Search Channels
 for 
 

Free Diary Software

What Credit Card Should I Get?

Online RSS Preview
(Content viewed with Online RSS Viewer; converting raw RSS feeds into nicely formatted webpages everytime!)
 
 
 
Berita Harian Bisnis, Ekonomi, Pasar Modal Dan Perbankan Indonesia
Show/Hide Channel Info RSS Channel Source Add To My Channels | Hide All Content Show All Content
 
Hide Channel Info Channel Info

Berita Harian Bisnis, Ekonomi, Pasar Modal Dan Perbankan Indonesia
Author : -
Overview : Berita Bisnis Liputan6.com menyajikan kabar berita terkini dunia bisnis dan investasi, ekonomi, pasar modal hingga perbankan Indonesia
Language : English
Last Updated : 4/24/2014 10:21:37 PM
Website : http://bisnis.liputan6.com/


View Channel View Channel

1. Tarik Ulur Bangun Pabrik Ponsel, BKPM Terus Rayu Foxconn
Date/Time : 4/24/2014 8:29:09 PM
Direct link : http://bisnis.liputan6.com/read/2041478/tarik-ulur-bangun-pabrik-ponsel-bkpm-terus-rayu-foxconn
 

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan tetap memantau rencana investasi produsen ponsel asal Taiwan, Foxconn, di Indonesia. BKPM akan menjembatani komunikasi antara Foxconn dan mitra lokal di Tanah Air.

Kepala BKPM Mahendra Siregar mengaku tak akan berhenti melakukan komunikasi dengan Foxconn. Alasannya, BKPM telah memberikan izin prinsip kepada perusahaan yang memproduksi ponsel iPhone ini sebagai tahapan awal untuk menancapkan kaki di Tanah Air.

"Kami masih terus komunikasi dengan Foxconn karena saya lihat mereka belum mendapat mitra yang tepat di Indonesia," kata dia di kantornya, Jakarta, Kamis (24/4/2014).

Komunikasi tersebut, tambah Mahendra, dilakukan untuk memperoleh keterangan mengenai kendala Foxconn. Pasalnya perusahaan ini sudah lama menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia, namun sampai saat ini belum juga terealisasi.

BKPM akan menjembatani komunikasi antara Foxconn dengan mitra kerja lokal di Indonesia guna memuluskan rencana pendirian pabrik ponsel. "Kami akan memfasilitasi dan komunikasinya, termasuk aspek riset dan manufaktur," tegas dia.



Back To Top Go To Bottom

2. Penjualan Brio Satya Loyo Karena 'Mobilio Effect'
Date/Time : 4/24/2014 8:07:57 PM
Direct link : http://bisnis.liputan6.com/read/2041388/penjualan-brio-satya-loyo-karena-mobilio-effect
 

Sempat membukukan angka penjualan tinggi untuk produk yang bermain di segmen mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) dalam dua bulan awal tahun ini, namun penjualan Brio Satya harus terpukul jatuh pada laporan Maret.

Diakui Marketing & Aftersales Services Director PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy, turunnya penjualan dari model LCGC terimbas dari tingginya permintaan terhadap Honda Mobilio.

"Kami banyak menerima pesanan untuk Mobilio, jadi difokuskan dulu ke sana," katanya seusai peluncuran All-new Honda City di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (24/4/2014).

Memang, data dari Gabungan Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) penjualan Brio Satya secara wholesale mencapai 2.297 unit pada Januari kemudian turun menjadi 2.061 unit pada Fabruari. Namun, sebulan setelahnya penjualan kembali terpukul menjadi 425 unit saja.

Meskipun penjualan Brio Satya mengalami penuruan, hal sebaliknya justru terjadi pada model Multi Purpose Vehicle (MPV). Tercatat,  Sepanjang Maret, Honda Mobilio berkontribusi sebesar 37% terhadap penjualan mobil Honda.

Jika menilik data penjualan Januari hingga Maret, penjualan mobil itu cenderung naik. Sebagai catatan, pada Januari Honda menjual sebanyak 1.508 Mobilio, naik menjadi 6.241 pada Februari dan menembus 10.529 pada Maret.

Dari empat versi yang dijual di Indonesia, Mobilio tipe E 1,5 CVT menjadi model yang paling banyak dijual dengan 5.897 unit, diikuti tipe E 1,5 CVT Prestige (2.203), E 1,5 MT (2.042 unit)  dan S 1,5 MT (450 unit).

Sementara itu, Jonfis yakin bahwa hasil laporan negatif pada penjualan Brio Setya akan berangsur membaik. Ia menargetkan, akhir tahun ini mampu membukukan angka penjualan LCGC sebanyak 25.000 unit. "Penjualannya sudah mulai bagus dan akan tumbuh ke depan," pungkas dia.




Back To Top Go To Bottom

3. Investasi Tembus Ratusan Triliun, Sayang Penyerapan Kerja Lesu
Date/Time : 4/24/2014 7:41:43 PM
Direct link : http://bisnis.liputan6.com/read/2041442/investasi-tembus-ratusan-triliun-sayang-penyerapan-kerja-lesu
 

Meski Indonesia membukukan realisasi investasi hingga Rp 106,6 triliun di kuartal I 2014, namun penyerapan tenaga kerja justru menurun dibanding periode yang sama pada 2013 dan 2012. Penyebabnya karena jumlah investasi di industri padat karya mulai lesu.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Mahendra Siregar mengakui bahwa serapan tenaga kerja di periode tiga bulan ini tak sesuai harapan.

"Di kuartal I ini, serapan tenaga kerja hanya 260.156 atau lebih rendah dari realisasi di kuartal I 2013 dan 2012 yang masing-masing sebanyak 361.924 dan 358.385," ungkap dia di kantornya, Jakarta, Kamis (24/4/2014).

Kata Mahendra, merosotnya penyerapan tenaga kerja itu disebabkan karena investasi di industri padat karya mulai memudar. Dan saat ini investor melirik industri padat modal, seperti industri manufaktur, otomotif dan sebagainya.

"Nilai investasi meningkat di sektor padat karya karena investor mengutamakan kepada industri yang sesuai dengan potensi di Indonesia," ucapnya.

Dia menjelaskan, penanaman modal tergantung pada tren investasi yang berkembang pada saat ini. "Contohnya saat Indonesia booming sumber daya alam, investasi ke arah sana. Tren tenaga kerja murah, investasi ke sana, dan sekarang trennya berubah. Kemungkinan investor melihat Indonesia sangat kompetitif, sehingga padat karya berkurang," tuturnya.

Saat ini, Mahendra menyarankan agar tenaga kerja Indonesia meningkatkan produktivitas sehingga mampu memiliki daya saing tinggi dengan tenaga kerja dari negara lain.

Persoalan produktivitas, sambungnya, tentu berujung pada penetapan upah minimum. Dalam hal ini, BKPM bersama pengusaha dan pemerintah tengah menggodok sistem pengupahan yang mampu memberikan keuntungan bagi seluruh pihak.

"Sistem upah tidak hanya terkait dengan upah minimum atau komponen hidup layak (KHL). Itu memang sudah harus dipenuhi, nggak ada kompromi lagi. Namun sistem upah yang tidak menyebabkan kehilangan peluang, bahkan mendorong investasi dan membuka lapangan kerja," tegas Mahendra.



Back To Top Go To Bottom

4. Diler Baru Tata Motors Semakin Dekati Konsumen
Date/Time : 4/24/2014 7:22:55 PM
Direct link : http://bisnis.liputan6.com/read/2041440/diler-baru-tata-motors-semakin-dekati-konsumen
 

Produsen asal India, Tata Motors meresmikan diler 3S baru di Jl. MT Haryono Kav 30, Jakarta Selatan hari ini Kamis, (24/4/2014).

Peresmian dilakukan Presiden Direktur PT. Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Biswadev Sengupta, selaku Agen Pemegang Merek, Tata Motors di Indonesia.

Showroom yang dinaungi oleh GPI merupakan implementasi standar global Tata Motors. GPI merupakan perusahaan yang telah berpengalaman dalam bidang pemasaran dan penjualan produk otomotif roda empat.

Winarto, Direktur GPI menyatakan bahwa perusahaannya yakin kendaraan Tata Motors baik mobil penumpang (SUV, MPV, Hatchback dan Sedan) dan kendaraan niaga-nya akan diterima masyarakat Indonesia seiring penetrasi merek, ekspansi jaringan diler 3S dan kinerja pelayanan kepuasan Pelanggan-nya di Indonesia.

GPI dalam upayanya memasarkan produk Tata Motors tak hanya mengandalkan staf penjualan yang terlatih dan pengalaman manajemen pemasaran otomotif tetapi juga berusaha menyesuaikan strategi penjualannya dengan karakter masyarakat di wilayah Jakarta Selatan.

"Kami yakin, dimulai hari ini, kinerja pelayanan kepada calon konsumen GPI akan semakin intensif dan prospek penjualan sangat terbuka luas," ujar Winarto dalam keterangan resminya.

“Target kami adalah pemenuhan kebutuhan test drive bagi para calon Pembeli yang berjumlah ratusan. Efek promosi yang dilakukan APM sangat kencang. Banyak pengajuan test drive calon Pelanggan yang belum bisa kami penuhi.” tutup Winarto



Back To Top Go To Bottom

5. Sucorinvest Kenalkan Layanan SPOT Syariah
Date/Time : 4/24/2014 7:03:01 PM
Direct link : http://bisnis.liputan6.com/read/2041441/sucorinvest-kenalkan-layanan-spot-syariah
 

Mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam menjadi dasar PT Sucorinvest Central Gani mengembangkan produk Sucorinvest Personal Online Trading Syariah (SPOT Syariah).

Ratih D Item, Direktur Utama Sucorinvest, menjelaskan SPOT Syariah merupakan fasilitas yang diberikan oleh Sucorinvest kepada masyarakat yang ingin bertransaksi saham secara online.

"SPOT Syariah menyediakan fitur yang mudah diakses, baik oleh investor pemula maupun profesional," jelasnya seperti dikutip dalam keterangan pers, Kamis (24/4/2014).

Ratih melanjutkan, produk ini juga ditunjang rekening dana investor yang bekerja sama dengan bank berbasis syariah, sehingga melengkapi konsep investasi syariah pasar modal.

Ia optimistis pengguna SPOT Syariah bakal membludak karena anggota bursa yang mengembangkan sistem online trading syariah baru delapan perusahaan, termasuk di dalamnya SPOT Syariah.

Jumlah itu masih terbilang sedikit dibanding total jumlah anggota bursa yang tercatat sebanyak 116 anggota. 

Dengan adanya SPOT Syariah, ia menargetkan pertumbuhan 1.000 nasabah baru. Pertumbuhan itu akan didukung dengan 18 distribution channel yang ada. Selain itu, pertumbuhan itu didukung oleh sosialisasi dan edukasi yang tepat sasaran dan berkesinambungan.

SPOT Syariah hanya dapat digunakan untuk transaksi pada saham-saham yang termasuk dalam daftar efek syariah (DES).

Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional MUI, Maaruf Amin memberi apresiasi terhadap peluncuran produk ini.

"Sertifikasi yang diberikan merupakan yang ke-8 sejak tahun 2011. Sejak terbitnya fatwa DSN MUI Nomor 80. Dengan tambahan trading berbasis syariah, memudahkan umat islam lakukan investasi dipasar modal," jelasnya.



Back To Top Go To Bottom

6. Lepas Pengawasan ke OJK, BI Susun Stategi Baru
Date/Time : 4/24/2014 6:46:16 PM
Direct link : http://bisnis.liputan6.com/read/2041425/lepas-pengawasan-ke-ojk-bi-susun-stategi-baru
 

Untuk meningkatan kekuatan dalam menghadapi perubahan dan tantangan jangka menengah panjang di bidang moneter, Bank Indonesia (BI) mencanangkan penyusunan Arsitektur Fungsi Stategi BI (AFSBI) 2024.

Peter Jacobs, Direktur Departemen Komunikasi BI, menjelaskan saat ini fungsi dan kewenangan Bank Indonesia telah berubah karena sebagian besar telah diambil alih oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk itu, perlu adanya sebuah arsitektur baru mengenai fungsi dan stategi dari Bank Indonesia.

"Semangatnya, mewujudkan visi baru BI menjadi bank sentral yang kredibel dan terbaik di regional," jelasnya seperti tertulis dalam siaran pers, Kamis (24/4/2014).

Menurut Peter, penyusunan arsitektur didahului dengan diagnosa. Lalu dilanjutkan dengan menyusun rancangan arsitektur dan strategi dalam jangka menengah panjang 2014-2024. Kemudian pentahapan penerapannya beserta quick wins dan inisiatif-inisiatif penting untuk pencapaian visi.

Dalam pencanangan ini, seluruh anggota Dewan Gubernur dan jajaran pimpinan BI pusat dan daerah hadir dan memberikan dukungan penuh transformasi yang ditandai dengan penandatangan komitmen bersama untuk memulai dan melakukan perubahan.

Rencananya, area-area yang akan menjadi cakupan transformasi adalah fungsi moneter, fungsi stabilitas sistem keuangan termasuk makroprudensial dan fungsi sistem pembayaran serta fungsi kapabilitas internal pendukung.



Back To Top Go To Bottom

7. 2 Perusahaan Asing Bangun Smelter, Freeport & Newmont Tak Jelas
Date/Time : 4/24/2014 6:22:12 PM
Direct link : http://bisnis.liputan6.com/read/2041421/2-perusahaan-asing-bangun-smelter-freeport-newmont-tak-jelas
 

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan dua perusahaan tambang asing telah memulai pembangunan pabrik pemurnian minerba (smelter) di kuartal I ini.

Investasi tersebut menyumbang terhadap pencapaian Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 72 triliun pada periode Januari-Maret 2014.

Deputi Bidang Pengendalian Penanaman Modal BKPM, Azhar Lubis mengungkapkan, ada dua perusahaan tambang asing yang berinvestasi membangun industri hilirisasi pertambangan pada kuartal I 2014. Hal ini dilakukan seiring dengan aturan pemerintah dalam Undang-undang (UU) Minerba.

Namun Azhar masih enggan membeberkan identitas perusahaan tambang tersebut lantaran masih dalam tahap investasi berkelanjutan.

"Yang tercatat telah merealisasikannya pembangunan smelter dan berada di Kalimantan Barat yakni mengolah bauksit dan Maluku Utara yang mengolah nikel menjadi feronikel. Keduanya adalah perusahaan besar," tutur dia usai Paparan Realisasi Investasi Kuartal I di kantornya Jakarta, Kamis (24/4/2014).

Masing-masing perusahaan, kata Azhar, sudah menanamkan modal untuk membangun fasilitas permunian tersebut cukup besar. Investasi smelter di Kalimantan Barat tercatat senilai US$ 450 juta dan Rp 3,6 triliun untuk smelter di wilayah Maluku Utara.

Ketika dikonfirmasi mengenai komitmen pembangunan smelter oleh PT Freeport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara, dia masih bungkam. "Freeport sama Newmont belum (investasi). Nggak tahu alasannya," ucapnya singkat.

Sektor pertambangan, lanjut Azhar, berada diurutan pertama realisasi investasi berdasarkan bidang usaha. Penanaman Modal Asing (PMA) dibidang usaha ini tercatat senilai US$ 1,64 miliar dengan total 258 proyek pada periode tiga bulan pertama ini.

"Usaha jasa pertambangan memang mulai banyak di Indonesia. Misalnya investasi dari Australia Coal yang semakin meningkatkan modalnya di Indonesia sejak 2000 sampai sekarang," terang Azhar.

Selain itu, dari data BKPM, realisasi investasi berdasarkan negara berasal dari sejumlah negara. Paling besar penanaman modal dari Singapura senilai US$ 1,28 miliar dengan 467 proyek, Jepang US$ 951,9 juta dengan 265 proyek dan Mauritius sebesar US$ 396,1 juta dari 9 proyek.

"Mauritius bukan baru kali ini saja berkontribusi ke investasi kita. Sudah sejak lama dan mayoritas investasinya di sektor pertambangan," tandas dia.



Back To Top Go To Bottom

8. Grup Indofood Rintis Bisnis Popok Bayi
Date/Time : 4/24/2014 6:09:03 PM
Direct link : http://bisnis.liputan6.com/read/2041415/grup-indofood-rintis-bisnis-popok-bayi
 

Grup Indofood terus mengembangkan bisnisnya terutama consumer goods. Kali ini, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)menggandeng investor asing dari Jepang untuk membentuk perusahaan patungan.

Dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/4/2014), Sekretaris Perusahaan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Elly Putranti mengatakan, perseroan telah menandatangani joint venture dengan Oji Holdings Corporation, sebuah perusahaan berkedudukan di Jepang. Perusahaan ini juga tercatat di Tokyo Stock Exchange.

Kedua perusahaan ini akan membentuk dua perusahaan patungan yang terutama bergerak di produksi dan pemasaran paper diapers di Indonesia. Porsi kepemilikan saham pada perusahaan patungan untuk produksi produk,  perseroan memiliki saham sebesar 49% dan 51% dimiliki OJI.

Sedangkan perusahaan patungan yang akan menangani pemasaran dan distribusi produk, porsi kepemilikan saham perseroan dan OJI masing-masing sebesar 51% dan 49%.

"Kolaborasi ini memungkinan perseroan untuk memperluas kategori usahanya sehingga dapat meningkatkan kehadirannya di pasar dan mempercepat pertumbuhan perseroan," tutur Elly.

Penggabungan ini diharapkan menjadi kekuatan kedua pihak antara lain pengetahuan yang luas akan kondisi pasar Indonesia yang dimiliki oleh Perseroan dan kemampuan yang dimiliki oleh OJI dalam mengembangkan peluang pasar produk paper diapers di Indonesia.



Back To Top Go To Bottom

9. Ini Lokasi Favorit Investor Benamkan Modal di Indonesia
Date/Time : 4/24/2014 5:56:57 PM
Direct link : http://bisnis.liputan6.com/read/2041408/ini-lokasi-favorit-investor-benamkan-modal-di-indonesia
 

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan realisasi investasi di Indonesia pada kuartal I 2014 mencapai Rp 106,6 triliun.

Kepala BKPM, Mahendra Siregar mengungkapkan pencapaian investasi tersebut terdiri dari investasi baru sebesar Rp 75,4 triliun dan perluasan sebesar Rp 31,2 triliun.

Untuk realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat Rp 34,6 triliun yakni Rp 27,6 triliun investasi baru dan Rp 7 triliun investasi perluasan.

Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat Rp 72 triliun dengan penjabaran sebesar Rp 47,8 triliun untuk investasi baru dan perluasan Rp 24,2 triliun.

Mahendra melanjutkan, untuk PMDN, DKI Jakarta merupakan daerah tertinggi dengan angka Rp 8,3 triliun. "Disusul Jawa Barat Rp 8,1 triliun, Jawa Timur Rp 7,7 triliun, Jawa Tengah Rp 3,3 triliun dan Kalimantan Barat sebesar Rp 1,6 triliun," jelas dia di kantornya, Jakarta, Kamis (24/4/2014).

Sementara lokasi favorit bagi PMA terdapat di Jawa Barat senilai US$ 1,8 miliar, Kalimantan Timur US$ 800 juta, Riau US$ 600 juta, Banten US$ 600 juta dan DKI Jakarta senilai US$ 400 juta.

berdasarkan sektor usahanya, untuk PMDN didominasi sektor listrik, gas dan air dengan nilai Rp 11,3 triliun, industri makanan Rp 4,8 triliun, perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp 4,6 triliun, transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp 3,1 triliun serta sektor konstruksi senilai Rp 2,3 triliun.

"Investasi PMA lebih dikontribusi dari sektor pertambangan US$ 1,7 miliar, industri makanan US$ 800 juta, industri alat angkutan dan transportasi lain US$ 600 juta, tanaman pangan dan perkebunan US$ 600 juta, industri kertas, barang dari kertas dan percetakan US$ 500 juta," tandas Mahendra.

Ini 5 Lokasi Favorit dan Jumlah Proyek di Indonesia :

Penanaman Modal Dalam Negeri

  1. DKI Jakarta : investasi Rp 8,3 triliun sebanyak 36 proyek.
  2. Jawa Barat : investasi Rp 8,1 triliun sebanyak 74 proyek.
  3. Jawa Timur : investasi Rp 7,7 triliun sebanyak 71 proyek.
  4. Jawa Tengah : investasi Rp 3,3 triliun sebanyak 36 proyek
  5. Kalimantan Barat : investasi Rp 1,6 triliun sebanyak 18 proyek.

Penanaman Modal Asing

  1. Jawa Barat : investasi US$ 1,8 miliar sebanyak 506 proyek.
  2. Kalimantan Timur : investasi US$ 798,6 juta sebanyak 102 proyek.
  3. Riau : investasi US$ 618,7 juta sebanyak 27 proyek.
  4. Banten : investasi US$ 591 juta sebanyak 194 proyek.
  5. DKI Jakarta : investasi US$ 416,6 juta sebanyak 880 proyek.


Back To Top Go To Bottom

10. Hyundai New Tuscon Dilego Mulai Rp 318 jutaan
Date/Time : 4/24/2014 5:45:06 PM
Direct link : http://bisnis.liputan6.com/read/2041356/hyundai-new-tuscon-dilego-mulai-rp-318-jutaan
 

PT Hyundai Mobil Indonesia hari ini, Kamis (24/4/2014) meluncurkan facelift dari Tuscon. SUV tersebut dibanderol mulai dari Rp 318 juta-Rp 346 juta.

Produsen otomotif Korea Selatan ini menawarkan dua varian untuk jadi pilihan konsumen yaitu GLS dan XG.

Untuk tipe GLS, Hyundai membanderol tipe tersebut dengan harga Rp 318 juta off the road. Sementara itu pada tipe XG, Hyundai membanderolnya dengan harga Rp 346 juta off the road.

Tuscon hadir dengan tampilan eksterior yang lebih tegas. Desain muka juga mendapat banyak perubahan yaitu dengan Honey Comb Bold Hexagonal Grile, Sporty Bumper Design, DRL Light yang dilengkapi dengan Daytime Running Lights, serta fog lamp yang menyatu dengan bumper.

Tak hanya itu, tampilan lampu depan Tuscon kini terlihat lebih sporty dengan penggunaan HID Xenon pada tipe XG dan Rectangle Bi-Projector Headlamp pada tipe GLS. Kedua tipe tersebut juga mengaplikasikan LED Eyebrows positioning Lamp.

Pada bagian buritan, Tuscon mendapat sentuhan futuristik dengan menggunakan LED Rear Combination Lamp sehingga membuat tampilan Hyundai Tucson generasi terbaru terlihat tangguh, dinamis, dan agresif.

Hyundai memberi sentuhan pada bagian interior dengan konsep Centerfascia yang memberi kesan futuristik dan dinamis. Instrument cluster menggunakan aksen lampu berwarna Ice Blue, dilengkapi dengan shift indicator transmisi, echo indicator, serta trip computer Tuscon kini juga menggunakan electric chromic mirror (ECM) with camera display sehingga memudahkan pengemudi ketika akan memundurkan kendaraan.

Meskipun menggarap sebuah SUV, Hyundai tak lupa meningkatkan kenyamanan Tuscon dengan suspensi berteknologi Mcpherson Strut dan Multi Link pada suspensi belakangnya. Peningkatan pada komponen peredam kejut tersebut membuat Tuscon memiliki kenyamanan berkendara setara kelas mobil premium.



Back To Top Go To Bottom