau (Gatot) tidak pernah meminta, tapi saya yang menawarkan (pembunuhan)," kata Surya menjawab pertanyaan majelis di muka sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2014).

Surya menjelaskan, dirinya yang bekerja mengantar dan menjemput Gatot menuju dan dari kediaman Holly di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan selama 2 tahun terakhir, tak tega melihat kondisi majikannya yang terlihat tertekan. Karena itu dia menawarkan rencana kejahatan kepada Holly.

"Saya tawarkan jasa, supaya Holly ini pergi meninggalkan Pak Gatot. Dengan cara kita culik dan memberikan pelajaran sehingga dia kapok," kata Surya.

Setelah itu, Surya pun mengajak 4 rekannya, Abdul Latief, Pago Satria, Elriski, dan seseorang berinisial R (masih buron) untuk merealisasikan rencana menculik Holly. Hingga akhirnya Holly tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit dari kamar di apartemennya.

Gatot yang dimintai komentar seusai persidangan tak mau banyak bicara. Dia memilih menyiapkan setiap fakta persidangan yang terungkap untuk disajikan dalam nota pembelaannya nanti. "Nanti di pledoi saja," kata Gatot.

Sementara itu, kuasa hukum Gatot, Afrian Bondjol juga tak mau buru-buru menanggapi keterangan Surya. Menurut Afrian, proses persidangan ini masih berjalan dan belum mencapai 'babak akhir'.

"Ini kan masih proses persidangan, kita hormati keterangan saksi (Surya). Kita junjung tinggi asas praduga tak bersalah," kata Afrian.

Dalam kasus ini Gatot sendiri dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Berdasar pasal tersebut, Gatot terancam hukuman pidana maksimal, yakni hukuman mati.

Adapun, para eksekutor pembunuhan Holly tersebut saat ini masih menjalani sidang kasus yang sama di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.



Back To Top Go To Bottom